Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review Film : Ayat-ayat Adinda


Film yang cocok untuk menyambut bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi. Film ini resmi diputar diseluruh bioskop tanah air sejak tanggal 12 Juni 2015. Berikut reviewnya.


Bernuansa islami dengan kategori penonton semua umur, film ini menawarkan cerita yang masih jarang ditemui. Ya, seorang pelajar Sekolah Dasar berjuang mengikuti lomba MTQ (mengaji) harus berhadapan dengan dilema keluarga sendiri.


Cerita


Mendengar senandung qasidah di awal film ini menenangkan. Saya pikir film ini akan bercerita banyak tentang qasidah, apalagi anak seumuran pelajar yang memiliki suara emas. Tentu ini akan sangat menarik.


Namanya Adinda (Tissa Biani) yang berperan sebagai tokoh utama film berdurasi 94 menit ini. Memiliki 2 sahabat baik yang menemaninya baik dalam suasana suka maupun duka.


Masalah terbesarnya bukan pada lingkungan sekolah, namun keluarga yang ingin Adinda tidak melakukan apa-apa selain hanya bersekolah.


Sebagai seorang anak-anak, Adinda harus menerima kenyataan bagaimana keluarganya mempengaruhinya. Kebiasaan orang tua, lingkungan dan perbedaan-perbedaan yang mengatasnamakan agama.


Namun Adinda tidak pantang menyerah. Disinilah cerita itu memiliki tingkatan untuk membuat penonton tetap terjaga. Beberapa adegan bahkan cukup menyentuh. Termasuk lantunan ayat-ayat suci Alquran.


Media sosial turut diangkut


Meski film garapan sutradara Hestu Saputra ini memberikan takdirnya sendiri bagi Adinda, media sosial yang sedang buming saat ini turut diangkut juga menjadi bagian cerita.


Seperti saat Adinda mengaji kemudian direkam oleh salah seorang pria yang menyaksikan acara. Video tersebut diupload dan membuat orang-orang semakin mengetahui kelebihan yang ada pada Adinda. Sayang, gara-gara ini konflik Adinda dan Ayahnya semakin menjadi-jadi.


Tradisi


Film ini juga membawa pesan tentang sebuah tradisi yang masih sepertinya dipertahankan bagi sebagian masyarakat khususnya masyarakat Jawa dan pemeluk agama Islam.


Cara menjodohkan kedua anak lewat ta'aruf dan anak dari kyai adalah tradisi yang masih ada meski jaman terus berganti dari waktu ke waktu. Karena inilah, Adinda harus berjuang untuk membuktikan apa yang dilakukannya dapat membuat bangga kedua orang tuanya.


...


Film ini menarik khususnya bagi putra-putri Anda dan tentu Anda sebagai orang tuanya. Bagaimana nilai-nilai pembelajaran bisa ditemukan disini.


Secara keseluruhan film ini baik menurut saya. Hanya saja, harapan setinggi yang saya pikirkan untuk bagian akhirnya tidak saya dapatkan. Adinda memang menang dan membuat semua orang bangga padanya, tapi suara emasnya tidak diperdengarkan. Apakah karena durasi yang sudah mepet atau bagian skenario.


Sangat disayangkan. Mengingat perjuangan film ini ditengah gempuran film Hollywood yang sedang tayang membuat penonton kategori remaja teralihkan. Saat saya menonton hari kedua, jam pertama, film ini hanya ditonton tak lebih dari 10 orang.


@asmarie_




Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotpromosi
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?