Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Daftar Film Indonesia yang Beredar Bulan Mei 2017
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Selamat datang bulan Mei para pecinta Film Indonesia, khususnya di Semarang. Bulan ini sebenarnya kami punya kabar baik tentang bioskop baru yang akan dibuka awal pekan ini. Namun kami juga punya kabar kurang baik terkait jadwal Film Indonesia selama mei yang tayang tidak begitu banyak. Cekidot.
Akhirnya kami mendapatkan juga informasi jadwal Film Indonesia yang beredar selama bulan Mei ini. Kami sudah menunggu awal - awal bulan, kok tidak ada yang memposting. Namun beruntung, beritagar.id memberikan daftar filmnya sebagai berikut :
1. Membabi Buta (4 Mei)
Film yang dibintangi Prisia Nasution ini sepertinya bergenre thriller. Dalam video trailernya, suara alunan tembang Jawa yang kadang membuat suasana menjadi tegang dimasukkan untuk memberi banyak kejutan. Film Membabi Buta disutradarai oleh Joel Fadly.
2. Satria Heroes: Revenge of Darkness (4 Mei)
Lagi, film dengan bantuan animasi yang mengingatkan kami film-film seperti Power Ranger atau Ksatria Baja Hitam. Dengan membawa Yayan Ruhian, film ini tentu jadi petaruhan besar apakah menarik minat penonton atau tidak. Kami harap di Semarang ditayangkan juga. Punya lokal (Indonesia) soalnya.
3. Critical Eleven (10 Mei)
Sepertinya film yang paling ditunggu-tunggu adalah Critical Eleven. Film yang disutradarai Monty Tiwa dan Robert Ronny ini membawa gerbang besar artis yang berperan. Sebut saja Reza Rahadian yang disandingkan dengan Adinia Wirasti sebagai tokoh utama. Lalu, Slamet Rahardjo, Widyawati, Revalina S. Temat, Hamish Daud, Hannah Al Rashid, Mikha Tambayong, Aci Resti, Nino Fernandez, Dwi Sasono.
4.Selebgram (10 Mei)
Bila film Critical Eleven akan membawa penontonnya penuh drama, maka film Selebgram akan memberi tontonan segar. Film sutradara Wishnu Kuncoro mencoba membawa tren kekinian yang dibalut komedi. Para pemainnya pun tentu yang kekinian seperti Ria Ricis dan beberapa Stand Up Comedi. Ada Alvaro Maldini (Aldi CJR) yang menjadi pemain utama di sini.
5. Ziarah (18 Mei)
Film karya BW Purba Negara ini sepertinya memiliki tantangan sendiri nantinya, khususnya di Semarang. Film dengan deretan gelar dari anugerah Festival ini sebagian besar ini akan berbahasa Jawa. Dari sisi hiburan sepertinya sulit mendapatkannya, namun sisi cerita sangat menarik. Semoga tayang di Semarang.
6. Parakang: Manusia Jadi-jadian (18 Mei)
Setelah dari Jawa, kita pindah ke tanah Sulawesi. Film karya Abdul Rodjak ini mengangkat cerita yang dianggap legenda di Sulawesi Selatan. Bergenre horor, kira-kira seperti apa kisahnya?
Ikuti update Film Indonesia di media sosial Kofindo seperti Twitter, Fans Page Facebook dan Instagram untuk kota Semarang. Bila ada tambahan film atau bahkan ada film yang tidak tayang di Semarang, kami maklum. Segera akan kami update lagi tentunya. Artikel terkait :
Selamat Hari Media Sosial, warga Semarang! Tidak terasa, setiap tanggal 10 Juni kita kembali diingatkan bagaimana platform digital telah mengubah cara kita menjalani hidup sehari-hari. Bagi kita yang menetap dan tumbuh di Kota Semarang, media sosial bukan lagi sekadar ruang pamer foto estetik, melainkan penggerak utama dari langkah kaki kita di sudut-sudut Kota Atlas. Mengingat momen ini, kami mendadak teringat dengan tulisan kami tepat setahun yang lalu ( Hari Media Sosial 2025: Mal Semarang Jago Main IG ). Saat itu, kami memberikan apresiasi tinggi kepada tim kreatif dan admin mal di Semarang yang makin jempolan mengelola Instagram. Mereka sukses mengubah akun mal menjadi pusat agenda kota yang interaktif, estetik, dan sangat fast response . Kami bahkan menyarankan pentingnya dorongan konten dan strategi digital untuk meramaikan tempat yang sepi. Setahun berselang, di bulan Juni 2026, lanskapnya ternyata sudah melompat jauh lebih ekstrem. Bukan lagi sekadar jago membuat konten agenda...
Setiap kali melintas dan memotret megahnya bangunan SMC RS Telogorejo Semarang dari luar, terselip tanya dalam hati: kapan ya ada kesempatan untuk menengok bagian dalamnya? Maklum, jika tidak ada kepentingan medis yang mendesak, tentu rasanya canggung untuk sekadar berkunjung. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Sebuah momentum menarik datang bersamaan dengan digelarnya sebuah acara yang materinya sangat bersinggungan dengan aktivitas olahraga yang rutin kami geluti. Semesta seakan merestui rasa penasaran kami. Pihak rumah sakit menggelar hajatan besar bertajuk The Spark of Healthy Life: 3 in 1 Mega Seminar & Talkshow 2026 . Begitu pendaftaran dibuka melalui akun Instagram resmi @rs.telogorejo, kami langsung mendaftarkan diri. Beruntung, nama kami lolos kurasi untuk hadir pada hari kedua, Jumat, 22 Mei 2026, yang bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Cattleya. Namun, tantangan langsung menghadang tepat di hari H. Hujan deras mendadak mengguyur Kota Semarang, memaksa kami untuk menerjang...
Piala Dunia 2026 tinggal hitungan jam saat kami menulis halaman ini. Benar-benar sebuah ketidaksengajaan yang berujung jadi konten. Gara-gara sedang berselancar di Instagram dan menemukan unggahan dari akun resmi TVRI Jawa Tengah yang membagikan daftar lokasi nonton bareng (nobar) resmi, kami langsung tergerak untuk membawanya ke blog. Lagi-lagi ini menjadi ide dadakan. Entah kenapa ingatan kami langsung terlempar pada bulan Februari kemarin, saat kami sedang bersepeda santai menuju Car Free Day (CFD) Simpang Lima. Waktu itu, kami sempat berpapasan dengan kampanye promosi berbau Piala Dunia 2026 . Aktor di balik layarnya ternyata masih sama: TVRI Jawa Tengah, sang pemegang hak siar resmi lewat program global mereka yang bertajuk "Bola Gembira" . Karena gelaran sepak bola terakbar ini hanya datang empat tahun sekali, kami pikir tidak ada salahnya ikut memeriahkan euforianya lewat coretan di blog. Apalagi aturan hak siar dan izin nobar sekarang semakin ketat. Membagikan tempat...
Pertengahan tahun di Kota Semarang rasanya belum lengkap kalau belum membahas kompleks PRPP Jawa Tengah di kawasan Anjasmoro. Ya, gelaran pesta rakyat terbesar di Jawa Tengah, Jateng Fair 2026, sudah resmi masuk dalam radar agenda kota bulan ini. Bagi kamu yang sudah mulai mencari tahu kapan event ini dimulai, catat tanggalnya: Jateng Fair 2026 akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Format durasi yang lebih padat ini tampaknya kembali dipertahankan oleh pihak penyelenggara, PT PRPP Jawa Tengah. Sama seperti tahun lalu, kebijakan tiket masuk gratis juga kembali diterapkan untuk menarik antusiasme masyarakat secara massal ke area pameran . Namun, perlu dicatat ya! Gratis di sini hanya berlaku untuk memasuki area kompleks pameran dan stan Jateng Fair saja. Bagi kamu yang mengincar keseruan panggung hiburan musiknya, tetap diwajibkan mengantongi tiket masuk berbayar. Dengan target yang dipatok hingga 300 ribu pengunjung, apakah Jateng Fair t...
Setelah euforia hari pertama soft opening berlalu, kami penasaran untuk menjajal nekat bersepeda menuju kawasan POJ City. Tujuannya apalagi kalau bukan melihat langsung mal yang digadang-gadang terbesar di Jawa Tengah, Mal 23 Semarang . Tantangannya tentu lebih seru kali ini karena kami datang dengan cara gowes. Siapa sangka pada Minggu pagi, 24 Mei 2026, kami benar-benar melakukannya. Meski ini bukan kali pertama kami bersepeda ke arah pesisir, tetap saja semangat dan antusiasmenya terasa berbeda karena ada magnet baru di sana. Jika biasanya rute Minggu pagi dihabiskan ke CFD Simpang Lima, kali ini kemudi sepeda kami arahkan menuju kawasan Marina. Jaraknya dari pusat kota sendiri berkisar sekitar 8,7 km. Di media sosial, pembicaraan tentang 23 Semarang Shopping Center memang luar biasa masif. Tidak heran begitu kami tiba di lokasi, suasananya persis seperti yang dibayangkan: ramai dan penuh antusiasme. Beberapa waktu belakangan, tren FOMO (Fear of Missing Out) di Kota Semarang memang...
Comments
Post a Comment