Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Seperti Apa Transaksi Digital yang Digunakan di Pasar Semarangan?


Ada hal menarik dari soft launching kemarin dari Pasar Semarangan (17/3) yang berlokasi di hutan Wisata Tinjomoyo, yakni semua transaksi dilakukan secara digital. Pengunjung tinggal tap cash atau lewat aplikasi Yap BNI dengan cara QR Code scanner.

Menjadikan Semarang sebagai kota pintar atau Smart City terus dilakukan oleh pemerintah dengan beragam cara. Yang terbaru yang kami temui adalah penggunaan transaksi digital di Pasar Semarangan.

Maka jangan berharap, pengunjung yang datang ke Pasar Semarangan yang rencananya dilaunching secara resmi besok - 8 April, dapat mengeluarkan uang tunai untuk berbelanja. Kecuali parkir atau tiket masuk.

Pasar digital pertama di Indonesia

Saat menulis ini, kami mendapatkan referensi dari situs jatengpos.co.id (20/3) tentang Pasar Semarangan akan menjadi percontohan pasar digital yang ada di Indonesia. 

Ya, Semarang sepertinya menjadi yang pertama sebagai pasar digital di Indonesia. Selain penyebaran promo dilakukan lewat digital, transaksinya pun dilakukan tanpa uang tunai.


Cara pembayaran 

Selama di Pasar Semarangan kemarin, Yap dari BNI paling banyak kami lihat promosinya. Maka tak heran melihat antrian pengunjung yang panjang karena ingin mendaftar, termasuk membeli kartu tap cash. 

Ada 2 tipe pembayaran seperti yang kami sebut di atas, kartu BNI (tap cash) dan aplikasi YAP (Your All Payment). Untuk tap cash, kami dengar kartu Semarang hebat yang dikeluarkan pemerintah dan bank BNI ini yang digunakan. 

Kartu ini tersedia di stan BNI selama di lokasi dengan harga 20 ribu rupiah. Karena hanya berupa kartu, pengunjung harus mengisi saldo kartu yang bisa didapatkan mulai dari nominal 10 ribu hingga 1 juta rupiah.

Kartu ini dapat digunakan untuk bertransaksi seperti membeli makanan dan sebagainya. Dan juga dapat digunakan untuk naik bis trans Semarang.

Sedangkan aplikasi YAP, setelah kami mencoba menginstalnya ternyata tidak mudah bila tidak memiliki rekening di BNI, cara menggunakannya tinggal scan  QR code seperti gambar berikut ini.


Sebenarnya bisa diakali lewat nomor telepon yang terdaftar di aplikasi UnikQu yang juga dimiliki BNI. Konsepnya sama seperti lainnya, rekening ponsel. 

Tapi sepertinya cukup ribet untuk mendaftar 2 sekaligus. Namun buat kamu yang sudah terdaftar di UnikQu ini lebih nyaman. Tinggal masukkan nomor ponselmu yang ada di Unikqu ke aplikasi YAP bila ingin menggunakan aplikasi YAP tanpa terdaftar sebagai nasabah BNI. 

..

Berikutnya, cara transaksi digital ini akan dilakukan di Pasar Digital lainnya yang ada di Semarang seperti pasar heritage di Oudestat Kota Lama, dan pasar urban market di Pasar Bulu (2 pasar ini hingga tulisan ini kami buat,belum ada informasinya).

Kami pikir ini sangat menarik. Bukan saja buat pemerintah yang terus mengkampanyekan Semarang Smart City, khususnya perkembangannya, dan juga menambah destinasi wisata.

Tapi juga pihak BNI yang cerdas memanfaatkan pasar Semarangan untuk menggaet calon pelanggan baru dan mensukseskan program dari teknologi keuangan digital.

Bagaimana menurutmu? Andai konsep transaksi digital ini diterapkan ke pasar tradisional, kira-kira menarik atau tidak? Banyak tantangan tentunya, tapi harus dilakukan dari sekarang tentunya.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape