Langsung ke konten utama

Review Bioskop Cinemaxx Semarang


Bertepatan dengan bulan hari jadi kota Semarang yang ke 470 tahun, warga Semarang kini punya tempat alternatif baru buat pergi ke bioskop. Cinemxx resmi hadir di Java Supermall tanggal 5 Mei 2017. Bioskop ini berada di lantai 2, area yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi toko buku. Sudah mencobanya?

Sudah sepekan berlalu saat kami ikutan deretan antrian menikmati nonton gratis yang diberikan pihak Cinemaxx sebagai bagian dari promosi selama 3 hari. Antusiasnya sungguh luar biasa, terutama generasi remaja yang masuk kategori Milenials muda yang saat ini punya andil besar suksesnya Film Indonesia bisa bertahan di bioskop, khususnya Semarang.

Momen Launching yang antusis

Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, jarang sekali kami bisa merasakan momen launching sebuah bioskop layaknya kota-kota lainnya. Maklum bioskop di sini sudah hadir lebih dulu sebelum kami eksis bersama Kofindo. Jadi, saat bioskop-bioskop milik 21 mulai direnovasi dengan desain lebih menarik, kami hanya bisa bilang itu lebih keren (dengan perasaan datar).


Namun tidak saat Cinemaxx hadir, meski ini bagian promosi untuk menarik perhatian, kedatangan kami saat mal belum buka sepenuhnya yaitu jam 9 pagi, antusias antrian sudah mengular cukup panjang. Ya, ini luar biasa menurut kami. 

Sama seperti akun Instagram kofindo dan blog yang kami tulis sebelumnya, antusias dua kanal tersebut juga mendapatkan respon positif selama beberapa hari sebelum dan sesudah pembukaan Cinemaxx Semarang.

Soal harga

Ketika akhir tahun 2016 kami mendapat kabar angin kalau akan dibuka bioskop baru di Semarang khususnya Java Mall, kami sangat berharap itu benar. Dan nama Cinemaxx pun muncul dari hembusan entah siapa yang meniupkan. Dari sini harapan itu semakin meninggi bahwa semoga tidak ada lagi film Indonesia yang terlewat kali ini dari Semarang.


Buat kami yang tinggal di Semarang, Cinemaxx sepertinya unik bila melihat daftar filmnya yang akan diputar. Ada film India, Thailand, Asia dan lainnya. Harapan menonton film dari negara seperti Thailand maupun India tentu luar biasa, mengingat di bioskop jaringan 21 maupun bioskop lokal sangat jarang diputar.

Soal harga sepertinya tidak jauh tipis dengan bioskop lainnya di Semarang. Cinemaxx mematok harga tiketnya di Semarang untuk harga hari biasa sekitar 30 ribu dan hari libur sekitar 50 ribu rupiah. Di bioskop 21 Semarang, harga hari biasa sekitar 35 ribu dan hari sabtu hingga minggu, termasuk libur dibandrol 50 ribu rupiah. Kecuali hari jumat, 21 memberi harga 40 ribu.

Bagian dalam : layar dan tempat duduk

Kita bicara selera saat memberikan pendapat soal kenyamanan. Belum tentu apa yang kami katakan baik, buat kamu itu juga baik. Tapi bila ingin mendengarkan pendapat kami yang sudah terbiasa beberapa tahun wara-wiri ke bioskop Citra XXI maka tentu bioskop di Mal Ciputra tersebut lah yang paling nyaman.


Di Cinemaxx memiliki ruangan lebih luas saat mengantri tiket film. Ini lebih luas ketimbang bioskop yang ada di Mal Ciputra maupun yang ada di Paragon mall. Tentu bicara rasa nyaman soal ini, Cinemaxx lebih diuntungkan oleh hal ini.

Masuk ke dalam bioskop yang merupakan pengalaman pertama kami menonton di Cinemaxx Semarang, kami yang mendapat teater 2, lagi-lagi menemukan ruangan yang sangat besar ketimbang kompetitor. Seru sepertinya kalau luas gini.

Soal tempat duduk yang di sini juga (teater 2) berwarna merah, karna pertama kami pikir biasa saja. Penonton disebelah kami yang memiliki tubuh lebih lebar dari penonton sebelahnya sepertinya merasa kesulitan duduk dengan nyaman. Mungkin karna pembukaan dikasih tiket acak, maka ia tak punya pilihan mencari yang lebih lapang. Sepertinya ukurannya sama semua, deh (menatap senyum si mas di sebelah)

Kalau disuruh memilih kenyamanan, kami pikir yang sangat terbiasa dengan Citra 21 tentu belum bisa move on dari sana. Bahkan kami punya tempat duduk dengan kode favorit. Mungkin kami butuh beberapa kali lagi mencoba tempat duduk di seluruh teater.

Harapan untuk memutar film Indonesia

Kami bersama kofindo memiliki tujuan untuk mengajak masyarakat menonton film Indonesia. Misi menjadi raja di negeri sendiri merupakan jargon yang paling kami sukai. Jadi kami berharap Cinemaxx bisa konsisten memutar film Indonesia, khususnya film-film yang kadang tidak terangkut dari bioskop 21 maupun lokal. 


Kesimpulan

Ketika mendapatkan sesuatu yang dianggap baru, semua orang tentu merasa senang dan antusias. Kami pun demikian. Apalagi hari pertama launching, Cinemaxx memberi tiket gratis. Siapa tidak tertarik untuk mencoba.

Pilihan film yang tidak ditemukan di bioskop 21 maupun lokal - Eplaza, bakal menjadi kelebihan utama dari bioskop Cinemaxx di Semarang. Apalagi penggemar film India atau Thailand, serta negara-negara lainnya. Termasuk film Indonesia. Kadang di 21 sudah turun, di sini belum turun.

Cinemaxx juga unggul dari segi harga bila bicara hari biasa. Bila nonton rame-rame, 100 ribu bisa mengajak 3 orang untuk menonton di sini. Sedangkan di 21, 100 ribu hanya 2 orang dan harus menambahin 5 ribu rupiah. 

Dari sisi kenyamanan, Cinemaxx tentu lebih unggul karna ruangannya sangat luas. Baik ruangan untuk mengantri tiket hingga di dalam teater (meski baru 1 teater yang kami coba, yaitu teater 2).

Setelah 3 bulan ke depan, kita akan melihat seperti apa antusias dari penonton. Prediksi kami penonton remaja yang biasa nonton di 21, bakal lebih sering menyerbu ke sini. Tinggal bagaimana strategi promosi dari Cinemaxx selama masa 3 bulan ke depan. 

Bagaimana, kamu sudah mencoba? Kasih kesan dan pendapatmu di kotak komentar di bawah ini. Lihat juga foto-foto lainnya yang kami ambil saat lauching hari pertama dibuka di sini.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Agenda Semarang Juli 2018

Selamat datang bulan Juli di kota Semarang. Ada rencana apa saja selama di kota kami. Bila belum, halaman ini akan sedikit membantu tentang apa saja yang ramai di sini. Informasi akan terus kami perbarui.

Setelah libur lebaran, kita semua kembali ke rutinitas seperti biasanya. Sibuk dan sibuk. Bila sedang mengadakan perjalanan ke Semarang, tak salah melihat tempat-tempat menarik, berburu kuliner atau swafoto.

Berikut daftar agenda yang ada di Semarang, yang kami bagi dua:

Agenda rutin :
[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. (Wisata Kuliner malam)[Minggu] - Car Free Day di kawasan Simpang Lima - Pahlawan dan jalan Pemuda.
Agenda lain
[2 Juli] - Jazz Reguler by Komunitas Jazz Ngisoringin di gedung event media creative space, jalan Ki Mangunsarkoro no. 18. Mulai jam 7 malam. Info Twitter @JAZZNGiSORiNGiN.[6-11 Juli] - Pameran komputer di Java Mall. Info klik di sini.[6-8 Juli] - Kejuaraan Motorcross Internasional MXGP 2018 di sirku…

[Review] #BuatNyataTujuanmu Roadshow Semarang

Bertajuk networking day, kami hadir di Impala Space Kamis malam (12/7) yang menjadi tempat berlangsungnya acara dari program yang digelar oleh Kapal Api dengan segmen kalangan muda yang ingin berminat menjadi pegiat sociopreneur.

Kota tercinta kami turut dimasukkan dalam program roadshow beberapa kota dari “Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu”. Selain Semarang, kota lainnya seperti Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta juga sudah dilaksanakan. Tinggal Surabaya dan Malang berikutnya.

Ini bukan pesta anak muda

Tidak banyak di Semarang, tempat yang menyediakan view sebuah acara dengan konsep anak muda banget. Impala Space yang bangunannya berada di lantai 2 gedung Spigel ini,  Kota Lama, memang memberikan tawaran menarik untuk view.


Saat kami tiba, banyak anak muda yang sudah hadir. Ruangan terasa sesak dengan mereka yang ingin mengikuti acara. Brand kopi sebagai penggagas acara tak mau ketinggalan dengan turut menyemarakkan lokasi yang membagi-bagikan kopi kepada peserta.

Ya, ini bukan sem…

[Photoblog] Suasana Salat Idul Fitri di Simpang Lima (2018)

Lebaran tahun ini jatuh pada tanggal 15 Juni 2018. Postingan ini kembali mengingatkan kami pada tahun 2016 di tempat yang sama dengan momen yang juga sama. Perbedaannya dengan waktu itu adalah.

Penjagaan ketat dari Brimob yang menjadi pemandangan lain saat salat ied di tahun 2016. Tahun ini, kami tidak melihat hal itu. Atau jangan-jangan mungkin saja kami yang gak melihat.

Berikut foto-foto yang kami abadikan dengan Smartphone kami.

 Suasana pagi sebelum jam 6
 Petugas kebersihan sudah siap

 Pemandangan dari atas-jembatan layang  Petugas sangat bekerja keras untuk memberikan arahan terkait saf perempuan dan laki-laki yang harus dipisah. Tapi tetap saja, itu sulit.  Di sana, jamaah salat berkumpul  Karena tempatnya luas dan menyenangkan, sebagian memilih tempat sendiri  Suasana setelah salat Saat masyarakat mulai berdatangan menuju lapangan
Artikel terkait : Libur Lebaran di Semarang Tahun 2018, Ada Apa Aja di Tempat Wisata?Foto : Suasana Salat Idul Fitri di Simpang Lima (2016)Foto : Be…