Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Tips Melancong Murah dan Ramah Lingkungan


Industri wisata masal ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, ia mendatangkan dampak positif karena mendukung ekonomi rakyat lokal. Disisi lain, ia menyebabkan imbas negatif, antara lain peningkatan emisi karbon, sampah, serta kerusakan situs alam dan arkeologi.

Dikutip dari majalah Candi, ada beberapa tips yang bisa dilakuin untuk mengurangi dampak buruk kegiatan wisata terhadap bumi kita tanpa menghentikan kegiatan melancong. Tips yang murah sekaligus ramah lingkungan

1. Kurangi bawaan

Nah, ini yang perlu diperhatikan kalau anda menumpang pesawat terbang. Makin berat barang bawaan anda, makin banyak bahan bakar diperlukan untuk menerbangkan pesawat. Seperti kita ketahui, pesawat terbang merupakan alat transportasi yang paling tidak bersahabat dengan lingkungan.

Bayangkan, berapa banyak energi yang bisa dihemat kalau semua penumpang membawa barang dengan numlah minimal.

2. Gunakan transportasi umum

Apa jadinya kalau semua wisatawan menggunakan mobil pribadi dan taksi? Macetttt... liat tv kemarin di puncak. Dan tentunya tingkat polusi juga akan meningkat. Supaya tidak lebih banyak lagi karbondioksida yang lepas di atmosfer, sudah saatnya anda lebih menggunakan transportasi umum seperti bus dan metro saat berwisata.

3. Dukung ekonomi lokal

Pastikan keberadaaan anda sebagai wisatawan memberi manfaat bagi masyarakat lokal. Menginaplah di hostel atau wisma yang dikelola masyarakat setempat, bukan hotel berjejaring Internasional yang dimodali orang asing.

Pilih juga rumah makan dan toko cenderamata yang jelas-jelas dimiliki orang lokal supaya bisnis mereka makin maju. Kalau masyarakat lokal lebih sejahtera, ini akan mengurangi aktivitas mereka yang merusak lingkungan, seperti pemburuan hewan-hewan langka untuk dijual kepada wisatawan.

4. Tekan produksi Sampah

Sadarkah anda, kita memproduksi sampah yang sangat banyak saat jalan-jalan. Contoh paling gampang adalah botol minum. Saat bepergian, kita sering meminum air dalam kemasan yang menghasilkan sampah botol plastik yang sangat banyak.

Untuk mengurangi sampah, cobalah membawa botol yang bisa diisi ulang. Coba bayangkan berapa banyak sampah yang bisa dikurangi kalau semua wisatawan melakukan hal ini.

5. Pelihara lingkungan

Anda datang ke suatu lokasi wisata untuk menikmati keindahan, bukan untuk merusak. Sebisa mungkin, jangan tinggalkan bekas apapun setelah mengunjungi objek wisata. Situs alam maupun arkeologi rentan terhadap jamahan tangan manusia.

Jangan menyentuhnya, apalagi mengambilnya hanya untuk dijadikan cenderamata. Pastikan pengunjung berikutnya bisa menikmati keindahan objek wisata tersebut, sama seperti yang anda nikmati

Sumber : Majalah Candi edisi 48/tahun II

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?