Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Ternyata Alun-alun Asli Kota Semarang Ada di Kawasan Pasar Johar


Satu lagi, tempat yang akan menarik perhatian masyarakat di kota Semarang. Seperti daur ulang atau remark film, Kawasan ini yang dulunya pernah menjadi pusat keramaian, kini dikembalikan fungsinya.

Hari ini, Minggu pagi (26/8), kami melihat langsung seperti apa suasana tempat proses pembangunan alun-alun asli kota Semarang. Kawasan yang paling terlihat adalah sekitar Kauman yang sudah bersih dari pedagang.

Siapa sangka bila selama ini predikat alun-alun kota Semarang yang disematkan pada kawasan Simpang Lima ternyata bukan yang asli. Kabar terbaru yang kami baca bahwa kawasan Pasar Johar atau sekitar Kauman-lah yang asli.

Mengembalikan alun-alun yang hilang


Di mesin pencari, berita tentang pembangunan alun-alun kota Semarang di kawasan Kauman pasti sudah banyak. Dana yang digunakan disebutkan mencapai 100 Miliar dengan cara bertahap. 

Mengutip situs Cnn Indonesia (23/8), alun-alun Kauman dibangun bersamaan dengan pembangunan Masjid Agung Kauman pada tahun 1747. Namun pada tahun 1938, alun-alun mulai beralih fungsi sebagai pusat perdagangan dan akhirnya hilang di tahun 1970.

Dipindahkahnya alun-alun dari Kauman ke Simpang Lima karena usulan Presiden Soekarno dan juga kawasan semakin padat waktu itu. Dan 1969, kawasan Simpang Lima lah yang dinobatkan menjadi titik pusat alun-alun.

Momen Idul Adha

Yang menarik dari dimulainya proyek pembangunan alun-alun kota adalah waktu yang diambil. Momen Idul Adha yang jatuh pada hari Rabu (22/8), proyek ini dimulai.

Pembangunan alun-alun ini dilakukan 2 tahap. Mengutip detikcom (23/8), untuk tahun ini anggaran yang dikeluarkan separuhnya. Itu artinya 50M dan tahun depannya sisanya.

Foto-foto




...

Dengan luas lahan sekitar 9,184 hektar, konsep dasar alun-alun yang berdekatan dengan masjid nantinya akan dipasang 700 tiang pancang untuk basement yang diperuntukkan buat para pedagang.

Mari kita tunggu hingga tahun depan. 

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?