Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Review Event Diskusi Eksplorasi Batik dan Desain di Impala Space Semarang


Ngobrolin tentang batik Semarang memang selalu menarik, termasuk di acara kali ini yang dibuat Impala Space, minggu malam (20/11/2016).

Ini bukan kelas Akademi Berbagi Semarang yang beberapa kali dotsemarang ikuti. Ini adalah salah satu program yang dibuat Impala Space yang cukup menarik untuk sebuah tempat yang dikenal dengan Coworking Space. Mereka sangat rutin membuat forum diskusi dengan tema-tema yang berbeda.

Membawa tema Eksplorasi Batik dan Desain, diskusi yang dimulai pukul 7 malam lebih ini tidak dihadiri peserta yang sebelumnya terdaftar berjumlah 20 orang lebih. Sangat disayangkan sebenarnya bila melihat tema soal batik Semarang yang jadi utama untuk dibicarakan.


Farisa (Impala)


Kiri kanan : Adam Muda (grafik designer), Ina Priyono (Fashion Designer) dan Eko Hariyanto (Pengembang Batik Semarang)

Acara dibuka dengan diskusi pertama yang sekaligus dimoderatori oleh mas Adam. Beberapa slide gambar motif batik ditampilkan di layar LCD yang menunjang cerita tentang perkembangan batik oleh mas Eko.

Semarang sebenarnya kaya batik, hanya saja yang diketahui hanya motif Lawang Sewu dan Tugu Muda. Sebelum motif-motif ini beredar, sebenarnya ada banyak. Namun seiring waktu, batik Semarang identik dengan ciri khas Semarangan.

Dari Ibu Ina yang kerap kali membawa batik ke luar negeri, beliau terkadang galau ketika tidak membawa batik dari Semarang. Tapi itu dulu, sekarang sudah banyak masyarakat yang mulai peduli dengan batik Semarangan.


Foto slideshow dari milik mas Adam Muda
...

Sebelum menutup diskusi, para pembicara berpesan kepada peserta yang hadir atau Anda yang sedang membaca postingan ini. Mari bantu mempromosikan batik Semarang dengan cara-cara seperti menggunakan batik dalam acara-acara, membuat komunitas, memviralkan lewat media yang sedang tren atau cara yang Anda sukai.

Kalau bukan kita, siapa lagi? Mari kembangkan dan promosikan yang ada sekarang. Oh ya, sudah tahu kan di Semarang ada beberapa kampung batik? Mungkin bisa mengunjungi sekalian.

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape