Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Review Library Cafe John Dijkstra

Satu lagi tempat nongkrong yang hadir buat kamu yang ingin berkunjung ke Kawasan Kota Lama Semarang. Memadukan konsep perpustakaan, tempat ini bisa kamu gunakan untuk belajar atau berkumpul bersama teman-temanmu.

Bertempat di jalan Taman Srigunting No.10, sebelah gedung Spigel, Libray Cafe John Dijstra bisa kamu temukan di sana. Tempat ini buka pertama kali pada bulan desember 2016. Agak telat mengabarkannya kepada kamu memang, tapi setidaknya kamu sudah tahu sekarang.

Siapa John Dijstra?

Lewat tempat ini, Library Cafe, kamu akan berkenalan dengan nama John Dijstra. Jujur, dotsemarang pun juga baru tahu kemarin, pas kebenaran mengunjungi tempat ini.

Mengutip dari situs suaramerdeka.com (22/12/2016), John Dijstra adalah seorang romo asal Belanda. “Dia aslinya akan diangkat sebagai mandor pabrik gula di Jawa Tengah. Namun karena dia tidak mau menjadi mandor, akhirnya lebih memilih di bidang pelayanan gereja dan kebudayaan,” kata Totok Mujiarto, Penasehat John Dijkstra Institute.

Gedung ini semula adalah rumah pelayanan sosial di tahun 60-70-an milik John Dijsktra. “Dia meninggal dunia di Semarang ini tahun 2003. Karena bersifat pelayanan sosial, rumah atau gedung ini bisa digunakan untuk berkumpul siapa saja. Tidak memandang suku, agama, ras.”

Berada di lantai 2

Untuk sampai ruangan utama, kamu harus naik tangga yang ada di pintu masuk sebelah kanan. Karena kalau kamu masuk pintu utama, ruangan lantai satu hanya digunakan buat tempat makan. Sedangkan ruangan Library Cafe berada di lantai 2.




Menu Library Cafe John Dijkstra

Menu spesial di sini adalah Kopi John Dijkstra, yaitu kopi yang dipadukan dengan rempah-rempah. Namun menu-menu lainnya sama seperti tempat nongkrong pada umumnya.

Kamu bisa pesan makanan ringan juga di sini sambil menghabiskan waktu. Soal harga, di sini lumayan bersahabat dengan isi dompet mahasiswa.


Buat acara di sini juga bisa

dotsemarang saat berkunjung memang dalam rangka acara Akademi Berbagi Semarang yang sedang mengadakan kelas di sini. Jadi, tempat ini sangat terbuka untuk berbagai kegiatan yang sifatnya positif. Sebelum menggunakannya, jangan lupa izin beberapa hari terlebih dahulu, ya.


...

Diantara beberapa tempat nongkrong yang ada di kawasan Kota Lama, Library Cafe John Dijkstra sangat berbeda dengan yang lain. Ini dikarenakan konsep perpustakaan yang digunakan.

Untuk fasilitas semacam Wifi, tentu sekarang tak perlu ditanya lagi. Di sini sudah tersedia dan tinggal kamu tanyakan saja password dan usernamenya.


Foto dari Facebook di atas dibuat dengan format 360. Jadi kalau kamu klik foto di atas, kamu bisa lihat secara keseluruhan isi ruangan tempat ini. Untuk informasi lainnya, kamu bisa kepon akun Instagramnya yang ada di bawah setelah tulisan ini.  

Alamat Library Cafe John Dijkstra
Jalan Taman Srigunting No.10 Kawasan Kota Lama Semarang
Instagram : dijkstra.cafe

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments