Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Tahu Petis Yudhistira, Kotak Kemasannya Menarik

Salah satu oleh-oleh atau buah tangan yang bisa dibawa dari Kota Semarang adalah Tahu Petis. Keberadaannya juga sangat banyak di jalan-jalan apabila ingin mencicipi langsung, terutama penjual gorengan. Tapi kalau dibawa keluar kota?

Sekian tahun tinggal di Kota Semarang, kami baru pertama kali mencicipi langsung tahu petis merek Yudhistira. Kebenaran ada kerabat yang membelinya dan membawanya ke tempat kami. 

Kami terpana dengan kotak kemasannya karena selama ini makan tahu petis ya seperti pada umumnya saat beli gorengan yang rata-rata dibungkus plastik biasa.

Wew, kejutan. Pengalaman yang baru kami rasakan. Pujian ini tidak dalam rangka postingan kerja sama atau berbayar, itu murni kami menghargai begitu tinggi saja.

Kotak kemasan

Bukan hanya terlihat lebih menarik, Tahu Petis Petis Yudhistira yang sudah ada sejak tahun 2006 ini saat kami lihat di website-nya, juga membranding kemasan kotaknya dengan desain informatif.

Bahkan, mereka menguatkan branding 'Semarang Culinary Heritage' sebagai identitas yang membuatnya terlihat berbeda dari kebanyakan kuliner yang sama. Dan juga misi untuk mengenalkan tahu petis agar lebih dikenal juga.

Kami tidak bertanya berapa harga satu kotak yang berisi 12 tahu ini. Yang jelas, harganya pasti lebih mahal dari beli biasa di penjual gorengan. Saat kami cicipi, ya memang beda lezatnya. Tahu Yudhistira memanjakan lidah kami.

Versi frozen food

Selama ini, yang sering kami bawa saat keluar kota dengan buah tangan dari Kota Semarang adalah bandeng. Pernah juga bawa lunpia, tapi sangat jarang.

Keberadaan bandeng lebih karena dapat bertahan lebih lama karena tersedia dalam kemasan atau vacuum frozen food.

Eh, ternyata tahu petis juga tersedia dengan kemasan yang dapat bertahan lebih lama. Bila tidak dimasukkan ke dalam kulkas, maka bisa bertahan 6 hari. Dan sebaliknya, bisa bertahan hingga 30 hari (di dalam kulkas/freezer). 

Detail lengkapnya bisa kamu cek laman tahupetis.com atau bisa langsung kunjungi tempatnya yang berada di jalan Pamularsih dan Yudhistira. Beberapa kota di luar Semarang juga tersedia, seperti Jakarta dan Bekasi.

...

Tahu petis termasuk salah satu jajanan khas Kota Semarang. Ciri khasnya yang paling menonjol dan disukai adalah saus petisnya yang diselipkan di dalam Tahu. Lihat lebih dekat di sini (gambar).

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape