Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Hybrid Event, Konsep Acara yang Menggabungkan Offline dan Online

Kami baru sadar semenjak mulai kembali menulis tentang acara yang sedang berlangsung di Kota Semarang, ada tulisan yang disematkan dalam spanduk dengan tulisan hybrid Exhibition atau event. Apakah kamu juga baru tahu seperti kami?

Level PPKM Kota Semarang terus menurun, dan kali ini sudah berada di level 1. Itu artinya, beberapa kegiatan sudah diperbolehkan. Meski dengan keterbatasan dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Acara Semarang

Tentu ini kabar baik bagi event organizer, pemilik bisnis, gedung maupun restoran. Oh ya, bahkan bioskop. Ini jadi sebuah semangat tapi juga tantangan.

Buat kami sendiri, dengan kemunculan beberapa acara membuat halaman agenda acara kami yang dirilis tiap bulan akhirnya tidak kosong lagi atau sepi. Itu bagus sekali.

Hybrid event

Konsep hybrid alias menggabungkan konsep event online dan offline bagi pebisnis wedding atau EO bukanlah sesuatu yang baru didengar sekarang.

Saat kami membaca dari website kabarbisnis.com yang diterbitkan 25 Juni 2020, hybrid event sudah dibicarakan di sana. Bahkan, ini jadi sebuah tren baru yang dilakukan di berbagai negara untuk tetap menjalankan bisnis. 

Dengan konsep seperti ini, kita yang tidak dapat datang atau menghadiri karena bukan undangan, dapat ikut menyaksikan acara yang sedang berlangsung.

Konsep hybrid event mulai banyak digunakan selama pandemi Covid-19, termasuk di Kota Semarang yang baru kami tulis hari ini.

Youtube

Acara terbaru yang mengusung konsep hybrid adalah Semarang Night Carnival yang akan digelar tanggal 17 November besok. Platform Youtube digunakan untuk menyiarkan langsung acara tersebut.

Kami pikir memang Youtube adalah platform yang banyak digunakan saat ini. Entah apakah ada lainnya, semisal menggunakan Zoom.

Meski terdengar mudah, memanfaatkan saluran Youtube untuk menyiarkan langsung acara juga butuh peralatan khusus dan koneksi yang mumpuni. Tidak heran pandemi, juga melahirkan banyak jasa live streaming saat ini.

...

Kami jadi ingat saat menghadiri acara Rawa Pening Performing Art 2021 yang digelar di Bukit Cinta akhir bulan Oktober kemarin. Konsep hybrid event juga sudah digunakan di sana. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape