Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Maaf, Kofindo Libur Sejenak Menulis Review Film Indonesia


Lewat postingan ini, kami mengumumkan bahwa konten review film Indonesia yang biasa diisi Kofindo akan berhenti sejenak. Namun untuk konten film lainnya, kami akan tetap usahakan terisi seperti perkembangan penonton, film dan jadwal film yang beredar di kota kami, Semarang.

Kami sadar, waktu yang begitu lama sejak tahun 2012 Kofindo dibuat, banyak hal telah berubah. Orang-orang semakin rajin pergi ke bioskop, dan para sineas film terus membuat film yang berkualitas yang akhirnya menjadi alasan utama bangkitnya perfilman tanah air.

Slogan 'menjadi raja di negeri sendiri' yang pernah kami ambil dari film-film Bollywood tentu kini sudah membuat film Indonesia bangga di negerinya sendiri. 

Bioskop yang selalu menjadi rujukan film Indonesia buat menonton yaitu Cinema XXI yang dulunya masih dikuasai film luar, kini tidak begitu mendominasi. Kami bangga dengan ini.

Perjalanan Kofindo yang selalu mengajak orang-orang pergi ke bioskop untuk nonton film Indonesia kini tak perlu lagi rasanya. Semua senang pergi ke bioskop dan melahirkan generasi yang dikenal generasi Z.

Generasi ini tentu lebih baik soal kehadiran pergi ke bioskop, jadi kami tak perlu lagi khawatir akan film yang sepi peminat. Semisal ada pun, mungkin produksi film kurang punya suara membranding film yang menyasar segmen generasi yang lahir umur 13-19 tahun ini.

Tapi melihat kesuksesan besar film Istirahatlah Kata-kata yang tak perlu menggunakan promosi besar-besaran seperti mengatakan bahwa penonton akan tertarik dengan sendirinya pergi ke bioskop dengan alasan tema film memang menarik dan bantuan media sosial yang banyak membicarakan.

Kofindo tidak berhenti produksi konten

Selama kami masih mampu, Kofindo tidak akan berhenti memberikan informasi soal film Indonesia. Mungkin ketidakmampuan kami hanya soal finansial yang sulit menukar 1 tiket film Indonesia di bioskop.

Kami hanya sedang apes saja bahwa 5 tahun perjalanan Kofindo, kami belum menemukan strategi mengurangi kekurangan ini. Namun kami janji, setelah kekurangan ini usai, kami akan kembali duduk manis di dalam teater sambil menemani kamu dengan review film yang sudah ditonton.

Dari awal Kofindo berdiri memang kami tidak memposisikan sebagai kritikus film atau banyak menyoroti kekurangan sebuah film. Kami sadar awal-awal berdiri, informasi waktu itu masih sedikit.

Bagaimana bisa kami memberikan review dengan kata-kata menonjok dimana saat itu jumlah penonton bisa dihitung dengan jari. Jangankan akan pergi, yang ada kalau kami menulis bahwa film dinilai buruk, ntar malah benar-benar membenci film Indonesia.

Hmm..jangan sampai deh.

...

Saat ini, kalau kamu mencari tulisan tentang film Indonesia yang mau baru rilis sangat mudah dicari. Bahkan setelah film itu resmi ditayangkan serentak di seluruh bioskop tanah air.

Hadirnya media sosial juga sangat membantu sebagai bahan rekomendasi apakah film Indonesia yang sedang tayang sangat menarik atau tidak.

Kofindo hanyalah bagian kecil dari bagian informasi yang tersebar di dunia. Sehingga tak terlalu berpengaruh ketika konten yang kamu cari sedang tidak ada.

Lewat halaman ini kami juga ingin memberitahu kabar kami kepada teman-teman yang pernah kami ajak pergi ke bioskop atau para karyawan bioskop yang rindu kami tiap kamis bertemu di sana, kami baik-baik saja. Untuk saat ini, kami mohon maaf akan jarang berkunjung. Terima kasih.

Tetap cintai film Indonesia

Artikel catatan lainnya :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?