Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

10 Fakta Menarik Tentang Netizen di Indonesia


Berdasarkan studi kuantitatif terhadap lebih dari 3 ribu responden di 18 kota di Indonesia plus studi kualitatif focus Group Discussion (FGD) di Jakarta, telah ditemukan beberapa fakta menarik tentang pengguna Internet di Indonesia.


Ini adalah data yang disajikan majalah marketeers edisi Oktober 2014. Lewat kolom Main Story, berikut 10 fakta tentang Netizen tahun 2014 :


1. Internet : A Love or Hate Relationship


Internet sebagai "enabler" layaknya 2 sisi pedang. Alat yang mempermudah akses sehingga memampukan penggunanya mendapatkan informasi dari belahan dunia mana pun dan risiko yang mengancam mereka terutama terkait masalah security dan privacy.


Transaksi e-commerce yang dianggap sangat mudah dan tak terbatas juga memiliki risiko tinggi terkait keamanan transaksi perbankan. Marak sekali kasus yang muncul di publik terkait dengan fraud di bidang tranksasi online ini. Untungnya, konsumen punya pilihan sebagai tempat komplain, mulai dari media konvensional hingga media sosial.


Yang disayangkan, ketika terjadi fraud, hampir tidak ada kejelasan pihak mana yang seharusnya disalahkan. Apakah merchant, pemilik situs, atau pihak bank yang memfasilitasi transaksi tersebut?


Sebetulnya tingkat keamanan transaksi dapat ditingkatkan, misalnya dengan penggunaan 3D secure sebagai validasi. Aplikasi penggunaan 3D secure ini bukan hanya bagian dari tanggung jawab bank penerbit kartu saja, tetapi juga pemilik situs dan merchant.


2. Instant Generation : Easier and Faster


Kemudahan dan kecepatan akses yang ditimbulkan dari penggunaan internet melahirkan kenyamanan tersendiri bagi penggunanya. Akses birokrasi yang sebelumnya rumit dan panjang telah bertransformasi menjadi lebih mudah dan cepat.


Hal ini ternyata juga berpengaruh pada kebiasaan pemilihan dan penggunaan produk oleh para Netizen. Sebagai contoh, berdasarkan survei MarkPlus Insight di 18 kota besar, 1 dari 6 netizen adalah pengguna Internet Bangking.


Semakin akrabnya nasabah dengan pengguna Internet Bangking semakin mengeliminasi interaksi tatap muka dengan petugas bank. Keinginan para Netizen untuk melakukan transaksi perbankan lain secara online pun terus menanjak, misalnya pembelian reksadana atau saham melalui Internet Banking.


3. Tren Belanja Online : One Stop Shopping Solution


Hampir semua produk kini dapat dibeli dan diakses dari Internet. Di 18 kota besar di Indonesia, 1 dari 5 Netizen ternyata lebih suka belanja online.


Selain itu, terlihat pula bahwa jenis produk yang dibeli secara online menjadi kian beragam. Hasil survei menunjukkan bahwa lima jenis produk yang dibeli secara online adalah produk fashion.


Perinciannya dalam bentuk pakaian (57,2%), sepatu atau sandal (31,9%), tas atau dompet (28,6%), jam tangan (10,8%), dan juga produk elektronik seperti telepon seluler (9.9%).


Tren ini juga dengan sigap dimanfaatkan oleh pemain di berbagai industri, misal salah satu pemain industri asuransi yang mulai menjual produk mereka secara ritel melalui online marketplace. Hal ini menjadi suatu perubahan yang cukup revolusioner karena sebelumnya asuransi dianggap sebagai produk keuangan yang rumit.


4. Brand yang semakin dimanusiakan di dunia Internet


Interaksi brand dengan konsumennya menuntut sebuah merek untuk dapat membina komunikasi dengan konsumennya secara intensif. Netizen telah menganggap brand sebagai sebuah individu yang tentunya harus responsif, mau aktif menyapa, dan bukan hanya komunikasi satu arah demi mempromosikan produk semata.


Selanjutnya >>> 2


Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?