Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review Film 8 Hari Menaklukkan Cowo


Sebenarnya saya sudah menunggu film-film bertemakan Sekolah yang agak berbobot. Film 8 Hari Menaklukkan Cowo punya tema yang saya cari beberapa bulan ini. Apakah harapan tersebut terkabul kali ini?

Film berdurasi 79 menit ini resmi tayang diseluruh bioskop tanah air tanggal 22 September 2016. Dengan rating penonton di atas 17 tahun, film ini bertemakan persahabatan dan kisah asmara.

Cerita

Kisah masa sekolah selalu menyenangkan untuk dikenang. Sang sutradara Boy Rano, membawa penonton kepada cerita 4 sahabat yang terdiri 1 pria dan 3 wanita dalam 1 kelas. Tiba-tiba saja Sekolah mereka kedatangan anak baru, laki-laki ganteng yang jadi pujaan gadis-gadis pada akhirnya.


Adegan ini malah membuat saya ingat Film Winter In Tokyo

Film ini membuat penonton terlalu fokus pada pemain dan cerita utama yaitu menaklukkan cowo (anak baru). Bisa ketebak, persaingan berada diantara dua kubu. 1 gadis biasa dan tidak cantik dan 1 lagi sebaliknya. Saya berharap ada bagian lain yang dieksplore seperti kenakalan.

Keduanya bersaing dengan berbagai cara dilakukan. Pada akhirnya si gadis biasa yang menang dan persahabatan mereka hancur. 

Cerita belum selesai rupanya, masa lalu si anak baru yang sudah jadian ternyata memiliki sisi gelap yang membuat hubungan yang baru jadian akhirnya putus.

Entah mengapa sisi lain yang diangkut dalam cerita film ini tentang menyukai sesama menjadi kunci selama film ini berlangsung. Apakah sedemikian parahnya realitas yang terjadi di negeri ini hingga masuk ke lingkup Sekolah.

Pemain

Dihuni pemain muda dengan tampang yang semuanya memiliki paras ganteng dan cantik, film ini membuat penonton di jam pertama bersama saya yang dihuni anak Sekolah semua sangat antusias. Lumayan ada 14 orang untuk tayang perdana di jam pertama.

Nama-nama seperti Rangga Azof sebagai Gilang, Angelica Simperler sebagai Reta, Marcell Darwin sebagai Dirly, Regina Rengganis sebagai Lala dan Fita Anggriani sebagai Firza sudah cukup membuat para gadis yang menonton di sini sangat bersemangat.

Gambar

Tema sekolah yang identik dengan ceria dan penuh warna sudah lumayan dari sisi gambar menurut saya. Hanya ada beberapa adegan, sudut gambar yang diambil kurang menarik.


Ada kejutan menarik yang membuat saya dan penonton lain terpingkal-pingkal di sini.

...

Ternyata film ini tidak cocok dengan saya, mungkin karena faktor umur. Meski begitu, lewat film ini sebenarnya saya ingin melihat kenangan manis yang pernah terjadi kepada saya di masa Sekolah dulu.

Sepertinya generasi sekarang dan dulu sangat berbeda. Mungkin film ini menarik bagi remaja yang tengah menginjak dewasa, terutama pelajar. Namun buat generasi millenials, film ini kurang menarik mengingat ceritanya mudah ketebak.

Beberapa adegan, film ini bisa menghadirkan tawa namun tidak dapat menguras emosi seperti cerita-cerita film pada umumnya. Selamat menonton buat yang belum.

Rating : 5 (1-10)

*Update : Film ini turun hari minggu (25/9) dari bioskop Semarang. Ini artinya film tersebut hanya bertahan kurang dari seminggu atau 3 hari tayang.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

  1. hehe beberapa pemainnya sebenarnya udah ga muda lagi lho, sebut aja Angelica Simperler yg usianya sebenarnya udah 30 tahun, Marcell Darwin yang udah 26 tahun, sama Rangga Azof (28 tahun). Entah kenapa casting film di negeri kita masih mematok fisik sama tampang. Aktor umur 35 tahun kalau tampang masih abg pasti masih bisa jadi pemeran SMA :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul2, wah terima kasih infonya.
      Lupa ditulis yang begini hihi... (soal umur)

      Soal tampang, iya yah...baru ngeh jg. Padahal banyak aktor muda yang bisa lebih dieksplore :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?