Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

PR Film Indonesia di Semarang


Tidak mudah memang untuk memenuhi semua keinginan penonton. Tapi sebagai penonton, saya juga bisa merasa kecewa saat beberapa film Indonesia tidak tayang di bioskop tempat saya tinggal seperti biasanya.

Salah satu pengikut akun twitter Kofindo menyebutkan bahwa 'Dari 12 film Indonesia yang rilis di bulan Agustus, hanya 5 film yang tayang di Semarang'.

Mengecewakan, bukan? Apalagi akses informasi yang begitu mudah didapat, tidak terbatas dari website official Cinema 21, banyak yang menginformasikan film-film yang tayang akan datang. Saya dan penonton yang mencintai film Indonesia tentu harap-harap cemas, tayang nggak ya.


Kebijakan dari pusat 

Ini jadi PR tersendiri buat Semarang kalau begini terus. Masa, saya harus keluar kota untuk menonton saking dibilang mencintai itu tanpa pamrih. Bukan begitu juga kali.

Kofindo sendiri selalu berusaha meluangkan waktu untuk pergi ke bioskop tiap kamis. Selama kondisi dompet masih aman, Kofindo pasti pulang dari bioskop dapat 1 review film buat ditayangan di blog ini.

Saya sempat bertanya kepada karyawan di bioskop yang nayangin film-film Indonesia, Cinema XXI Mal Ciputra. Permasalahan mengapa film tidak tayang itu adalah urusan pusat. Itu kebijakan dari sana, begitu salah satu sumber yang saya tanya.

Kalau soal layar, saya rasa juga tidak mungkin mengingat bioskop di sini sudah direnovasi. Mungkin dalam kacamata bisnis, film yang tidak dapat menarik animo masyarakat Semarang bisa menjadi kerugian. 

Semarang memang tergolong unik untuk minat menonton. Saya juga setuju untuk ini. Saking uniknya, kita dengan mudah dapat menebak  film seperti apa yang bakalan ramai untuk ditonton.

...

Terakhir saya menonton hingga tulisan ini dibuat adalah film Surat Untukmu. Reviewnya masih pending, ya. September sudah di depan mata. Apakah bioskop Semarang masih akan mendapat rapor merah atau jadi PR.

Apakah hanya film berkualitas saja yang dapat dinikmati? Sebagai penonton tiap hari kamis, meski hanya 1 film, Kofindo dan mungkin beberapa orang akan kecewa. Ya, kecewa aja karena tidak dapat melawan kebijakan dari pusat. Masa yang nonton cuma 1-2 orang saja.

Semoga PR ini bisa teratasi kedepannya.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?