Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Candi Ceto, Populer Sebagai tempat Pertapaan




Sudah pernah mendengar nama candi ini? Candi Ceto, adanya di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Aksesnya berliku - liku karena berada diketinggian 1400m di atas permukaan laut.

Kami tiba disini menggunakan bus kecil. Maklum, untuk ukuran bus besar dipastikan tidak akan bisa melewati berbagai lekukan jalanan yang bergelombang. Setelah turun dari bus, kami harus naik keatas melalui tangga-tangga kecil untuk bisa mencapai puncak candi.

Pemandangannya yang indah, dengan latar gunung membuat lensa kamera kami tak henti-henti mengeksploitasi. Ada sembilan tingkatan berundak yang kami lalui untuk bisa mencapai gapura besar berbentuk candi bentar.

Berbagai laman telah menulis berbagai sejarah dari candi ini. Tapi tenang aja, disini sudah disediakan semacam papan pengumuman yang memberitahukan sejarah dari candi ini yang konon merupakan peninggalan masa akhir pemerintahan Majapahit (abad ke-15).



Seperti yang kami kutip dari lama wikipedia, Sampai saat ini, komplek candi digunakan oleh penduduk setempat yang beragama Hindu sebagai tempat pemujaan dan populer sebagai tempat pertapaan bagi kalangan penganut agama asli Jawa/Kejawen.

Disini, kami banyak menemukan bangunan-bangunan yang unik-unik selain dari lama pembuatannnya. Ada Kura-kura yang memiliki arti lambang penciptaan alam semesta. Dan paling uniknya, ada simbol phallus (penis, alat kelamin laki-laki) sepanjang 2 meter dilengkapi dengan hiasan tindik (piercing) bertipe ampallang.


Lihat foto-foto lainnya disini

Arti dari Penis sendiri disini merupakan simbol penciptaan manusia. Selain itu ada pula penggambaran hewan-hewan lain, seperti mimi, katak, dan ketam. Simbol-simbol hewan yang ada, dapat dibaca sebagai suryasengkala berangka tahun 1373 Saka, atau 1451 era modern.

Wah, banyak sekali hal menarik disini. Apalagi mengabadikan lewat foto-foto. Untuks sejarah sendiri, kami tidak menuliskannya disini. Sudah sangat banyak referensi yang bisa dicari lewat mesin pencari.

Candi-candi lainnya yang ada di Jawa Tengah :
  • Candi Pawon (Magelang)
  • Candi Sukuh, Bangunannya Mirip Dengan Piramid Suku Maya
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?