Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Candi Sukuh, Bangunannya Mirip dengan Piramid Suku Maya


Mungkin namanya begitu kurang familiar ditelinga kami atau anda. Tapi, tempat wisata yang berada di desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, 27 Km arah timur dari kota Karanganyar ini, wajib masuk daftar kunjung wisata anda ke Jawa Tengah. Selain dikelilingi keindahan alam disekitarnya, Candi Sukuh banyak menyimpan sejarah yang menarik dengan bangunannya yang unik.

Berada diketinggian 910 meter diatas permukaan air, Candi sukuh terbilang berada dikawasan yang sangat tinggi jika anda ingin kesini. Beberapa tanjakan curam cukup membuat jantung kami degdegan. Bahkan, semua perangkat telephone kami seolah tak berfungsi saat tiba disini. Semua jaringan hilang begitu saja.

Untuk bisa masuk ke candi yang dibangun 1437 M ini, anda harus membayar 2.500 rupiah untuk wisatawan lokal, dan 10 ribu untuk wisata luar. Kawasan candi ini tidaklah seluas seperti candi Borobudur atau Prambanan. Bangunan utamanya berada ditengah-tengah dengan tingkatan yang berbeda setiap tingkatannya.


Layaknya sebuah rumah besar yang memiliki luas halaman yang sangat luas, kawasan candi Sukuh harus dilalui dengan jalan kaki melewati tangga-tangga. Pemandangan unik langsung menyambut mata kami yang masih jalan-jalan wisata bareng Disbudpar Jateng.


Bentuk Candi Sukuh yang berupa trapesium memang tak lazim seperti umumnya candi-candi lain di Indonesia. Sekilas tampak menyerupai bangunan suku Maya di Meksiko atau suku Inca di Peru. Candi ini juga tergolong kontroversial karena adanya objek-objek lingga dan yoni yang melambangkan seksualitas.

Candi Sukuh sering dikatakan sebagai candi yang paling erotis di seluruh dunia, dikarenakan banyaknya patung dan relief lingga dan yoni, baik secara simbolis maupun naturalis.


Seperti patung seorang lelaki tanpa kepala sedang melakukan onani, atau sebuah pahatan berbentuk rahim perempuan dengan pahatan-pahatan relief dua sisi (kiri dan kanan). Bagian kiri menggambarkan manusia yang lahir dengan sifat dan perilaku baik, sedangkan bagian kanan sebaliknya. Candi Sukuh terdiri dari tiga teras yang masing-masing dibatasi pagar.

Selain kami yang mengunjungi hari itu, banyak juga siswa-siswi yang berkunjung sekedar belajar sejarah langsung disini. Mengenai fasilitas, lokasi wisata candi Sukuh, sangat minim sekali. Yang ada hanya warung kecil yang menjual pernak-pernik dan makanan.

Itulah sekilas mengenai Candi Sukuh yang letaknya berada di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, eks Karesidenan Surakarta, Jawa Tengah. Satu lagi, bangunan menarik yang patut anda kunjungi saat berada di Jawa Tengah.

Disaranin, jika anda menggunakan kendaraan pribadi untuk ketempat ini gunakanlah mobil diesel bertenaga 2000 cc atau lebih untuk memudahkan perjalanan. Atau tidak ingin repot, menyewa ojek saja dengan tarif standar 5 ribu rupiah.

Candi-candi lainnya yang ada di Jawa Tengah :



Oh ya, sekali lagi, penggunaan perangkat mobile, jika anda suka mengabadikan moment - moment berharga anda sebaiknya disimpan aja. Karena untuk jaringan disini sangatlah sulit.


Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?