Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Tahu Petis Yudhistira, Kotak Kemasannya Menarik

Salah satu oleh-oleh atau buah tangan yang bisa dibawa dari Kota Semarang adalah Tahu Petis. Keberadaannya juga sangat banyak di jalan-jalan apabila ingin mencicipi langsung, terutama penjual gorengan. Tapi kalau dibawa keluar kota?

Sekian tahun tinggal di Kota Semarang, kami baru pertama kali mencicipi langsung tahu petis merek Yudhistira. Kebenaran ada kerabat yang membelinya dan membawanya ke tempat kami. 

Kami terpana dengan kotak kemasannya karena selama ini makan tahu petis ya seperti pada umumnya saat beli gorengan yang rata-rata dibungkus plastik biasa.

Wew, kejutan. Pengalaman yang baru kami rasakan. Pujian ini tidak dalam rangka postingan kerja sama atau berbayar, itu murni kami menghargai begitu tinggi saja.

Kotak kemasan

Bukan hanya terlihat lebih menarik, Tahu Petis Petis Yudhistira yang sudah ada sejak tahun 2006 ini saat kami lihat di website-nya, juga membranding kemasan kotaknya dengan desain informatif.

Bahkan, mereka menguatkan branding 'Semarang Culinary Heritage' sebagai identitas yang membuatnya terlihat berbeda dari kebanyakan kuliner yang sama. Dan juga misi untuk mengenalkan tahu petis agar lebih dikenal juga.

Kami tidak bertanya berapa harga satu kotak yang berisi 12 tahu ini. Yang jelas, harganya pasti lebih mahal dari beli biasa di penjual gorengan. Saat kami cicipi, ya memang beda lezatnya. Tahu Yudhistira memanjakan lidah kami.

Versi frozen food

Selama ini, yang sering kami bawa saat keluar kota dengan buah tangan dari Kota Semarang adalah bandeng. Pernah juga bawa lunpia, tapi sangat jarang.

Keberadaan bandeng lebih karena dapat bertahan lebih lama karena tersedia dalam kemasan atau vacuum frozen food.

Eh, ternyata tahu petis juga tersedia dengan kemasan yang dapat bertahan lebih lama. Bila tidak dimasukkan ke dalam kulkas, maka bisa bertahan 6 hari. Dan sebaliknya, bisa bertahan hingga 30 hari (di dalam kulkas/freezer). 

Detail lengkapnya bisa kamu cek laman tahupetis.com atau bisa langsung kunjungi tempatnya yang berada di jalan Pamularsih dan Yudhistira. Beberapa kota di luar Semarang juga tersedia, seperti Jakarta dan Bekasi.

...

Tahu petis termasuk salah satu jajanan khas Kota Semarang. Ciri khasnya yang paling menonjol dan disukai adalah saus petisnya yang diselipkan di dalam Tahu. Lihat lebih dekat di sini (gambar).

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?