Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review Film Tarot (Horor)


Dengan durasi hampir 2 jam, Film Tarot adalah bukti bagaimana film horor berkualitas disajikan dengan sederhana namun membuat seisi ruangan bioskop menjerit bersamaan. Film ini resmi tayang di bioskop tanggal 7 Mei 2015 di seluruh bioskop tanah air.


Hampir tidak percaya bahwa tiket film ini ludes seketika di jam penayangan pertama di bioskop Semarang yang diputar di teater 3. Dan terpaksa saya harus mengambil jatah jam kedua yaitu jam 14.25 wib.


Berhasil menarik pasar potensial


Ludesnya tiket film tarot cukup menarik bagi saya. Karena situasi seperti ini sangat jarang. Saya gak yakin kalau ini sedang nonton bareng. Semisal iya, saya sudah membuktikannya jam kedua. Dan itu juga penuh.


Bioskop Semarang memang tak kenal ampun untuk sebuah film yang tayang perdana. Namun tidak dengan film besutan Jose Purnomo ini yang kembali menjadi Sutradara. Nama besarnya untuk genre ini memang selalu ditunggu.


Jumlah penonton yang besar kali ini malah datang dari para pelajar atau segmen remaja. Dimana segmen ini mulai jarang terlihat ditiap kali pemutaran film perdana jam pertama. Applaus buat tim film kali ini.


Ikon Horor Indonesia


Mencuatnya duet Shandy Aulia dan Boy William tiap kali memerankan film bergenre horor, membuat keduanya kembali disandingkan oleh Hitmaker Studios selaku produksi.


Yah, mereka benar-benar menjadi ikon horor untuk film Indonesia. Kecantikan dan ketampanan kedua film ini selalu berhasil menarik perhatian penonton film. Ini juga sebagai alasan saya memilih film ini ketimbang film Youtubers yang sama-sama tayang .


Masih seputar rumah mewah


Sepertinya film yang dibintangi kedua pemain ini tak jauh-jauh dari film yang bersetting rumah tua dan mewah. Seperti rumah gurita sebelumnya. Dan kali ini pun sama.


Membayangkan dari luar rumah sebesar ini pasti membuat tertarik siapapun. Tapi saat harus tinggal sendirian, jadi merinding juga. Anggapan rumah angker seolah tak terbantahkan.


Tren kamera drone


Teknologi juga berperan penting untuk menghadirkan sudut pandang yang berbeda. Sepertinya, kamera yang diambil drone menjadi tren sendiri bagi sineas film Indonesia.



Inti cerita


Bagaimana rasanya hidup Anda diramal dan diberitahu kepada Anda bahwa ada banyak kejadian yang harus Anda hadapi? Apalagi, kejadian ini berhubungan dengan masa lalu Anda.


Dan tak perlu lama-lama, kejadian itu dimulai dengan alur mundur kebelakang. Bagaimana masa kecil Shandy Aulia yang berperan sebagai Julie ternyata memiliki saudari kembar. Konflik pun dihadapkan dengan waktu yang sudah berubah.


Untuk memberi efek dramatis, gambar film pun disetting dengan tampilan warm. Perjuangan keduanya menjadi ketakutan penonton muda yang saya lihat selalu menutup mata. Meski sesekali mereka tertawa tanpa adanya adegan lucu.


Cerita kejutan pun menjadi film ini sangat layak diapresiasi. Saya kira akan selesai dengan bahagia setelah semua berakhir. Ternyata ini belum. Penonton kembali dibawa waswas dan histeris sendiri. Suasana yang begitu jarang saya lihat untuk genre ini bila full tempat duduk.


...


Dengan kategori umur 13 tahun keatas, film ini sangat aman untuk ditonton oleh remaja. Skeptis terhadap film horor yang seksi itu sangat sulit ditemukan untuk menggambarkan secara keseluruhan film ini.


Malah yang ada sisi cantiknya Shandy Aulia yang benar-benar terekspos tanpa mengurangi kadar film ini. Dengan tema besarnya tentang kartu Tarot, membuat film ini benar-benar wajib Anda tonton akhir pekan ini di bioskop kesayangan Anda.


Bakalan banyak kejutan untuk cerita film ini. Dan saya tak ragu mengatakan bahwa seperti inilah film horor yang berkualitas menurut saya. Selamat!


by @asmarie_


...

Informasi Pemasangan Iklan


Hubungi @dotpromosi
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?