Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

[Live Blog] Soft Launching Media Tamborae dan Bicara Tentang Hoax


Ini adalah postingan pertama di bulan September untuk kategori 'Live Blog' yang kami ikuti. Tema acara yang diusung cukup menarik, yaitu Hoax, antara Media Sosial dan Media Arus Utama. Jika kamu tertarik, silahkan lanjut membacanya.

Hari kamis (31/8), kami ikut hadir di Library Cafe John Dykstra, Kota Lama Semarang. Acara yang bersifat undangan ini sebenarnya sangat menarik, terutama pemateri dan pembicaranya. Disamping itu, acara ini juga menjadi soft launching lembaga pengembangan media TAMBORE.

Sebelum acara dimulai, ada perform musik
 Wisnu T Hanggoro - Tamborae
 Gregorius M. Finesso, pengurus AJI Semarang dan Kepala Biro Kompas Jateng
 Pak Icis (mohon maaf apabila salah ketik) dari kabarpulau yang datang jauh-jauh dari Maluku.
Penandatangan kerjasama antara Tamborae dan kabarpulau.com 

Live blogging

Isi acara bisa kamu lihat di halaman khusus live blog di bawah ini. Ada tentang media kabarpulau yang berasal dari Maluku, wartawan yang dipecat karena kebanyakan main media sosial di Thailand hingga situasi media di Indonesia menurut beberapa penelitian.

Tips untuk melihat artikel di halaman live blogging di bawah, bila artikel tidak keluar, silahkan klik Load More. Nanti akan ada artikel yang terlihat secara berurutan.

...

Acara yang diikuti kami ini juga dihadiri banyak jurnalis, praktisi jurnalisme warga, aktivis media komunitas dan mahasiswa serta lainnya. Kami mohon maaf atas penyebutan Tamborae dengan Tambore saat live blogging saat acara berlangsung (kami kurang teliti dengan nama tersebut).

Pembicara utama setelah perkenalan dari media Tamborae adalah Dr. Nurul Hasfi Wijayana, dosen dan peneliti media sosial, ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro, Semarang.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

  1. Banyak terima kasih atas liputannya ya. Catatan ini merupakan dokumentasi yg baik atas kegiatan perdana kami di Tamborae. Semoga akan banyak kegiatan lainnya yg bermanfaat bagi masyarakay.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?