Langsung ke konten utama

Syuting Perdana, Film Wage Syukuran di Semarang


Film Wage direncanakan rilis bulan Oktober 2017. Film biopik ini mengangkat perjalanan masa muda WR. Soepratman yang merupakan Pahlawan Nasional dan juga pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Menariknya, syuting pertama dilakukan di Semarang dan berikut bocoran tentang film Wage selengkapnya.

Kami sangat senang bisa terlibat dan hadir di acara syukuran syuting film berjudul Wage hari jumat kemarin (21/7), di Tekodeko, kawasan Kota Lama Semarang. Sebagai bloger, kami selalu berharap bisa dilibatkan langsung dalam penyampaian informasi seperti launching maupun Konferensi Pers.

Syukuran sekaligus memperkenalkan para pemain film Wage


Untuk ruangan yang digunakan, memang tidak begitu luas. Namun acara berlangsung dengan hangat. Selain kami yang hadir, ada wartawan, bloger dari komunitas Gandjel rel dan beberapa perwakilan dari komunitas dan penggiat film.

Sebelum memotong tumpeng yang sudah tersedia di meja depan kami, pihak film yang diwakili Fachrul Muchsin (kritikus film dan penggagas KOPI atau Komunitas Online Pesona Indonesia) membuka acara dengan memperkenalkan para pemain dan orang-orang yang ikut hadir di sini, seperti John De Rantau sebagai produser film, jajaran Executive Producer M.Subchi Azal Tsani dan co executive producer, Sheikha Amenia Basalama, Deny Nugroho Alianto, R Ivan Nugroho, Rizky Hikmawan, Becki dari rumah produksi PT Opshid Media untuk Indonesia Raya.


Beliau yang memegang mikrophone adalah acting coach, Azuzan. JG dari Belanda (Dosen IKJ yang menetap di Netherland). Di sebelahnya beliau Anissa Putri Ayudya (berperan sebagai Rukyem), dan Rendra yang beperan sebagai WR. Soepratman (peci berkacamata).

Sedangkan Teuku Rifnu Wikana yang kami kenal banget sosoknya memerankan Jokowi, berperan sebagai Fritz. Saat hadir, Rifnu menggunakan setelan jas lengkap yang perannya akan banyak berbahasa Belanda. 

Lalu, ada Ecky Lamoh (sebelah  acting coach, Azuzan. JG) yang berperan sebagai sahabat dan guru Wage,yang kali ini bernama Scholten. Mantan vokalis Edane ini merupakan orang yang akan mengubah Wage dalam hal bermusik, terutama kecintaannya terhadap Indonesia. Aktor lainnya yang juga ikut berperan adalah Oim Ibrahin, dan Ferry Sofyan  

Alasan Kota Lama Semarang

Terpilihnya kota Semarang dengan ikon Kota Lamanya selalu menarik buat kami. Alasan dipilih menurut John De Rantau adalah karna Kota Lama masih perawan (masih sangat bagus), terutama bangunan-bangunannya. Karna orisinil ini, orang film sangat menyukai untuk membentuk apapun sesuai skenario.

Kawasan ini nantinya setelah film ini tayang akan menjadi kota Jakarta pada tempo dulu. Selain Semarang, ada Magelang, Klaten, Jogja, Solo, dan Kalidadap Purwarejo. Semua kota memang kebanyakan dari Jawa Tengah.

Mengangkat Sisi lain Wage

WR. Soepratman ternyata banyak memiliki nama di masa mudanya. Seperti nama Wage yang diangkat menjadi judul film ini ternyata memiliki arti bahwa Wage itu dilahirkan di Jawa, sesuai istilah kalender Jawa. Lalu, Rudolf yang ternyata digunakan saat beliau bisa Sekolah Belanda di Makassar.

Untuk Pemeran Wage adalah Rendra yang ternyata baru pertama mengunjungi Kota Lama dan langsung jatuh cinta, katanya. Meski perannya akan jadi sebuah tantangan, ia sangat berusaha untuk mendalaminya seperti belajar piano, dance dan bahkan mengunjungi desa kelahiran Wage di Desa Somogari Purworejo. 

Anissa Putri Ayudya dan Rendra, mereka akan berperan sebagai adik dan kakak di film Wage

Karena mengusung cerita Wage berusia 10 tahun hingga berusia 35 tahun, sosok kakak perempuan yang diperankan Putri Ayuda sebagai Rukyem pun akan ditampilkan. Kakaknya ini akan menjadi pengganti sosok ibu, yang telah menikah dengan pria Belanda. Kami jadi penasaran bagaimana akting aktris kelahiran 88 ini yang katanya bakal banyak bahasa Belanda dan tidak banyak pemeran perempuan di dalam film ini.

Sisi lain yang diangkat film Wage adalah beliau waktu muda merupakan seorang rockstar. Ia pintar bermain musik, khususnya lagu klasik. Dan ternyata, Wage belum pernah menikah hingga akhir hidupnya.

Diharapkan rilis bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda

Dikutip dari press release, Executive producer, M.Subchi Azal Tsani mengatakan bahwa "Kami minta tanggal 28 Oktober agar bisa tayang nasional karena film ini tidak saja mengobarkan nasionalisme bahwa NKRI harga mati tapi juga semagnat toleransi Wage sebagai panutan bangsa ini harus dikenang selalu bahwa ialah pencipta lagu kebangsaan Nasional yang memiliki lirik yang sangati puitis dan sarat pesan cinta tanah air sebagai momentum pemersatu bangsa."

Bila melihat kalender, tanggal 28 Oktober jatuh pada hari minggu. Selama ini, film layar lebar yang rilis Nasional biasanya hari kamis. Sepertinya sulit, tapi kami yakin, mereka mampu melakukannya. Bila tidak, jadwal hari kamis tetap bagus menurut kami.

John De Rantau, Sutradara sekaligus merangkap Produser film Wage

Harapannya, pemuda mengenal Pahlawannya

Film yang menceritakan biografi tokoh seperti Pahlawan Nasional ini sangat menarik untuk ditonton. Lewat film Wage, produser berharap pemuda mengenal sosok Pahlawannya. Kekhawatiran terhadap era sekarang yang sepertinya kurang mengenal sosok Pahlawan menjadi pelecut film ini dibuat.

Jangan sampai kita kehilangan jati diri, melupakan Pahlawan besar yang menciptakan karya besar, kata Executive Producer untuk harapannya terhadap film Wage.

...

Film Wage yang mengisahkan masa muda WR. Soepratman ini rencananya akan melakukan syuting selama 25 hari ke depan. Di Semarang sendiri, rencananya syutingnya selama 8 hari dari hari jumat kemarin saat acara syukuran. Jadi pas acara syukuran kemarin, mereka juga sedang syuting ternyata.

Semoga di Semarang ada nonton bareng film Wage dan kami bisa ikut menonton tentunya. Mari mengetahui sisi lain Pahlawan kita yang filmnya ditulis oleh Fredy Aryanto dan Gunawan BS.

Bloger Semarang foto bareng Tengku Rifnu Wikana, foto-foto lainnya ada di Facebook Fans Page Kofindo atau klik link di sini.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Agenda Semarang Juli 2018

Selamat datang bulan Juli di kota Semarang. Ada rencana apa saja selama di kota kami. Bila belum, halaman ini akan sedikit membantu tentang apa saja yang ramai di sini. Informasi akan terus kami perbarui.

Setelah libur lebaran, kita semua kembali ke rutinitas seperti biasanya. Sibuk dan sibuk. Bila sedang mengadakan perjalanan ke Semarang, tak salah melihat tempat-tempat menarik, berburu kuliner atau swafoto.

Berikut daftar agenda yang ada di Semarang, yang kami bagi dua:

Agenda rutin :
[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. (Wisata Kuliner malam)[Minggu] - Car Free Day di kawasan Simpang Lima - Pahlawan dan jalan Pemuda.
Agenda lain
[2 Juli] - Jazz Reguler by Komunitas Jazz Ngisoringin di gedung event media creative space, jalan Ki Mangunsarkoro no. 18. Mulai jam 7 malam. Info Twitter @JAZZNGiSORiNGiN.[6-11 Juli] - Pameran komputer di Java Mall. Info klik di sini.[6-8 Juli] - Kejuaraan Motorcross Internasional MXGP 2018 di sirku…

Sukses MXGP di Semarang, Seperti Apa Statistiknya di Media Sosial?

Gelaran MXGP di kota Semarang sukses digelar. Harapan mas Hendi (Wali Kota Semarang) berikutnya yang ingin menjadikan kota Semarang sebagai tuan rumah MotoGP patut kami dukung, mengingat nilai potensi yang bisa didapat bila itu benar-benar terealisasi. Lalu, seperti apa statistik di media sosial tentang acara Internasional MX GP ini?

Kami telah membuat statistik Twitter dengan tagar #MXGPSemarang yang menggunakan alat pengukur media sosial yang biasa kami gunakan, yaitu tweetbinder.com. Data ini kami buat pada tanggal 9 Juli, setelah acara berlangsung.
Statistik via Slideshare
Data ini kami taruh di situs Slideshare, dan ditaruh secara umum. Kamu dapat mengambilnya, bila ingin. Meski kami beri cuma-cuma, kami harap bisa dinotifikasi atau bilang ke kami bahwa kamu menggunakan data tersebut.

Statistik MXGP Semarang from Dot Semarang
Tentang statistik
Saat postingan ini kami buat, pengaruh tagar #MXGPSemarang di Instagram mendapatkan 2.282 posting yang dibagikan di sana. Tentu data ini aka…

[Review] Semarang Computer Expo 2018 : Perang Komputer Gaming

Pameran komputer Semarang ini diadakan di Java Mall, dari tanggal 6-11 Juli 2018. Yang menarik dari sini adalah kampanye promosi perang perangkat jinjing yang ditujukan kepada segmen pengguna yang menyukai game.

Bagaimana kabar kamu yang selalu bertanya pada kami tentang pameran komputer? Kami harap, kamu senang dan sudah membeli perangkat yang dicari.

Karena pameran komputer di Semarang hanya terlihat seperti yang sudah-sudah, postingan kami untuk ulasan event ini adalah melihat promosi yang ada di stan peserta. Apalagi stan yang berada di tengah-tengah adalah stan besar dengan promo yang tentu harus keren.

Komputer gaming yang mencuri perhatian

Ada pemandangan berbeda kali ini setelah sekian lama vakum pameran komputer yang sudah kami tunggu. Pameran komputer Juli ini didominasi perangkat yang memanjakan para gamers.


Acer hadir dengan brand Predatornya. Harga yang dibanderol untuk produk mereka mulai dari 11 jutaan. Selain melakukan promosi secara offline dengan menjadi salah satu p…