Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

GIIAS Semarang Resmi Dibuka, Apa Alasannya Memilih Jawa Tengah?

Dari hari Rabu (23/11) hingga Minggu (27/11), pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series 2022 meramaikan Kota Semarang. Mumpung penyelenggara mau ngadain di Ibu Kota Jawa Tengah, jangan sampai terlewat.

Kami pikir sudah terlambat mengikuti acara pembukaannya, terlebih lagi info yang dibagiin saat konferensi pers, GIIAS Semarang akan dihadiri Gubernur Jawa Tengah.

Sangat bersemangat tentunya, meski pada akhirnya kami tidak telat, ternyata Pak Gub berhalangan hadir dan digantikan Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno. 

Potensi industri Jawa Tengah

Saat kami tiba, acara pembukaan sudah seperti acara resmi pada umumnya. Mendengarkan lagu Indonesia Raya, sambutan dan lalu memencet tombol sebagai simbol bahwa pameran resmi dibuka.

Selain kehadiran Sekretaris Daerah Jawa Tengah, acara juga dihadiri oleh Plt. Kepala Bapenda Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jateng, Padmasari Mestikajati, Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi dan Ketua Penyelenggara Pameran, Rizwan Alamsjah.

Dalam rilis yang kami terima, sama seperti informasi sebelumnya saat konferensi pers, Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi  mengungkapkan alasan pemilihan Jawa Tengah sebagai daerah tempat penyelenggaraan GIIAS, menurutnya industri otomotif Jawa Tengah memiliki potensi berkembang yang tinggi. 

Kehadiran GIIAS Semarang bukan tanpa alasan, pencatatan distribusi kendaraan bermotor Jawa Tengah pada tahun 2021 mencapai 8% dari distribusi secara nasional, dan saat ini Jawa Tengah berada di posisi 4 dalam pencapaian pertumbuhan penjualan domestik Indonesia periode 2018-2021, catatan tersebut menjadikan Semarang menjadi kota yang sangat potensial untuk pertumbuhan industri otomotif. Kami meyakini dengan penyelenggaraan GIIAS Semarang, akan mampu memberikan dorongan untuk pencatatan capaian industri otomotif di provinsi Jawa Tengah”.

Beliau juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Jawa Tengah, atas berhasil terselenggaranya GIIAS Semarang.

Sedangkan dari Provinsi Jawa Tengah, Pak Sekretaris mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya pameran.

Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi terselenggaranya event ini. Pasca Covid-19 yang mereda, event-event pameran seperti ini tentunya semakin kondusif untuk kita selenggarakan bersama. Kami mendukung pameran otomotif seperti ini. Selain menjadi wahana edukasi, sosialisasi dan tentunya marketing yang efektif, event GIIAS ini juga dapat menjadi faktor penggerak ekonomi nasional dan daerah,” Sumarno.

Persiapkan perangkat dan powerbank

Acara pun berakhir setelah tombol dipencet sebagai tanda acara resmi dibuka. Lalu, semua tamu undangan diarahkan menuju booth peserta. 

Kami tak menyangka hari pertama GIIAS Semarang begitu melelahkan. Maklum, kami datang sebagai media yang meliput acara. Lelah di sini maksudnya karena terlalu banyak hal menarik untuk diabadikan dalam bentuk konten.

Ada 9 merek besar yang datang dengan teknologi dan produk teranyarnya, seperti :

  1. Daihatsu
  2. DFSK
  3. Honda
  4. Hyundai
  5. Mazda
  6. Mitsubishi
  7. Suzuki
  8. Toyota dan 
  9. Wuling. 

Belum lagi enam merek sepeda motor juga akan memamerkan produk terkininya dari 6 merek, Benelli, Keeway, Exotic Bike, Pacific E-series, Polytron, dan United E-Motor. 

Kami pikir, pengunjung bakal lebih lama bertahan di pameran. Maka untuk itulah, jangan lupa charger perangkat gadget seperti hape. Kalau perlu bawa powerbank. 

Perhatian kami saat hari pertama tertuju pada kendaraan listrik dan model-model baru dari merek ternama yang masih dirilis terbatas, namun sudah bisa kita unboxing selama pameran. Cakep nggak tuh.

Sisi luar

Bila merasa lapar dan haus, pengunjung sebenarnya bisa menikmati santap kopi di ruangan dalam. Tapi soal makan berat, harus ke bagian luar. Khususnya bagian bawah bangunan yang oleh penyelenggara disediakan stan kuliner. Lihat di sini foto-fotonya atau link di bawah juga ada.

Ini yang menarik dari GIIAS Semarang, yaitu pengunjung dapat mencoba langsung mobil impiannya pada area test drive dan test ride dijalur yang mencapai panjang 2 kilometer, antara Marina Convention Center sampai Jalan Marina Raya.

...

Dalam galeri foto di smartphone kami, sudah banyak konten yang siap dibagikan. Tentu, tidak bisa langsung semua dipublish. Namun, beberapa saluran media sosial dotsemarang sudah kami bagikan sebagian. Seperti Twitter, YouTube, TikTok, dan lainnya.

Apakah kamu mulai bersemangat? Sabar-sabar. Ditunggu update berikutnya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?