Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

6 Oleh-oleh Khas dari Semarang


Udah pernah ke Semarang? Jika sudah, apakah sudah tahu oleh-oleh apa saja yang akan dibawa untuk keluarga, kerabat atau teman saat kembali nanti. Semarang yang memiliki beragam kuliner tentu juga memiliki buah tangan atau oleh-oleh yang beragam, murah dan pastinya enak-enak.


Dikutip dari salah satu blog, dengan pemiliknya yang bernama Nia Perdhani, ia menuliskan pengalamannya berbelanja oleh-oleh khas yang berada di Semarang. Jika membacanya, pasti ingin membeli rasanya. Berikut ada 6 oleh-oleh yang bisa dibawa dari kota Semarang :



1. Loenpia


Loenpia atau Lumpia mungkin salah satu oleh-oleh berbentuk kuliner yang benar-benar paling khas di Semarang, tidak dibawa masuk dari daerah lain. Lumpia pertama kali dibuat oleh seorang keturunan Tionghoa yang menikah dengan orang Indonesia dan menetap di Semarang, Jawa Tengah.


Rental Mobil Semarang Makanan ini mulai dijajakan dan dikenal di Semarang ketika pesta olahraga GANEFO diselenggarakan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Sampai sekarang, setidaknya ada 3 pusat Lumpia yang paling banyak dikunjungi orang.


a. Lumpia gang Lombok
Harga 10.000/ biji
Buka : jam 08.00 – 17.00


b. Lumpia Mbak Lien (Jl. Pemuda)
Harga 8.000/biji
Buka : jam 09.00 – 21.00


c. Lumpia Express
Harga : 9.000 – 12.000/ biji
Buka : jam 05.00 – 22.00 (hari libur tetap buka)



2. Bandeng Juwana


Melihat namanya, mustinya jenis kuliner ini diimpor dari Juwana, Kabupaten Pati yang memang terkenal dengan hasil olahan lautnya seperti trasi, krupuk udang, krupuk ikan, bandeng presto, bandeng duri cabut, dan belakangan yang sedang populer adalah bakso bandeng.


Entah sejak kapan Bandeng Juwana justru menjadi salah satu ikon kuliner di Semarang. Hampir di setiap toko oleh-oleh yang Anda masuki di Semarang pasti akan menyediakan Bandeng presto dengan berbagai merk. Yang paling sering didatangi pengunjung adalah Bandeng Juwana Elrina di Jalan Pandanaran.


Di sini tersedia olahan bandeng presto dengan beberapa pilihan rasa. Antara lain bandeng presto original, bandeng teriyaki, bandeng asap, bandeng otak-otak, dan bandeng goreng kremes.



3. Wingko Babad Semarang


Sama dengan Bandeng Juwana, wingko ini pastinya juga merupakan kuliner impor dari luar. Alkisah adalah pasangan suami istri D.Mulyono warga Babad Jawa Timur yang kemudian mengungsi ke Semarang. Sang suami bekerja di Stasiun Tawang dan sang istri mencoba mencari penghasilan tambahan dengan membuat dan memasarkan wingko.


Keahlian ini diperolehnya turun temurun di daerah asalnya, Babad. Ternyata makanan ini cocok dengan lidah orang Semarang, dan jadilah ia yang kini dikenal dengan nama Wingko Babad cap Kereta Api D.Mulyono yang sangat populer itu.


Selain versi asli ini, toko-toko oleh-oleh kini pun membuat wingko dengan berbagai pengembangan dan berbagai merk seperti yang bisa Anda temukan di Toko Roti Dryana Semarang.


Harga berkisar antara 3.000 – 3.500/ biji
Wingko Babad Cap Kereta Api buka dari jam 07.00 – 18.00



4. Roti Briliant


Roti ini sangat terkenal di Semarang. Awalnya adalah Luciana Cake yang buka di daerah Jagalan. Sekarang menjadi Istana Roti Brilliant di Simpang Lima Semarang. Rasanya maknyuss, enak tapi tidak eneg, dan tidak seret.


Yang membuat roti ini begitu terkenal adalah daya tahannya yang bisa sampai 60 hari tanpa bahan pengawet, dan tanpa berubah rasa. Rahasianya entah apa tidak pernah dibocorkan oleh pemiliknya.


Harga : berkisar Rp. 100.000 an
Buka : jam 07.30 – 21.00



5. Roti Gandjel Rel


Mirip roti gambang khas Betawi. Aslinya dibuat dari ubi. Namun sekarang sudah diganti dengan tepung terigu atau tepung roti. Roti gandjel rel bercitarasa unik karena rasa kayu manisnya yang tajam.


Roti ini menjadi menu utama pada waktu dugderan dan menjadi makanan hantaran yang menjadi tradisi masyarakat Semarang menjelang Bulan Romadlon tiba. Saat ini yang lumayan populer adalah Roti Gandjel Rel di Toko Roti Dryana.



6. Tahu Bakso Ungaran


Tahu bakso Ungaran yang paling tua adalah tahu bakso Bu Pudji. Tapi sekarang tahu bakso tampaknya sudah menjadi salah satu makanan khas Semarang terutama di daerah Ungaran. Mungkin ini disebabkan oleh Tahu Bandungan yang terkenal itu, dan dikembangkan oleh masyarakat sekitarnya menjadi tahu bakso.


Tahu Bakso Bu Pudji dibanderol 16.000/ 10 biji. Selain tahu bakso bu Pudji banyak juga outlet tahu bakso lain yang dapat Anda temui di sepanjang jalan Ungaran.


Original Posting : 6 Oleh-oleh Spesial dari Semarang Untuk Sanak Kerabat
Sumber : wisata.kompasiana.com
Photo : dotsemarang

...


Informasi dan kerjasama
Hubungi kami disini

Comments

  1. diantara 6 oleh oleh khas semarang diatas yg belum pernah nyoba no.5 gan,jadi penasaran nih,,,,

    ReplyDelete
  2. Waduh sepertinya enak semua ituuuu~

    ReplyDelete
  3. I really like your blog.. very nice colors &
    theme. Did you make this website yourself or did you hire someone to do it for you?
    Plz reply as I'm looking to construct my own blog and would like
    to find out where u got this from. many thanks

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape