Langsung ke konten utama

Review Film Jomblo Ngenes


Film Jomblo Ngenes rilis tanggal 12 Januari 2017. Film berdurasi 79 menit ini disutradarai oleh Sridhar Jetty dan diproduksi oleh MVP Pictures. Berikut review filmnya.

Film ini dibuka dengan intermezzo Kevin Julio dengan settingan lokasi semacam tempat cucian. Ia menceritakan awal kisahnya hingga berada di sini sekarang. Film dengan kategori usia remaja atau 17 tahun ini membawa penonton mundur kebelakang.

Cerita

Kisahnya mengingatkan saya pada film My Sassy Girl dimana sang pria sering teraniaya. Buat yang sudah nonton tentu sudah mengerti alur ceritanya.

Berperan sebagai Noval, Kevin memulai kisah hidupnya sebagai anak mami dan seorang mahasiswa. Nasibnya selalu apes, terutama dalam hal kisah asmara. Dari judul film ini, kita bisa menebak seperti apa nasib seorang jomblo yang ditambah akhiran ngenes.

Setelah Intermezzo tadi, penonton yang kali ini tidak serame minggu kemarin diajak melihat Noval bersama teman-temannya disebuah tempat hiburan malam. Setelah keluar dari tempat tersebut Ia bertemu dengan Astika (Jessica Mila) yang ingin bunuh diri.

Kisah mereka dimulai. Bali sebagai lokasi pengambilan gambar yang menawarkan keindahannya dipermak dengan sebuah cerita dua makluk manusia yang satu supergirl dan satu good boy. 

Menderitanya Noval karena ulah Astika berbuah perasaan cinta. Setelah perasaan itu akhirnya tersampaikan, datang pesaing yang tak bukan kekasih Astika yang dikira hilang.

Di sini perjuangan Noval yang dibantu teman-temannya menjadi bagian akhir dari kisah-kisah apes sebelumnya. Dan film ini berakhir dengan kembalinya cerita awal Noval yang sedang cuap-cuap di depan kamera tentang kisahnya dengan istrinya yang sudah direbut kembali.

Pemain film Jomblo Ngenes

Kevin Julio dan Jessica Mila kembali dipasangkan dalam satu film dan menjadi pemain utama. Kedekatan keduanya memang tak perlu diragukan mengingat beberapa tahun belakangan keduanya memang sering main bareng. Pemain lainnya ada Fendy Chow, Tengku Dewi, Rachmad Fiqri, Gofar Hilman, dan Aziz Doa.


...

Dengan membawa genre romantis komedi sebenarnya saya berharap banyak dengan film ini. Kevin yang dipermak sebagai pria jomblo, anak mami dan sering apes rasanya kurang di film ini. Terlalu ganteng untuk membuatnya sebagai pria biasa. Apalagi tato di tubuhnya sering terlihat.

Sedangkan si Mila, juga menurut saya kurang kalau harus membandingkan film ini dengan My Sassy Girl yang sudah keburu mengambil sudut pandang saya tentang Jomblo Ngenes. 

Bukan soal kurangnya akting menurut saya, hanya kurang sreg aja sama cerita film. Saya pikir bisa melihat sesuatu yang berbeda saja. Ternyata tidak. Mungkin lain kali bisa melihat keduanya kembali bermain dengan sesuatu yang lebih dari ini.

Rating : 6.8

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film The Doll 2

Film The Doll 2 rilis tanggal 20 Juli 2017 di bioskop-bioskop tanah air. Membawa durasi 116 menit dengan batas usia penonton 17 tahun ke atas, film produksi Hitmaker Studios ini membawa wajah-wajah baru seperti Luna Maya dan Herjunot Ali.
Sukses yang pertama dengan pencapaian setengah juta penonton, membuat The Doll diharapkan mampu menembus angka 1 juta di versi keduanya. Apalagi genre film Horor Indonesia sedang mendapatkan panggung tahun ini yang sudah mendapatkan lebih 1 juta, bahkan 2 jutaan.
Setelah menyaksikan film ini saat rilis pertama kali, The Doll 2 tidak bercerita yang berkaitan dengan yang pertama. Ibaratnya berganti cerita namun sedikit bumbu-bumbu film sebelumnya yang tetap dimasukkan.
Kehilangan ikon
Entah apa yang dipikirkan sutradara merangkap penulis dan juga produser, Rocky Soraya mengganti pemeran utamanya yang bermain di film The Doll pertama. Shandy Aulia bagi kami merupakan ikon film Horor yang dinanti karna aktingnya yang selalu terlihat lugu tapi manis. Dan …

Sudah Tahu Cara Nambah Masa Aktif XL Hingga 1 Tahun?

Ada yang menggunakan kartu XL? Sudah tahu, operator dengan dominasi biru ini dapat menambah masa aktif hingga 1 tahun. Dengan masa aktif 1 tahun, Anda tidak perlu takut kartu Anda hangus tiba-tiba. Berikut cara aktivasinya.
Saya baru menggunakan kartu XL beberapa bulan ini setelah acara launching 4G XL LTE di Semarang bulan Juni 2016. Saat itu juga saya mengaktifkan fitur XL Tunai, sebuah layanan keuangan digital atau trennya dompet digital.
Karena saya pikir jarang menggunakan XL untuk keperluan hari-hari saya seperti koneksi Internet, saya tidak ingin XL Tunai saya mati begitu saja. Dan setelah mencari sana-sini informasi tentang layanan keuangan digital ini, saya baru tahu tentang masa aktif XL hingga 1 tahun.
Layanan Perpanjang Masa Aktif 
Ada 2 cara sebenarnya untuk menggunakan layanan ini. Bisa menggunakan nomor *123# atau lewat online dengan mengakses web 
1) *123#
Anda tinggal menekan angka diatas atau mau yang cepat ketik *123*8484#.  Ikuti petunjuknya dan silahkan pilih. Cont…

Agenda Semarang Juli 2017

Selamat datang di bulan Juli 2017. Selamat Hari Lebaran Idul Fitri 1438H, kami ucapkan. Berikut ini daftar agenda acara di kota Semarang yang berlangsung selama bulan Juli. Agenda ini akan terus diupdate, bila ada kekurangan, mohon dimaklumi.
Agenda rutin  [Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan, jalan Pemuda dan jalan Kartini. Lihat artikelnya di sini.[Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. Lihat artikelnya di sini.
Agenda umum (Akan terus ditambahkan)  [15 Juni - 3 Juli] - Lebaran Great Sale di Mal Ciputra.[26 Juni - 5 Juli] -  Pameran Handphone di Plasa Simpang Lima. Review Klik.[25 Juni - 2 Juli] - Festival Makanan 'Pulang Semarang 2' di Sri Ratu. Review klik.[20 Juni - 4 Juli…

Syuting Perdana, Film Wage Syukuran di Semarang

Film Wage direncanakan rilis bulan Oktober 2017. Film biopik ini mengangkat perjalanan masa muda WR. Soepratman yang merupakan Pahlawan Nasional dan juga pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Menariknya, syuting pertama dilakukan di Semarang dan berikut bocoran tentang film Wage selengkapnya.
Kami sangat senang bisa terlibat dan hadir di acara syukuran syuting film berjudul Wage hari jumat kemarin (21/7), di Tekodeko, kawasan Kota Lama Semarang. Sebagai bloger, kami selalu berharap bisa dilibatkan langsung dalam penyampaian informasi seperti launching maupun Konferensi Pers.
Syukuran sekaligus memperkenalkan para pemain film Wage

Untuk ruangan yang digunakan, memang tidak begitu luas. Namun acara berlangsung dengan hangat. Selain kami yang hadir, ada wartawan, bloger dari komunitas Gandjel rel dan beberapa perwakilan dari komunitas dan penggiat film.
Sebelum memotong tumpeng yang sudah tersedia di meja depan kami, pihak film yang diwakili Fachrul Muchsin (kritikus film dan penggaga…

Semarang Thal Cake Gelar Pre-Launching, Ngundang Bloger Hingga Komunitas Semarang

Semarang Thal Cake yang beralamat di jalan Sriwijaya No.4 ini menambah daftar tren oleh-oleh kekinian yang sedang menarik dilakukan para artis saat ini. Menarik kiat strategi yang dilakukan Ruben Onsu sebagai owner untuk memperkenalkan bisnisnya ini di Semarang. Penasaran?
Bertempat di lokasi Semarang Thal Cake, Sabtu pagi (15/7), kami turut hadir di acara Pre-Launching yang turut dihadiri pemiliknya, Ruben Onsu. Selain kami, ada beberapa bloger dan komunitas Semarang juga yang diundang untuk hadir, seperti Gandjel Rel, Kompakers, Hijabers, dan Foodgram. 

Alasan Ruben memilih Semarang sebagai kota pertama
Kami masih ingat pada November 2015, Semarang ditetapkan sebagai salah satu destinasi unggulan wisata kuliner unggulan di Indonesia oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam acara  Dialog Gastronomi Nasional dan Peluncuran Destinasi Wisata Kuliner - Indonesia Spice Up The World. Ulasannya bisa kamu lihat di sini.
Semarang dianggap sudah memiliki standar kelayakan: produk dan daya t…