Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

[Review] Talkshow Digital Arts Management bareng komunitas WPAP Semarang


Event ini digelar tanggal 19 Maret 2017 di kantor Biznet Semarang. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga debut pertama kali komuntias WPAP Semarang menggelar acara talkshow. Tertarik?

Kami baru sadar, komunitas WPAP Semarang yang dibentuk tahun 2012 ini belum sama sekali kami posting di blog dotsemarang meski kami punya konten komunitas. Tapi kami bersyukur, karna event ini, kami akhirnya bisa update tentang salah satu aktivitas mereka.

Kenalan dengan para pembicara

Meski ruangan yang digunakan agak dipaksakan, kantor Biznet yang berada di jalan Pandanaran tetaplah memiliki kelebihan bila buat acara di sini. Koneksi WIFI-nya kencang sekali.

Ada 2 pembicara yang dihadirkan di sini. Ada Mas Godham Eko Saputro, ketua AIDIA Semarang. Beliau selain dosen Udinus juga seorang designpreneur yang sudah beberapa kali kami jumpai, termasuk saat beliau dikenalkan menjadi ketua AIDIA Semarang.


Godham Eko

Pembicara kedua adalah Gilang Bogy. Namanya sangat familiar di dunia industri kreatif, khususnya WPAP. Apalagi karyanya yang pernah mejeng di kaleng edisi khusus Piala Eropa 2016. Kami beruntung bisa mengenalnya langsung di sini, meski ini pertama kali dan masih asing ditelinga kami.


Gilang Bogy

Mulai dari Media Sosial sampai isu Plagiarisme

Dalam dunia kreatif, kita juga harus mengetahui tentang manajemen. Begitu pesan yang bisa kami rangkum saat hadir di sini dan live tweet kami di bawah ini.


Manajemen dalam dunia desain grafis bukan saja memberi kita aturan agar dapat menjadi lebih baik, tapi juga membuat si pemiliknya lebih berkualitas dalam berkarya.

Isu plagiarisme atau sering disebut plagiat juga menjadi masalah dalam dunia desain grafis. Sepertinya memang semua hal yang terkait karya akan menemui ini. Kami mengerti ini tidak baik, dan jika kamu merupakan salah satunya yang melakukan ini, tolong hargai karya mereka.

Tidak ketinggalan pula pembahasan sportivitas yang turut diangat ketika menemui dominan karya yang pembuatnya punya nama mentereng atau portofolio. Bagaimana dengan yang tidak.

Dan menutup acara dengan sesi foto bareng, adalah bagaimana membangun komunitas ini lebih besar lagi dan dikenal khalayak banyak, yang bisa membantu brandaing kota tempat mereka lahir.


Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape