Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Semarang Speedway Go Kart Indoor
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Menyebut nama Marina, tentu paling kami ingat adalah pantainya. Kawasan ini kini benar-benar lebih menarik lagi dengan hadirnya arena Go Kart yang pertama kali hadir di Semarang. Seperti apa suasananya?
Februari 2017, kami berkesempatan hadir melihat secara langsung lokasi dan suasananya. Kebenaran waktu kami hadir sedang berlangsung kejuaraan National Cup 2017. Nanti kami review dipost berikutnya tentang kejuaraan yang diikuti bule-bule ini.
Berlokasi di jalan Marina Raya Boulevard kav.88, Semarang Speedway memiliki lokasi yang lumayan luas untuk spot dan halaman parkir, baik roda dua maupun roda empat.
Saat masuk bangunan utama, ruangan sudah dipenuhi pernak-pernik dan 2 buah komputer serta ruangan utama yang sepertinya sebagai ruang kantor. Tapi kami tidak ke sana, kami langsung menuju ke lantai atas.
Di atas, ruangan disetting dengan konsep outdoor kafe maupun ruangan indoor. Ternyata mereka berkolaborasi dengan salah satu brand teh terkenal yang selalu menyediakan konsep tea house. Bisa ketebak harga yang bisa dirogoh dari kocek atau dompet.
Apakah cuma hanya minuman spesial ala teh dan teman-temannya? Tidak. Minuman yang lain juga ada, termasuk menu yang berat-berat. Pada saat kami melihat balapan Go Kart dari atas, bule-bule malah asyik ngobrol sambil minum bir.
Arena indoor
Semarang Speedway ini pertama kali buka sejak Oktober 2016. Lumayan lama juga kami baru datang ke sini. Untuk mencobanya, kamu harus mengeluarkan biaya yang termasuk lumayan buat kami. Sekitar 150 ribu rupiah, mendapatkan lisensi dan main selama 5 menit. Jika penasaran dengan harga, langsung saja hubungi nomor di bawah nanti setelah kamu selesai membaca. Atau datang langsung saja.
Untuk arenanya, dipastikan kamu akan terhindar dari hujan dan panas. Ya, karena arenanya berada di dalam ruangan. Seperti ruangan futsal bila kamu penyuka olahraga.
Untuk jam bukanya, Semarang Speedway tidaklah selalu sama antara hari biasa dan akhir pekan. Untuk hari Selasa hingga kamis, jam bukanya dari jam 3 sore sampai jam 10 malam. Sedangkan hari Sabtu, buka jam 12 siang sampai 12 malam. Terkahir hari minggu yang buka dari jam 8 pagi sampai 8 malam.
Bagaimana, tertarik melepas adrenalin sambil nongkrong di sini?
Info Semarang Speedway Go Kart
Tempatnya sudah tutup. Gambar yang kami taruh ini baru kami tambahkan pada tanggal 17 April 2024. Kebenaran sedang menulis Go Kart yang ada di The Park Mall Semarang.
Entah sejak kapan merek minuman yang sangat kuat branding -nya dengan air kelapa ini punya varian rasa kopi. Kami sendiri sedikit kaget, namun yang lebih menarik lagi, kami justru merasakannya langsung di lokasi yang tidak biasa, yaitu di pelataran Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Penasaran? Ikuti cerita kami. Sabtu sore (28/2), usai mengikuti agenda di sana, kami menyempatkan diri menunggu waktu berbuka di pelataran depan bangunan utama masjid. Suasana sore yang cerah membuat area ini sangat ramai oleh warga yang ngabuburit. Jika cuaca sedang bersahabat dan tidak hujan, menunggu azan Maghrib di sini memang sangat kami rekomendasikan. Apalagi, pihak MAJT juga biasanya menyediakan menu berbuka puasa secara cuma-cuma bagi jamaah. Kejutan dari Hydro Coco Jika pada Ramadan tahun lalu kami sempat melihat aktivitas merek air mineral yang cukup masif mencuri panggung perhatian di sini, kali ini giliran Hydro Coco. Meski skalanya tidak sebesar itu dan lebih fokus pada aktivasi booth pe...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Setelah puas mengintip lantai 2 Cardea Semarang , rombongan segera beranjak naik ke lantai 3. Secara sekilas, tata ruangnya tak jauh berbeda dengan lantai sebelumnya. Mulai dari fasilitas toilet yang bersih hingga deretan loker penyimpanan sebelum masuk ke area utama masih bisa kami temukan di sini. Namun, ada satu perbedaan mencolok yang langsung tertangkap mata. Lantai 3 ini terasa lebih privat dan spesifik. Jika di lantai bawah area utamanya dipenuhi berbagai alat pendukung medis, di lantai 3 ini atmosfernya lebih tenang—sebuah zona yang nampaknya akan menjadi incaran banyak orang: Physio Room . Detail yang Fungsional Saat melangkah masuk, perhatian kami tertuju pada deretan ruangan menyerupai kamar dengan papan nama yang estetik di tiap pintunya. Salah satu yang paling menarik adalah Physio Room 1 . Pintunya menggunakan material kayu dengan warna hangat, lengkap dengan indikator ketersediaan ( Vacant/Occupied ) yang rapi. Detail kecil ini menunjukkan betapa privasi dan kenyamanan p...
Apa yang terlintas di benak Anda melihat tumpukan tempat sampah yang menggunung selesai waktu berbuka? Isinya didominasi kotak-kotak makan plastik yang dibuang begitu saja. Membayangkan jumlahnya yang mencapai ratusan setiap hari, apalagi selama 30 hari penuh di bulan Ramadan, tentu volumenya sangat luar biasa. Bukankah lebih bijak jika wadah tersebut dibawa pulang ketimbang sekadar menumpuk di tempat pembuangan? Tumpukan kotak makan ini mendadak memberi kami inspirasi untuk bahan tulisan di blog dotsemarang . Kebetulan, tahun ini sebagian besar waktu berbuka puasa kami habiskan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Namun tenang, kami hadir bukan semata karena menu buka puasanya, melainkan karena program " Kurma " (Kajian Unik Ramadan di MAJT) yang sudah kami ulas sebelumnya. Sebuah program talkshow yang kaya akan pengetahuan. Mengenal Wadah Thinwall: Bukan Sekadar Plastik Biasa Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah: Jangan dibuang, kalau bisa dibawa pulang. Kami sendir...
Kami tak pernah membayangkan sebelumnya jika bergantinya perangkat harian yang biasa kami gunakan akan berdampak begitu besar pada kebutuhan krusial. Terutama yang berhubungan dengan aplikasi dompet digital. Ternyata, efeknya sedahsyat itu hanya karena kami beralih ke hape dengan Operating System (OS) yang kurang update . Semenjak smartphone kebanggaan kami, ASUS Zenfone 5, resmi dipensiunkan awal tahun ini, keinginan untuk memiliki perangkat pengganti memang sangat tinggi. Maklum, sebagian besar aktivitas pekerjaan kami bertumpu pada handphone . Kami sangat butuh "senjata" baru agar produktivitas tidak terganggu. Namun, saking semangatnya, kami sempat abai pada satu detail teknis yang sangat penting. Kami seolah terbutakan keadaan. Saat ada rekan bola yang menawarkan bantuan dengan meminjamkan hapenya untuk dipakai, kami langsung mengiyakan tanpa pikir panjang. Solidaritas di Tengah Keterbatasan Awalnya, komunikasi ini terjalin sesama rekan bola. Mengingat kondisi keuangan ...
Masuknya bayar gak nih min? Bisa dibuat alternative tongkrongan nih.
ReplyDeleteSepertinya nggak bayar kalau nongkrong.
DeleteCoba aja. Kalau salah, ntar kasih tahu kami di sini
*hihi