Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Menginap di Hotel Kencana Bandungan

Seharusnya ini adalah kesempatan menambah ulasan di blog untuk kategori hotel. Tapi, rasa lelah yang tidak bisa ditawar untuk segera pergi ke tidur, membuat kami melepaskan kesempatan itu. Sedikit info dan gambar dari hotel dengan label bintang satu ini yang sempat kami potret, khususnya kamar.

Kami lupa tiba jam berapa di hotel yang beralamat jalan Jetis, Kecamatan bandungan, Kabupaten Semarang ini. Yang pasti saat itu suasananya sangat dingin, secara daerah Bandungan. Bisa ditebak, menginap di sini tidak perlu AC saat tidur.

Tidak ada teko listrik

Setelah mendapatkan kunci yang sebelumnya kumpul dulu untuk pembagian kamar, kami langsung bergegas masuk kamar yang tak jauh dari tempat berkumpul.

Saat menaruh barang-barang, mata kami mencari di mana colokan listrik dan seberapa banyak colokannya. Dilema, hanya ada satu saja. Apakah penginapan seperti ini tak memikirkan tamu mereka, apalagi kamar yang kami tempati, tempat tidurnya ada dua. Seharusnya ada lebih banyak colokan listrik.

Entah apakah mata kami saja yang tidak melihat colokan lain, yang pasti colokan sangat penting. Syukurlah kami punya pengalaman famtrip untuk membawa terminal yang bisa digunakan untuk banyak alat pengisi daya perangkat elektroinik kami.


Oh ya, kami juga tidak menemukan teko listrik di sini. Kebiasaan bangun dini hari dengan kopi panas rasanya kali ini tidak bisa dilakukan. Ah sayang sekali. Di meja, cuma ada ceret berbahan plastik dengan dua gelas saja.

Senam pagi

Entah apa yang dipikirkan panitia famtrip dengan menaruh jadwal senam pagi buat peserta. Tapi kami melihat peserta bergembira saat melakukannya di halaman samping gedung.

Yang ditunggu akhirnya tiba, yakni sarapan pagi. Tempat makannya tidak besar, tapi cukup menampung sebagian besar peserta famtrip. Sial, lagi-lagi tidak ada gambar yang kami abadikan tentang makanan. 



...

Setelah sarapan, kami segera bergegas untuk check-out. Hari kedua famtrip (29/10), kami harus menyelesaikan sesuai jadwal. Tidak banyak gambar yang kami ambil dari luar. Sayang sekali padahal niatnya sebelum masuk kendaraan ingin mengambil gambar, malah nggak jadi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?