Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Aplikasi MyJNE
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Meski sudah diluncurkan bulan Februari 2016, aplikasi My JNE baru kali ini dotsemarang cicipi. Karena saya pengguna Android, maka saya hanya menjalankannya pada OS ini. Berikut review aplikasinya.
Perusahaan penyedia layanan logistik di Indonesia ini ternyata mampu menjawab tantangan di era teknologi. Aplikasi yang sangat berguna tentunya, mengingat era ini sedang dikuasai pengguna yang melek teknologi.
Tentang Aplikasi My JNE
Aplikasi ini mempunyai ukuran sekitar 7.3Mb, pastikan memori Anda masih tersedia untuk menginstal. OS Android yang dapat menjalannya mulai dari tipe 2.3. Ditawarkan secara cuma-cuma, yang artinya gratis tanpa membeli fitur yang ada.
Setelah menginstal dan membuka, pengguna akan diberi tampilan seperti video yang sudah dotsemarang buat berikut ini.
Terlihat sederhana dengan fitur-fitur yang juga mudah digunakan. Apa Anda tahu fungsi fitur-fitur yang ada? Belum baca detail aplikasi sebelum diinstal tadi. Baiklah, saya coba kasih tahu lagi.
Home
Pertama buka, Anda akan melihat beberapa fitur seperti My Shipment & Check Tariff. Di atasnya ada semacam promosi, sayangnya tidak bisa diklik.
My Shipment sendiri adalah fitur yang dapat mengetahui status pengiriman Anda atau orang lain dengan lebih cepat. Check Tariff memberitahu berapa biaya yang dikirim dari kota asal ke kota tujuan Antar. Fitur ini sangat berguna bila Anda tidak ingin ribet harus pergi ke kantor sekedar bertanya berapa tarif ongkos barang.
JNE Nearby
Fitur ini sekarang banyak digunakan berbagai aplikasi, contohnya Line dan aplikasi jodoh. Jadi tinggal klik, maka kantor JNE disekitar Anda akan langsung tersedia di smartphone Anda. Telusuri deh.
My COD
Ini bukan COD yang artinya Cash On Delivery, tapi Cash On Digital. Artinya, Anda punya uang virtual atau yang sedang tren sekarang, rekening virtual/dompet digital.
Jadi Anda saat membeli barang secara online dapat melakukan pembayaran lewat COD ini. Setelah barang sampai, pihak JNE akan langsung menstransfer uang Anda kepada pengirim.
Untuk menggunakannya, Anda harus masuk mendaftar terlebih dahulu dengan mengisi nama, email, nomor telepon dan password. Setelah dirasa benar, klik Sign Up. Sebuah kotak akan keluar yang mengatakan Anda berhasil registrasi.
Anda akan segera mendapat email konfirmasi. Silahkan klik url yang berwarna biru tersebut. Congratulations! Artinya Anda sudah bisa login sekarang. Kembali ke aplikasi, lalu masukan nomor hp yang tadi digunakan bersamaan password yang udah dibuat.
Bila Anda belum melakukan order lewat situs online, maka isinya kosong. Untuk sementara, dotsemarang hanya sampai di sini saja mengeksplore. Ini karena belum ada transaksi yang dilakukan.
Soal mengisi rekening virtual tersebut. Istilahnya saldo. Anda tinggal Top Up lewat ATM. Karena JNE bekerjasama dengan Permata Bank, Anda bisa lewat bank tersebut. Namun bila lewat bank lain, tinggal transfer dengan kode 013 (kode buat Permata Bank). Intruksinya ada di fitur My COD Wallet.
My COD Wallet
Menampilkan halaman profil pengguna. Bagian tengahnya ada tombol yang diklik maka akan muncul beberapa fitur baru lagi. Ada Transfer, Top UP, Cash Out dan Histroy. Klik saja, semua akan dijelaskan di sana.
...
Semakin banyak perusahaan saat ini mengadopsi layanan berbasis aplikasi. Tujuannya tentu untuk memudahkan pelanggan dan sekaligus menjawab tantangan di era yang serba kompetisi.
Dotsemarang sendiri melihat aplikasi ini juga dapat membangun kepercayaan pelanggan karena mampu mengetahui kemana arah barang yang dikirim, rekening virtual yang tidak buat ribet dan lainnya.
Targetnya jelas, masyarakat modern yang sekarang terus berkembang memanfaatkan teknologi. Pengguna yang memiliki online shop dan pelaku UMKM yang diharapkan bisa menjembatani pengiriman barang.
Tapi harus tetap diperhatikan adalah, namanya teknologi tak lepas dari kekurangan. Apakah ini dari manusianya atau teknologi pendukungnya seperti internet. Bagaimana menurut Anda?
Entah sejak kapan merek minuman yang sangat kuat branding -nya dengan air kelapa ini punya varian rasa kopi. Kami sendiri sedikit kaget, namun yang lebih menarik lagi, kami justru merasakannya langsung di lokasi yang tidak biasa, yaitu di pelataran Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Penasaran? Ikuti cerita kami. Sabtu sore (28/2), usai mengikuti agenda di sana, kami menyempatkan diri menunggu waktu berbuka di pelataran depan bangunan utama masjid. Suasana sore yang cerah membuat area ini sangat ramai oleh warga yang ngabuburit. Jika cuaca sedang bersahabat dan tidak hujan, menunggu azan Maghrib di sini memang sangat kami rekomendasikan. Apalagi, pihak MAJT juga biasanya menyediakan menu berbuka puasa secara cuma-cuma bagi jamaah. Kejutan dari Hydro Coco Jika pada Ramadan tahun lalu kami sempat melihat aktivitas merek air mineral yang cukup masif mencuri panggung perhatian di sini, kali ini giliran Hydro Coco. Meski skalanya tidak sebesar itu dan lebih fokus pada aktivasi booth pe...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Setelah puas mengintip lantai 2 Cardea Semarang , rombongan segera beranjak naik ke lantai 3. Secara sekilas, tata ruangnya tak jauh berbeda dengan lantai sebelumnya. Mulai dari fasilitas toilet yang bersih hingga deretan loker penyimpanan sebelum masuk ke area utama masih bisa kami temukan di sini. Namun, ada satu perbedaan mencolok yang langsung tertangkap mata. Lantai 3 ini terasa lebih privat dan spesifik. Jika di lantai bawah area utamanya dipenuhi berbagai alat pendukung medis, di lantai 3 ini atmosfernya lebih tenang—sebuah zona yang nampaknya akan menjadi incaran banyak orang: Physio Room . Detail yang Fungsional Saat melangkah masuk, perhatian kami tertuju pada deretan ruangan menyerupai kamar dengan papan nama yang estetik di tiap pintunya. Salah satu yang paling menarik adalah Physio Room 1 . Pintunya menggunakan material kayu dengan warna hangat, lengkap dengan indikator ketersediaan ( Vacant/Occupied ) yang rapi. Detail kecil ini menunjukkan betapa privasi dan kenyamanan p...
Apa yang terlintas di benak Anda melihat tumpukan tempat sampah yang menggunung selesai waktu berbuka? Isinya didominasi kotak-kotak makan plastik yang dibuang begitu saja. Membayangkan jumlahnya yang mencapai ratusan setiap hari, apalagi selama 30 hari penuh di bulan Ramadan, tentu volumenya sangat luar biasa. Bukankah lebih bijak jika wadah tersebut dibawa pulang ketimbang sekadar menumpuk di tempat pembuangan? Tumpukan kotak makan ini mendadak memberi kami inspirasi untuk bahan tulisan di blog dotsemarang . Kebetulan, tahun ini sebagian besar waktu berbuka puasa kami habiskan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Namun tenang, kami hadir bukan semata karena menu buka puasanya, melainkan karena program " Kurma " (Kajian Unik Ramadan di MAJT) yang sudah kami ulas sebelumnya. Sebuah program talkshow yang kaya akan pengetahuan. Mengenal Wadah Thinwall: Bukan Sekadar Plastik Biasa Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah: Jangan dibuang, kalau bisa dibawa pulang. Kami sendir...
Kami tak pernah membayangkan sebelumnya jika bergantinya perangkat harian yang biasa kami gunakan akan berdampak begitu besar pada kebutuhan krusial. Terutama yang berhubungan dengan aplikasi dompet digital. Ternyata, efeknya sedahsyat itu hanya karena kami beralih ke hape dengan Operating System (OS) yang kurang update . Semenjak smartphone kebanggaan kami, ASUS Zenfone 5, resmi dipensiunkan awal tahun ini, keinginan untuk memiliki perangkat pengganti memang sangat tinggi. Maklum, sebagian besar aktivitas pekerjaan kami bertumpu pada handphone . Kami sangat butuh "senjata" baru agar produktivitas tidak terganggu. Namun, saking semangatnya, kami sempat abai pada satu detail teknis yang sangat penting. Kami seolah terbutakan keadaan. Saat ada rekan bola yang menawarkan bantuan dengan meminjamkan hapenya untuk dipakai, kami langsung mengiyakan tanpa pikir panjang. Solidaritas di Tengah Keterbatasan Awalnya, komunikasi ini terjalin sesama rekan bola. Mengingat kondisi keuangan ...
Salam kenal bloggers semarang. Menarik membahas soal JNE
ReplyDelete