Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Peluncuran Kartu ATM Kresem-Danamon: Langkah Baru Ekonomi Kreatif Semarang?

Ada kejutan menarik yang disiapkan oleh pihak Danamon, dan akhirnya misteri mengapa tempat mereka dipilih oleh Komunitas Kreator Semarang (Kresem) terjawab. Ternyata, ada kolaborasi strategis di antara keduanya dengan meluncurkan Kartu ATM Edisi Khusus Kresem, dikhususkan bagi para anggotanya. Langkah ini langsung mengingatkan kami pada semangat kolaborasi yang pernah kami lakukan dulu.

Kami sempat menghadiri acara KreSem Talks beberapa waktu lalu, tepatnya pada 4 Oktober di Danamon Privilege. Acara tersebut bukan sekadar ruang diskusi biasa, melainkan panggung perkenalan resmi kartu ATM edisi spesial ini.

Momen seremonialnya terasa hidup dan penuh energi. Ada prosesi penyerahan kartu secara simbolis dari perwakilan Danamon kepada anggota Kresem, yang didokumentasikan dengan apik oleh kamera dan fotografer. Suasananya hangat dengan backdrop oranye cerah bertuliskan "Kolaborasi Pengembangan Kota Kreatif", lengkap dengan logo EKRAF dan Mal 23 yang menegaskan dukungan luas terhadap komunitas kreatif di Semarang.

Desain dan Benefit Eksklusif untuk Kreator

Dengan warna dan desain yang identik dengan branding Kresem, kartu ATM spesial ini tentu memiliki nilai lebih bagi para anggota. Dari slide presentasi yang kami potret, desainnya menampilkan latar oranye cerah dengan logo Danamon dan Mastercard, serta elemen abstrak yang mungkin terinspirasi dari seni lokal.

Kartu ini diberi nama resmi "Kartu Tanda Anggota KRESEM (ATM Special Design - Tabungan Wadi'ah)". Ini bukan sekadar alat transaksi, melainkan juga simbol keanggotaan dan kebanggaan komunitas.

Benefit yang ditawarkan juga patut dicatat, terutama untuk para kreator. Ini merupakan produk Tabungan Syariah Wadi'ah dengan kemudahan:

  • Setoran awal hanya Rp100.000.

  • Bebas biaya admin bulanan, tanpa saldo minimum yang mengikat.

Untuk transaksi, anggota Kresem bisa menikmati 10x tarik tunai gratis per bulan dan 10x transfer online via ATM, berlaku di seluruh jaringan Bersama, ALTO, atau Prima. Lebih menariknya lagi, kartu ini dapat digunakan di ATM luar negeri berlogo Mastercard—sebuah nilai tambah yang mantap bagi kreator yang mulai merambah pasar digital internasional. Ditambah dukungan mobile banking D-Bank Pro, pengelolaan keuangan jadi lebih simpel dan fleksibel, sangat cocok dengan gaya hidup kreator yang padat.

Menanti Dampak Nyata pada Ekonomi Kreatif Lokal

Namun, ada satu hal yang masih memicu rasa penasaran kami. Kolaborasi HexaHelix ini disebut bertujuan mendorong ekonomi kreatif Semarang, tetapi belum ada detail spesifik mengenai promo eksklusif. Misalnya, apakah ada cashback di Pasar Seni Kota Lama atau diskon khusus saat menghadiri event Kresem? Mungkin ini baru tahap awal, dan detail benefit tambahannya akan diumumkan seiring waktu berjalan.

Sebagai penutup acara, kami sempat melihat beberapa kotak kuning berlogo Danamon dibagikan—mungkin sebagai suvenir atau paket pembukaan rekening bagi para undangan.

Menarik melihat inisiatif konkret seperti ini, apalagi ditujukan langsung untuk komunitas lokal seperti Kresem. Kartu ini berpotensi besar menjadi langkah nyata bagi para kreator untuk memiliki akses finansial yang lebih mudah dan profesional, terutama bagi mereka yang sering ragu membuka rekening bank konvensional.

Di sisi lain, apakah desain spesial dan benefit dasar ini cukup kuat untuk menarik minat khalayak di luar anggota Kresem yang sudah terdaftar? Atau, kartu ini memang dirancang eksklusif hanya untuk mereka yang sudah tergabung dalam komunitas?

Bagaimana pendapat kalian tentang kolaborasi perbankan dengan komunitas kreatif lokal ini? Share pandangan Anda di kolom komentar, ya!

...

Catatan: Artikel ini adalah murni dokumentasi kegiatan kreatif di Semarang yang kami hadiri. Kami tidak menerima endorse atau iklan terkait produk yang disebutkan, informasi berdasarkan pengamatan dan foto yang didapat penulis.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?