Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Ternyata Alun-alun Asli Kota Semarang Ada di Kawasan Pasar Johar


Satu lagi, tempat yang akan menarik perhatian masyarakat di kota Semarang. Seperti daur ulang atau remark film, Kawasan ini yang dulunya pernah menjadi pusat keramaian, kini dikembalikan fungsinya.

Hari ini, Minggu pagi (26/8), kami melihat langsung seperti apa suasana tempat proses pembangunan alun-alun asli kota Semarang. Kawasan yang paling terlihat adalah sekitar Kauman yang sudah bersih dari pedagang.

Siapa sangka bila selama ini predikat alun-alun kota Semarang yang disematkan pada kawasan Simpang Lima ternyata bukan yang asli. Kabar terbaru yang kami baca bahwa kawasan Pasar Johar atau sekitar Kauman-lah yang asli.

Mengembalikan alun-alun yang hilang


Di mesin pencari, berita tentang pembangunan alun-alun kota Semarang di kawasan Kauman pasti sudah banyak. Dana yang digunakan disebutkan mencapai 100 Miliar dengan cara bertahap. 

Mengutip situs Cnn Indonesia (23/8), alun-alun Kauman dibangun bersamaan dengan pembangunan Masjid Agung Kauman pada tahun 1747. Namun pada tahun 1938, alun-alun mulai beralih fungsi sebagai pusat perdagangan dan akhirnya hilang di tahun 1970.

Dipindahkahnya alun-alun dari Kauman ke Simpang Lima karena usulan Presiden Soekarno dan juga kawasan semakin padat waktu itu. Dan 1969, kawasan Simpang Lima lah yang dinobatkan menjadi titik pusat alun-alun.

Momen Idul Adha

Yang menarik dari dimulainya proyek pembangunan alun-alun kota adalah waktu yang diambil. Momen Idul Adha yang jatuh pada hari Rabu (22/8), proyek ini dimulai.

Pembangunan alun-alun ini dilakukan 2 tahap. Mengutip detikcom (23/8), untuk tahun ini anggaran yang dikeluarkan separuhnya. Itu artinya 50M dan tahun depannya sisanya.

Foto-foto




...

Dengan luas lahan sekitar 9,184 hektar, konsep dasar alun-alun yang berdekatan dengan masjid nantinya akan dipasang 700 tiang pancang untuk basement yang diperuntukkan buat para pedagang.

Mari kita tunggu hingga tahun depan. 

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape