Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Cara Verve Bistro Mengenalkan Brand Grab & Go Lewat Tur Jelajah Semarang Tempo Dulu
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Membawa 20 bloger aktif, termasuk beberapa media, Verve Bistro yang menjadi salah satu tempat asyik buat nongkrong di Semarang yang berada satu bangunan dengan DP Mal ini, kali ini mencoba mengenalkan Grab & Go dengan cara walking tour. Dimana saja tempat yang dikunjungi dan apakah kamu sudah tahu tentang Grab & Go?
Sabtu sore (24/3), kami mengikuti kegiatan dari Verve yang beberapa kali acaranya pernah kami ikuti. Jadi kami tak begitu canggung saat diberi kesempatan bisa mengikuti kembali kegiatan yang kali ini berkolaborasi dengan Bersuka Ria Tour (@bersukariatour > Instagram).
Kamu yang baru mengetahui tentang Verve Bistro & Coffee Bar ini, dan penasaran bisa melihat beberapa postingan kami sebelumnya di akhir tulisan ini. Tempatnya kekinian dan karena berada dalam satu gedung dengan hotel- Rooms Inc, maka bila sedang berencana menginap, tempat ini bisa jadi alternatif tentunya.
Unlock The City & Heritage Explore
Kalimat di atas adalah tema yang diusung dari kegiatan ini. Verve lewat acara ini kami lihat benar-benar serius mempromosikan brandnya yang dapat dilihat dari bagaimana kehadiran bloger dari Jakarta turut berpartisipasi.
Setelah dirasa semua peserta sudah berkumpul semua, sebelum berangkat, peserta diberikan bekal yang sudah disediakan. Goodie bag yang terbuat dari karton dengan tali anyaman berwaran cokelat dan bertulis GRAB&GO berisi menu yang dapat disantap selama perjalanan.
Kami sendiri mendapatkan satu botol minuman teh Thailand dan beef wrapped. Melihat bagaimana kemasan Grab & Go yang sesuai namanya lebih berfokus menyediakan menu varian praktis dan healthy, kami sangat menyukainya. Jarang-jarang dapat bekal seperti ini untuk sebuah kegiatan. Apakah ini bisa dipesan untuk acara-acara lainnya?
Dipandu dari @Bersukariawalk (nama Instagram mereka)
Peserta mulai bergerak yang dipandu dua orang pria dari Bersuka Ria. Titik mulai tentunya berasal dari Verve Bistro atau DP Mall, kemudian perlahan-lahan dengan berjalan kaki bergerak dengan tujuan jalan Pemuda arah SMA 3, jembatan penyeberangan, Gris - lalu ke arah selatan masuk ke kampung Sekayu dan masjid tertua di Semarang.
Masuk ke perkampungan Sekayu, bagi kami ini rasanya pertama kali. Menyedihkan bukan. Kami yang biasa berbagi info seputar Semarang, masih banyak tempat-tempat yang belum terjamah oleh kami, dotsemarang. Tentu pengalaman ini luar biasa sekali.
Video slideshow
Dalam perjalanan yang melewati rumah-rumah warga, kami melihat bagaimana sebuah perkampungan berada di tengah kota dan ini ada di Semarang. Salah satu rumah yang kami temui ternyata adalah rumah yang pernah ditinggali penulis terkemuka NH Dini pada masa anak-anak.
Setelah menelusuri perkampungan dengan rumah-rumah yang masih banyak asli desain Semarang, perjalanan kami menuju Tempat kuliner Batan Selatan. Di sini peserta dijelaskan tentang rumah susun yang ada di Semarang yang biasanya kami tahu ada di Jakarta. Bahkan muasal nyanyian Semarang Kaline Banjir ada disekitar kawasan ini.
Sebelum mengakhiri perjalanan yang cukup panjang, ternyata sudah malam. Tempat terakhir yakni, Lawang Sewu, kami menaiki bus shuttle yang tersedia di kawasan kuliner. Lumayan sambil menikmati makanan dari Grab & Go yang rasanya perut sudah terasa lapar.
Menu praktis yang kami makan rupanya tidak sama dengan peserta lainnya. Grab & Go tersedia dari menu supremen sandwich, chicken wrapped, variasi donut, muffin dan menu kami, yaitu beef wrapped.
Akhirnya kendaraan yang membawa kami tiba juga di depan Lawang Sewu yang malam itu sungguh ramai. Makanan kami sudah habis dan destinasi terakhir ini sedikit tidak fokus saat mendengarkan pemaparan dari Bersukaria Tour.
Cara mendekatkan brand dengan generasi milenial
Acara jalan-jalan menelusuri Semarang Tempo dulu selesai sudah. Meninggalkan rasa lelah, kami kembali ke Verve Bistro. Ya, peserta masih berkumpul dengan ditemani pemandangan dari gedung Lawang Sewu.
Dalam keterangan rilis yang kami terima sebelum pergi sebelumnya, Lintang Kinansih selaku Creative Direcor Verve Bistro & Coffee Bar mengatakan bahwa acara ini selain untuk mendekatkan brand Grab & Go kepada generasi milenial kota Semarang, kegiatan kolaborasi ini juga bertujuan mengenalkan sudut tersembunyi yang ada di Semarang dan banyak anak muda yang masih belum mengetahuinya. *Menunjuk diri.
Dan juga, acara ini sebagai wujud rasa bangga dari Verve bersama Grab & Go yang telah menjadi bagian dari kota Semarang selama kurang lebih 6 bulan beroperasinya restoran yang berada di lobby floor dari hotel Rooms Inc.
Foto dari instagram @grabandgo_smg
Grab & Go selama kegiatan, selain varian milik kami yaitu Thai Tea, untuk minuman juga menyediakan Belgian Chocolate, Mathca Latte, Avocade Coffee, Caffe Latte, dan Red Valvet.
Untuk produk lainnya yang seluruhnya memang dikemas dengan konsep take away, sebenarnya kamu bisa intip di Instagram mereka yang bernama Grab&Go.
Buat pecinta gelato, Grab & Go menyediakan 7 varian yang dapat dinikmati seperti rhum, raisin, chocolate, strawberry, hazelnut, matcha, tiramisu and cookies and cream.
Tidak terbatas pada produk yang disebut di atas, Grab & Go yang masih terus mengembangkan produknya ini juga menyediakan pastry, salad, dan dessert.
...
Kami beruntung bisa mencicipi salah satu produk dari Grab & Go lewat acara ini. Mengkombinasikan konsep perkenalan brand dan produk dengan kegiatan tur, ini sangat jarang kami temui untuk di Semarang. Mungkin bisa dicontoh.
Generasi milenial yang terus diperhatikan brand
Bagaimana pendapatmu? Tertarik acaranya atau makanannya? Temukan mereka di Instagram (@vervebistro_smg) atau kamu yang tinggal di Semarang, datang aja langsung ke Verve Bistro yang berada di DP Mal Semarang.
Selamat Hari Media Sosial, warga Semarang! Tidak terasa, setiap tanggal 10 Juni kita kembali diingatkan bagaimana platform digital telah mengubah cara kita menjalani hidup sehari-hari. Bagi kita yang menetap dan tumbuh di Kota Semarang, media sosial bukan lagi sekadar ruang pamer foto estetik, melainkan penggerak utama dari langkah kaki kita di sudut-sudut Kota Atlas. Mengingat momen ini, kami mendadak teringat dengan tulisan kami tepat setahun yang lalu ( Hari Media Sosial 2025: Mal Semarang Jago Main IG ). Saat itu, kami memberikan apresiasi tinggi kepada tim kreatif dan admin mal di Semarang yang makin jempolan mengelola Instagram. Mereka sukses mengubah akun mal menjadi pusat agenda kota yang interaktif, estetik, dan sangat fast response . Kami bahkan menyarankan pentingnya dorongan konten dan strategi digital untuk meramaikan tempat yang sepi. Setahun berselang, di bulan Juni 2026, lanskapnya ternyata sudah melompat jauh lebih ekstrem. Bukan lagi sekadar jago membuat konten agenda...
Piala Dunia 2026 tinggal hitungan jam saat kami menulis halaman ini. Benar-benar sebuah ketidaksengajaan yang berujung jadi konten. Gara-gara sedang berselancar di Instagram dan menemukan unggahan dari akun resmi TVRI Jawa Tengah yang membagikan daftar lokasi nonton bareng (nobar) resmi, kami langsung tergerak untuk membawanya ke blog. Lagi-lagi ini menjadi ide dadakan. Entah kenapa ingatan kami langsung terlempar pada bulan Februari kemarin, saat kami sedang bersepeda santai menuju Car Free Day (CFD) Simpang Lima. Waktu itu, kami sempat berpapasan dengan kampanye promosi berbau Piala Dunia 2026 . Aktor di balik layarnya ternyata masih sama: TVRI Jawa Tengah, sang pemegang hak siar resmi lewat program global mereka yang bertajuk "Bola Gembira" . Karena gelaran sepak bola terakbar ini hanya datang empat tahun sekali, kami pikir tidak ada salahnya ikut memeriahkan euforianya lewat coretan di blog. Apalagi aturan hak siar dan izin nobar sekarang semakin ketat. Membagikan tempat...
Setiap kali melintas dan memotret megahnya bangunan SMC RS Telogorejo Semarang dari luar, terselip tanya dalam hati: kapan ya ada kesempatan untuk menengok bagian dalamnya? Maklum, jika tidak ada kepentingan medis yang mendesak, tentu rasanya canggung untuk sekadar berkunjung. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Sebuah momentum menarik datang bersamaan dengan digelarnya sebuah acara yang materinya sangat bersinggungan dengan aktivitas olahraga yang rutin kami geluti. Semesta seakan merestui rasa penasaran kami. Pihak rumah sakit menggelar hajatan besar bertajuk The Spark of Healthy Life: 3 in 1 Mega Seminar & Talkshow 2026 . Begitu pendaftaran dibuka melalui akun Instagram resmi @rs.telogorejo, kami langsung mendaftarkan diri. Beruntung, nama kami lolos kurasi untuk hadir pada hari kedua, Jumat, 22 Mei 2026, yang bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Cattleya. Namun, tantangan langsung menghadang tepat di hari H. Hujan deras mendadak mengguyur Kota Semarang, memaksa kami untuk menerjang...
Pertengahan tahun di Kota Semarang rasanya belum lengkap kalau belum membahas kompleks PRPP Jawa Tengah di kawasan Anjasmoro. Ya, gelaran pesta rakyat terbesar di Jawa Tengah, Jateng Fair 2026, sudah resmi masuk dalam radar agenda kota bulan ini. Bagi kamu yang sudah mulai mencari tahu kapan event ini dimulai, catat tanggalnya: Jateng Fair 2026 akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Format durasi yang lebih padat ini tampaknya kembali dipertahankan oleh pihak penyelenggara, PT PRPP Jawa Tengah. Sama seperti tahun lalu, kebijakan tiket masuk gratis juga kembali diterapkan untuk menarik antusiasme masyarakat secara massal ke area pameran . Namun, perlu dicatat ya! Gratis di sini hanya berlaku untuk memasuki area kompleks pameran dan stan Jateng Fair saja. Bagi kamu yang mengincar keseruan panggung hiburan musiknya, tetap diwajibkan mengantongi tiket masuk berbayar. Dengan target yang dipatok hingga 300 ribu pengunjung, apakah Jateng Fair t...
Setelah euforia hari pertama soft opening berlalu, kami penasaran untuk menjajal nekat bersepeda menuju kawasan POJ City. Tujuannya apalagi kalau bukan melihat langsung mal yang digadang-gadang terbesar di Jawa Tengah, Mal 23 Semarang . Tantangannya tentu lebih seru kali ini karena kami datang dengan cara gowes. Siapa sangka pada Minggu pagi, 24 Mei 2026, kami benar-benar melakukannya. Meski ini bukan kali pertama kami bersepeda ke arah pesisir, tetap saja semangat dan antusiasmenya terasa berbeda karena ada magnet baru di sana. Jika biasanya rute Minggu pagi dihabiskan ke CFD Simpang Lima, kali ini kemudi sepeda kami arahkan menuju kawasan Marina. Jaraknya dari pusat kota sendiri berkisar sekitar 8,7 km. Di media sosial, pembicaraan tentang 23 Semarang Shopping Center memang luar biasa masif. Tidak heran begitu kami tiba di lokasi, suasananya persis seperti yang dibayangkan: ramai dan penuh antusiasme. Beberapa waktu belakangan, tren FOMO (Fear of Missing Out) di Kota Semarang memang...
Comments
Post a Comment