Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Hampir Sebulan, Film Indonesia Berpuasa


Tanggal 15 Juli 2015 dipastikan seluruh bioskop Indonesia akan banyak menayangkan film-film Indonesia. Momen mendekati hari raya adalah salah satu alasan film Indonesia kembali hadir setelah hampir satu bulan berpuasa.

Seperti mengambil istilah wanita yang sedang bosan menunggu, sebel juga *uh! Begitulah melihat perjalanan film Indonesia sebelum tanggal 15 juli yang memutuskan tidak ambil bagian kala film Hollywood merajai seluruh bioskop tanah air.

Minat penonton benar-benar teralihkan dengan kehadiran beragam film Hollywood yang memang sudah dinanti kehadirannya. Yah, anggapan mana ada yang mau mati konyol sangat benar disematkan saat itu.

Mau tidak mau, kita harus memaklumi bahwa timing yang tepat tetap menjadi pioritas dan mempersilahkan film luar beraksi terlebih dahulu. Film Indonesia tidak lagi melihat tujuan seperti apa yang disuguhkan atau diterima, tetapi lebih tidak berharap film-film mereka turun hanya dalam kurun waktu 3 hari.

Ada untungnya buat saya sih sebenarnya bila tidak menonton film Indonesia kala itu. Selain menghemat waktu, juga menghemat pengeluaran untuk menyaksikan film Indonesia yang saat ini harganya sekitar 30 ribu hari biasa dan weekend bisa mencapai 50 ribu rupiah.

Mungkin bisa saya katakan bahwa sebelum tanggal 15 Juli adalah waktu yang paling buruk buat dunia perfilman Indonesia tahun 2015 ini.

Artikel terkait :


...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?