Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Buffalo Boys, Film Indonesia Rasa Film Koboi


Film Buffalo Boys merupakan film Indonesia. Rilis tanggal 19 Juli 2018, film yang memasukkan banyak nama tenar ini hanya tayang 1 bioskop di Semarang. Kami membawanya karena tertarik genre yang dibawa. Tertarik melanjutkan?

Membayangkan film Koboi, kami dibawa pada latar abad ke-18 yang dikenal dengan istilah The Wild West. Suatu era dimana kriminalitas dan perampokan merajalela, khususnya di Amerika Serikat bagian barat. 

Sajian yang ditawarkan kepada penonton biasanya perkelahian di bar, kejar-kejaran dengan menunggang kuda, hingga duel kecepatan menembak. Film Buffalo boys adalah salah satunya yang menawarkan rasa itu.

Rasanya masih aneh

Halaman ini bukan ulasan atau review film Buffalo Boys. Kami berbicara tentang pendapat kami untuk film yang membawa nama-nama seperti Tio Pakusadewo, Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Alex Abbad, Zack Lee, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid dan Happy Salma.

Untuk pemain luar, nama Conan Stevens menjadi nama besar yang patut ditunggu. Nama lainnya ada Sunny Pang yang turut bermain di film Headshot, Reinout Bussemaker , Alexander Winters, Daniel Adnan, dan Cullet Eric.

Sang sutradara, Mike Wiluan yang berasal dari Singapura mencoba menawarkan rasa baru pada selera penonton Indonesia. Apakah itu berhasil? Apalagi film yang diputar di 2 festival film internasional bergengsi bisa dikatakan sangat baik dari sisi trailer yang sudah kami lihat.

Nama sutradara ini sendiri bisa dikatakan punya portofolio besar. Beberapa filmnya seperti Beyond Skyline (2017), Headshot (2016), Hitman: Agent 47 (2015), dan Dead Mine (2012). Semuanya bergenre aksi laga.

Kami pikir rasanya aneh. Meski ceritanya tentang 2 orang pangeran Jawa yang pulang ke tanah kelahirannya, setelah hidup di pengasingan selama puluhan tahun, untuk membalas dendam.

Film Kolaborasi

Salah satu alasan kami membuat postingan ini adalah film ini merupakan film kolaborasi. Bila Forever Holiday in Bali hanya 2 negara, maka Buffalo Boys melibatkan 4 negara, yakni Singapura, Indonesia, Thailand, dan Australia. Ya, film Internasional jadinya.

Fakta menarik yang juga kami baru adalah menurut situs batampos.co.id, film ini digarap oleh rumah produksi dari Batam Infinite Frameworks Studios (Kinema Studio) yang bekerja sama dengan Zhao Weil Films. 

Sinopsis 

Untuk melihat sinopsis film Buffalo Boys, kami menaruhnya dalam Facebook Fans Page Kofindo. Silahkan klik untuk melanjutkannya

..

Menurut beritagar.id, film ini menggunakan bujet produksi hingga Rp30 miliar. Itu baru produksi, belum promosi.  Dan latar film ini sendiri berlatar Jawa Tengah pada abad ke-19.

Warna baru dalam film Indonesia lewat film Buffalo Boys,  kami harap memberikan  sesuatu yang menarik dan seru. Apalagi film ini banyak membawa artis populer dan sudah diputar beberapa festival film Internasional.

Selera penonton akan menjadi jawaban dari film yang berdurasi 110 menit lebih ini. Khususnya Semarang yang cuma menawarkan 1 bioskop. Beberapa film Indonesia yang dianggap menarik, biasanya ditaruh dibeberapa bioskop. Semarang sendiri memiliki lebih dari 5 bioskop.

Kami sendiri masih berpikir aneh untuk film koboi dibawa ke Indonesia, tapi entah bagaimana dengan pendapatmu?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?