Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

2,2 Miliar Gamer di Seluruh Dunia Lebih Memilih Main Game di Smartphone


[Halaman ini berisi konten press release] Laporan menarik dari sebuah perusahaan market intelligence yang bernama Newzoo yang melakukan riset mengenai industri gaming bahwa segmen ini telah mencapai besaran 51 persen pada keseluruhan industri game pada 2018. 

Apakah kamu seorang gamers? Bila iya, silahkan melanjutkan membaca artikel ini yang ujungnya akan merujuk pada produk Huawei yang memang kami dapatkan dari rilis. Bila tidak tertarik, cukup di sini saja.

Kebangkitan gaming smartphone

Laporan yang bernama 2018 Global Games Market Report ini menyebutkan mayoritas 2,2 miliar gamer di seluruh dunia, atau dua pertiga dari populasi global, lebih memilih main game di smartphone. 

Mereka ini berkontribusi besar pada mobile gaming market, sehingga segmen ini telah mencapai besaran 51 persen pada keseluruhan industri game pada 2018. 

Dengan peluang seperti itu, tak heran kalau manufaktur smartphone terus berupaya membuat hardware yang mumpuni. Maka bangkitlah gaming smartphone, handset yang didesain khusus untuk menawarkan pengalaman main game yang lebih baik, seperti main game PC di PC gaming. 

Gaming smartphone perlu hardware yang bertenaga supaya lancar memainkan game pada settingan grafis tertinggi. “Banyak manufaktur yang memberikan embel-embel “gaming mode” pada perangkatnya, tapi sebetulnya pengalaman yang mereka sajikan masih jauh dari nyaman, apalagi kalau dibandingkan dengan PC,” tutur Lo Khing Seng, Deputy Director Huawei Device Indonesia. 

Cara peningkatan performa gaming?

Ada dua pendekatan yang dapat dilakukan menurut rilis yang kami terima. Bisa lewat software atau hardware. Dulu, biasanya manufaktur harus bekerjasama dengan pengembang game. 

Seperti yang pernah dilakukan dua manufaktur yang memakai chipset Qualcomm Snapdragon 600. Tapi handset mereka kurang bertenaga saat menjalankan game populer macam Arena of Valor. 

Alhasil, mereka bekerjasama dengan Tencent untuk mengembangkan konfigurasi khusus pada perangkat kelas entry level-nya supaya bisa memainkan game-game Tencent. 

Sedangkan pendekatan software antara lain membutuh waktu lama untuk pengembangannya dan biasanya tak stabil. Game berjalan tersendat-sendat pada settingan custom. 

Tiap aplikasi atau game butuh settingan custom profile yang berbeda-beda. Jadi, kalau seorang gamer ingin memainkan game yang belum dioptimalisasi, siap-siap saja merasa geregetan. 

Pada pendekatan hardware, kita harus siap berkorban duit. Perangkat premium biasanya sudah dilengkapi dengan chipset terbaru dan tenaganya sudah ditingkatkan. 

Kalau duit bukan masalah bagimu, maka pendekatan ini aman saja, meski patut dicatat, bahwa kita tak bisa memastikan chipset baru akan lebih hemat power ketimbang sebelumnya. 

Jadi, kalau tiap pendekatan ada masalahnya, apa solusinya? Apakah ada solusi bagi perangkat yang terjangkau sekaligus bisa membuat pengguna merasakan pengalaman gaming kelas premium? 

Mendobrak tradisi

Gaming bukanlah tradisi Huawei, atau beberapa orang mungkin berpikir begitu. Padahal terbukti sebaliknya. Huawei telah meluncurkan GPU Turbo. 

GPU Turbo dari Huawei adalah sebuah teknologi pengakselerasi proses grafis. Teknologi ini mendesain ulang bagaimana grafis diproses di level sistem, supaya secara revolusioner dapat meningkatkan performa dan efisiensi. 

Teknologi terobosan ini membuat perangkat lama pun mampu menjalankan game terkini yang butuh grafis intensif. 

GPU Turbo dari Huawei dibangun di atas framework umum, sehingga ia bisa bekerja tanpa bantuan dari pengembang game. Dan semakin ia mengerti bagaimana game diproses, ia akan kompetibel pada lebih banyak game di masa mendatang. 

Dan teknologi ini akhirnya ditanamkan pada smartphone Nova Series terbaru Huawei yang sudah diluncurkan pada akhir Juli kemarin.

Dengan Smartphone ini, pengguna kelas smartphone kelas menengah dapat merasakan pengalaman gaming kelas premium.

Gambar : Ilustrasi

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?