Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Ada 6 Film Indonesia di Pekan Perdana Januari 2016


Kabar baik awal tahun 2016 bahwa film Indonesia masih tak beranjak dari singgasana raja di bioskop Semarang, alias tanpa film luar. Bahkan, ada 6 film Indonesia yang meramaikan. Sukses terus buat film Indonesia.

Film-film seperti 'Single, Shunsine Become You, Bulan Terbelah di Langit Amerika, Negeri Van Orange, dan Ngenest, sukses bertahan hingga minggu pertama bulan Januari.

Meski ini kabar baik, ada kabar buruknya juga yaitu semua film diatas mengalami penurunan jam pemutaran. Satu-satunya yang masih full (5 jam pemutaran) adalah film yang baru tayang Kamis ini, yaitu film Wanita Berdarah.

Menurut rencana padahal, pekan perdana ada 3 film Indonesia yang diluncurkan. Entahlah, mungkin karena selera pasar / penonton masih tinggi, membuat film-film Indonesia sukses bertahan.



Tantangan film Wanita Berdarah

Menjadi satu-satunya film baru yang tayang 7 Januari, film ini membawa genre drama yang dicampur thriller. Durasinya 80 menit lebih dan mengambil setting di luar negeri juga.

Dari segi cerita, film ini mencoba mengangkat persoalan tenaga kerja di luar negeri khususnya wanita. Apakah ini menarik? Entahlah. Melihat 5 film sebelumnya yang masih bermain punya deretan cerita yang juga tak kalah hebat.

Jadi penasaran, seberapa tahan film ini dapat bertengger di bioskop Semarang.

Artikel terkait :


Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?