Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Gala Premire di Semarang, Film Say I Love You Bawa 3 Pemain Sapa Penonton
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Ketiga pemain film Say I Love You (Say ILY) yang datang ke Semarang adalah Dinda Hauw, Alvaro Maldini dan Teuku Rizky. Mereka sangat antusias menyapa penonton yang sudah meluangkan waktu menunggu mereka.
Hari ini, maksud kami hari Minggu sore (16/6), kami mendapatkan konten ekslusif. Sebelum menyapa penonton yang sudah menunggu di bioskop Cinemaxx Semarang, para pemain film menyempatkan diri untuk menjawab pertanyaan dari rekan-rekan media atau bahasanya konferensi pers.
Cerita tentang karakter dan SMU Selamat Pagi Indonesia
Mungkin kisah tentang SMU Selamat Pagi Indonesia (SPI) sebagian orang sudah mendengarnya. Sekolah yang awalnya hanya dikenal sebagai Sekolah 'kandang ayam', kini menjelma menjadi sekolah kewirausahaan yang sukses.
Film ini berusaha mengangkat Sekolah SPI dengan berbagai cerita yang menginspirasi di dalamnya. Apalagi kisah sekolah ini pernah hadir diprogram televisi seperti Kick Andy dan Hitam Putih.
Rizky yang berperan sebagai Ridwan paling antusias bercerita tentang karakter dan film yang disutradarai oleh Faozan Rizal. Bagaimana pertemuannya dengan tokoh asli dan Sekolah yang tidak memungut biaya kepada murid-murid yang datang dari kalangan tidak mampu
"Kami yang ada di film ini, bukan hanya bercerita tentang cinta-cintaan remaja. Kami ingin memberitahu kepada penonton bahwa ada Sekolah SPI ini di Indonesia.
Isinya adalah sekolah yang mempunyai anak-anak luar biasa yang tadi bukan siapa-siapa, terus sekarang anak-anak itu sudah memiliki bisnis sendiri dan sudah sukses."
Pesannya dalam film ini adalah tentang pembuktian dan perjuangan, kita boleh terlahir bukan siapa-siapa, kita boleh lahir dengan kondisi keluarga yang tidak kita inginkan, tapi pada akhirnya kita bisa menjadi orang yang sukses.
Aldi yang dalam film berperan sebagai Robet, cowok tengil dan selalu bikin masalah di Sekolah, saat sesi wawancara rasanya karakternya dalam film masih terbawa. Diantara ketiganya, ia terlihat paling mencolok.
Ia bercerita tentang caranya mendalami karakter untuk kisah perjuangan cintanya dengan Sheren (Dinda Hauw). Keduanya kompak mentasbihkan diri sebagai adik kakak saat di luar syuting agar kedekatan mereka dapat lebih natural dalam film.
Tidak ikut nonton film
Kami sedikit terkejut saat tidak menyadari bahwa bagian kami untuk masuk ke dalam bioskop agar dapat ulasan film ternyata tidak ada. Kami pikir akan sama seperti yang lain, setelah ekslusif wawancara dapat ikut nonton.
Tentu saja kami pasrah, apalagi melihat antusias penonton yang begitu tinggi. Tim film menyebutkan dalam sesi meet & greet bahwa dua bioskop yang diberi jatah oleh pihak bioskop semuanya ludes, alias terisi penuh. Mungkin pesona CJR masih tinggi di Semarang.
Dalam keterangan rilis yang kami terima, banyaknya permintaan dan kebanyakan anak sekolah sudah mulai tengah libur, acara nobar yang biasanya dilakukan menjelang rilis, dimajukan semua yang ada dibeberapa kota.
Berikut dokumentasi antusias selama meet & greet
Sebelum pemain film datang
Setelah para pemain datang
...
Film Say I Love You dijadwalkan rilis di bioskop tanggal 4 Juli 2019. Penonton akan diperlihatkan sebuah cerita tentang bagaimana perjuangan para pemain mencoba membangun reputasi sekolah mereka sehingga tidak diremehkan oleh sekolah lain.
Selain mengadakan pemutaran film di Semarang yang dikemas dalam tur, pihak film, yakni Rumah Produksi Multi Buana Kreasindo (MBK) juga mengadaka pemutaran di 2 kota lainnya, yakni Jogja (14/6) dan Solo (15/6).
Dan tur kota ini tidak akan berhenti di 3 kota yang sudah didatangi, mereka akan melanjutkan di kota-kota lainnya. Ada kurang dari 20 kota dalam daftar mereka untuk acara nonton bareng seperti yang ada di Semarang.
Selamat Hari Media Sosial, warga Semarang! Tidak terasa, setiap tanggal 10 Juni kita kembali diingatkan bagaimana platform digital telah mengubah cara kita menjalani hidup sehari-hari. Bagi kita yang menetap dan tumbuh di Kota Semarang, media sosial bukan lagi sekadar ruang pamer foto estetik, melainkan penggerak utama dari langkah kaki kita di sudut-sudut Kota Atlas. Mengingat momen ini, kami mendadak teringat dengan tulisan kami tepat setahun yang lalu ( Hari Media Sosial 2025: Mal Semarang Jago Main IG ). Saat itu, kami memberikan apresiasi tinggi kepada tim kreatif dan admin mal di Semarang yang makin jempolan mengelola Instagram. Mereka sukses mengubah akun mal menjadi pusat agenda kota yang interaktif, estetik, dan sangat fast response . Kami bahkan menyarankan pentingnya dorongan konten dan strategi digital untuk meramaikan tempat yang sepi. Setahun berselang, di bulan Juni 2026, lanskapnya ternyata sudah melompat jauh lebih ekstrem. Bukan lagi sekadar jago membuat konten agenda...
Piala Dunia 2026 tinggal hitungan jam saat kami menulis halaman ini. Benar-benar sebuah ketidaksengajaan yang berujung jadi konten. Gara-gara sedang berselancar di Instagram dan menemukan unggahan dari akun resmi TVRI Jawa Tengah yang membagikan daftar lokasi nonton bareng (nobar) resmi, kami langsung tergerak untuk membawanya ke blog. Lagi-lagi ini menjadi ide dadakan. Entah kenapa ingatan kami langsung terlempar pada bulan Februari kemarin, saat kami sedang bersepeda santai menuju Car Free Day (CFD) Simpang Lima. Waktu itu, kami sempat berpapasan dengan kampanye promosi berbau Piala Dunia 2026 . Aktor di balik layarnya ternyata masih sama: TVRI Jawa Tengah, sang pemegang hak siar resmi lewat program global mereka yang bertajuk "Bola Gembira" . Karena gelaran sepak bola terakbar ini hanya datang empat tahun sekali, kami pikir tidak ada salahnya ikut memeriahkan euforianya lewat coretan di blog. Apalagi aturan hak siar dan izin nobar sekarang semakin ketat. Membagikan tempat...
Setiap kali melintas dan memotret megahnya bangunan SMC RS Telogorejo Semarang dari luar, terselip tanya dalam hati: kapan ya ada kesempatan untuk menengok bagian dalamnya? Maklum, jika tidak ada kepentingan medis yang mendesak, tentu rasanya canggung untuk sekadar berkunjung. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Sebuah momentum menarik datang bersamaan dengan digelarnya sebuah acara yang materinya sangat bersinggungan dengan aktivitas olahraga yang rutin kami geluti. Semesta seakan merestui rasa penasaran kami. Pihak rumah sakit menggelar hajatan besar bertajuk The Spark of Healthy Life: 3 in 1 Mega Seminar & Talkshow 2026 . Begitu pendaftaran dibuka melalui akun Instagram resmi @rs.telogorejo, kami langsung mendaftarkan diri. Beruntung, nama kami lolos kurasi untuk hadir pada hari kedua, Jumat, 22 Mei 2026, yang bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Cattleya. Namun, tantangan langsung menghadang tepat di hari H. Hujan deras mendadak mengguyur Kota Semarang, memaksa kami untuk menerjang...
Pertengahan tahun di Kota Semarang rasanya belum lengkap kalau belum membahas kompleks PRPP Jawa Tengah di kawasan Anjasmoro. Ya, gelaran pesta rakyat terbesar di Jawa Tengah, Jateng Fair 2026, sudah resmi masuk dalam radar agenda kota bulan ini. Bagi kamu yang sudah mulai mencari tahu kapan event ini dimulai, catat tanggalnya: Jateng Fair 2026 akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Format durasi yang lebih padat ini tampaknya kembali dipertahankan oleh pihak penyelenggara, PT PRPP Jawa Tengah. Sama seperti tahun lalu, kebijakan tiket masuk gratis juga kembali diterapkan untuk menarik antusiasme masyarakat secara massal ke area pameran . Namun, perlu dicatat ya! Gratis di sini hanya berlaku untuk memasuki area kompleks pameran dan stan Jateng Fair saja. Bagi kamu yang mengincar keseruan panggung hiburan musiknya, tetap diwajibkan mengantongi tiket masuk berbayar. Dengan target yang dipatok hingga 300 ribu pengunjung, apakah Jateng Fair t...
Setelah euforia hari pertama soft opening berlalu, kami penasaran untuk menjajal nekat bersepeda menuju kawasan POJ City. Tujuannya apalagi kalau bukan melihat langsung mal yang digadang-gadang terbesar di Jawa Tengah, Mal 23 Semarang . Tantangannya tentu lebih seru kali ini karena kami datang dengan cara gowes. Siapa sangka pada Minggu pagi, 24 Mei 2026, kami benar-benar melakukannya. Meski ini bukan kali pertama kami bersepeda ke arah pesisir, tetap saja semangat dan antusiasmenya terasa berbeda karena ada magnet baru di sana. Jika biasanya rute Minggu pagi dihabiskan ke CFD Simpang Lima, kali ini kemudi sepeda kami arahkan menuju kawasan Marina. Jaraknya dari pusat kota sendiri berkisar sekitar 8,7 km. Di media sosial, pembicaraan tentang 23 Semarang Shopping Center memang luar biasa masif. Tidak heran begitu kami tiba di lokasi, suasananya persis seperti yang dibayangkan: ramai dan penuh antusiasme. Beberapa waktu belakangan, tren FOMO (Fear of Missing Out) di Kota Semarang memang...
Comments
Post a Comment