Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review Film Abdullah v Takeshi


Film Abdullah v Takeshi resmi meluncur ke bioskop Semarang pertama kali tanggal 24 Maret 2016. Awal saya suka film ini dan memutuskan menonton karena video trailernya yang menarik.

Berdurasi 87 menit, harapan untuk mendapatkan tawa lebih banyak sudah disematkan saat melihat nama pemainnya adalah Ahmad Kemal Palevi. Maklum, anak Stand UP. Sudah jaminan tentunya. Apalagi dalam film ini, Kemal menjadi sutradara, penulis plus pemain.

Harapan yang terlalu tinggi

Saya yakin ceritanya sangat menarik dan berbeda, meski pada akhirnya diplesetin sama film yang ngetop di televisi. Beberapa pemain utama pun semua good looking. Ada Dion dan Nasya Marcella. Jadi jaminan buat mendongkrak film yang Produksi MVP Pictures ini.

Namun harapan yang terlalu tinggi tersebut tidak sesuai ternyata. Banyak adegan yang terlalu dipaksa sehingga suara tawa penonton di dalam bioskop tak begitu nyaring terdengar. Ini sangat disayangkan sekali memang.

Cerita

Kalau membaca ceritanya secara keseluruhan, film ini ingin memberitahukan tentang perasaan dua anak yang tertukar dari lahir hingga menjadi dewasa. Saat dewasa, keduanya baru menyadari dan mencoba bertukar kembali kepada keluarnya masing-masing. Sayang, itu tidak bisa juga.

Selain mengangkat kisah dua pemain utama, Abdullah dan Takeshi, film dengan kategori film diatas 17 tahun ini juga mengangkat kisah asmara. Polemik muncul saat keduanya jatuh cinta pada orang yang sama. Dan kekonyolan-kekonyolan untuk membangkitkan suasana pun dikeluarkan.




Pada akhirnya, penonton tidak menemukan sesuatu yang dipikirkan. Kehidupan bahagia, mencintai orang yang disayang dan kembali menjadi anak asli kedua orang tuanya.

Jualan Jepang

Meski menurut kofindo film ini gagal dalam mengangkat antusias, sisi lainnya yang dapat dieksplor adalah suasana negeri Jepang. Tren film Indonesia sepertinya belum berubah. Jualan negeri tetap menjadi daya pikat.

Jadi ingat film Wa'alaikummussalam Paris yang sudah ditonton. Sebenarnya film ini menurut Kofindo lebih baik dari sisi antusias dan jualan pemandangan, tapi nasibnya naas. Bertahan belum sepekan. Padahal tidak ada tanda-tanda pengurangan jam pemutaran.

...

Meski film diperuntukkan buat 17 tahun keatas, film ini tetap menjadi daya pikat buat penonton terutama kaum remaja. Hadirnya Kemal, genre komedi dan suasana Jepang, rasanya alasan film ini dapat bertahan hingga tulisan ini dibuat (31/3), karena faktor tersebut.

Ya, film Abdullah v Takeshi menjadi satu-satunya film lawas yang menemani dua film baru yang tayang kamis ini,  Raksasa dari Joga dan Oops! Ada Vampir.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?