Langsung ke konten utama

Review Film Cek Toko Sebelah


Film Cek Toko Sebelah (CTS) rilis tanggal 28 desember 2016. Film kedua Ernest Prakasa sebagai sutradara dan sekaligus pemain. CTS sendiri bergenre komedi dengan membawa durasi 104 menit. Berikut review filmnya.

Film produksi Starvision ini rilis lebih awal dari hari biasanya hari kamis, yaitu hari rabu. Spesial sih kalau boleh bilang mengingat hari kamis sangat identik untuk jadwal film Indonesia yang baru tayang.

Film CTS juga menuai sukses bersama film karya Raditya Dika, Hangout di Semarang. Ini bisa dilihat dari antrian panjang saat pertama kali dirilis. Bahkan setelah rilis, pihak bioskop menambah teaternya. Sama seperti Hangout yang mendapat jatah 2 teater.

Cerita

Ernest yang berperan sebagai pemain dan sutradara plus penulis cerita lewat film ini membawa penonton melihat sebuah kisah sederhana yang dibalut cinta dan kasih sayang sebuah keluarga.

Karena begitu ringan, bumbu-bumbu tawa yang dihadirkan dengan mengajak para pemain berlatar komika membuat saya dan penonton di sebelah saya tertawa tanpa henti. Ernest mampu menghadirkan sisi paling menarik dari mereka, meski saya tahu mereka memang lucu saat sudah berstand up ria.

Ernest yang berperang sebagai Erwin tidak sendiri menjadi anak dari pemilik toko yang menjadi ayahnya. Ada Dion Wiyoko yang menjadi kakaknya berperan sebagai Yohan. Keduanya berseteru saat sang ayah memberikan toko pada Erwin.

Disaat karir Erwin sedang bagus-bagusnya, perasaan tanggung jawab dan ingin bekerja menjadi dilewa buatnya. Sisi lain buat Yohan yang sudah beristri, menganggap toko lebih baik dia yang mengurusnya. Kemelut yang sebenarnya tidak begitu besar yang dimasukkan.

Pada akhirnya, keduanya bekerjasama menyelesaikan konflik yang bukan berasal dari keduanya. Ada Tora yang menjadi masalah ketika si ayah menyepakati toko akan dijual karna sudah merasa lelah.

Saat semua cerita sudah mengalir seperti air sungai yang menuju laut, film ini ditutup dengan kisah bahagia. Tebak, Erwin apakah menjaga toko atau tidak? Betul sekali, Erwin tetap melanjutkan pekerjaannya dan Yohan yang akhirnya membuat toko berkembang pesat. Dari yang hanya kelontongan berubah menjadi sesuatu yang lebih diterima semua orang.


Kekuatan para pemain

Hadirnya rumor Kaesang ikut main  sebelum film ini dirilis, sudah sangat memberi efek dan rasa penasaran buat saya sendiri. Kira-kira mendapatkan jatah peran seperti apa? Hmm..ternyata menjadi supir taksi. Meski situasinya serius dalam ceritanya, Kaesang sudah memberi tawa dengan durasinya yang sangat singkat tersebut.

Ernest kembali membawa banyak komika di gerbangnya (baca filmnya). Kesemuanya memiliki peran masing-masing dan itu terlihat sangat bagus. Andai mereka tidak ikut, saya pikir ceritanya bakalan sangat boring.

Orang pertama yang paling menarik soal perannya adalah Chew Kin Wah yang berperan sebagai ayah. Saya baru sadar aktor dari Malaysia ini sebelumnya sudah menghiasi film My Stupid Boss. Di film selanjutnya ini, ia bermain sangat baik.

Selanjtunya, ada sosok Dion Wiyoko yang tak perlu ditanya bagaimana ia berperan. Di film CTS, Dion adalah karakter yang sangat berpengalaman dan mampu menjawab perannya dengan sangat baik. 

Untuk pemain perempuannya, ada beberapa nama. Tapi yang cukup menyita perhatian adalah Adinia Wirasti yang menjadi istri Yohan. Bukan karena aktingnya yang ingin saya puji, tapi kecantikannya yang membuat saya suka mengingat ia sangat jarang bermain dan katanya selektif terhadap peran.

Soal Gisel yang sepertinya debut pertamanya, sudah cukup baik. Dan jadi pasangan yang cocok buat Erwin yang terkadang mereka saling mendukung tapi juga berantem.

Pemain Cek Toko Sebelah

Sepertinya ada 20 komika yang diajak di film CTS. Nama-nama seperti Dodit Mulyanto atau Abdur Arsyad tentu sudah lumayan sering main film.

Hadirnya nama Tora Sudiro sebenarnya sudah menarik. Nama-nama lain yang sudah familiar seperti Yeyen Lidya, Asri Welas, dan Nino Fernandez (sebentar). Untuk detail lengkap para pemainnya, kamu bisa lihat di sini.

...

Seperti tahun sebelumnya, Ernest masih konsisten merilis filmnya di akhir tahun. Bersama Raditya Dika, keduanya selalu berhasil membuat film-film dari luar tidak bisa masuk. Beberapa film Indonesia yang bertahan juga mampu memberi dampak positif, khususnya di Semarang.

Film Cek Toko Sebelah bukan saja memberi tawa, kesederhanaan ceritanya yang terjadi disekitar ternyata sangat seksi untuk diangkat dalam sebuah film. Dikemas dengan kasih sayang antar keluarga, pasangan dan bisnis, semoga film CTS menyusul film Hangout yang sudah mendapat 1 juta penonton sebelum tahun baru.

Rating : 8.9

Artikel terkait :
...


Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Agenda Semarang Juli 2018

Selamat datang bulan Juli di kota Semarang. Ada rencana apa saja selama di kota kami. Bila belum, halaman ini akan sedikit membantu tentang apa saja yang ramai di sini. Informasi akan terus kami perbarui.

Setelah libur lebaran, kita semua kembali ke rutinitas seperti biasanya. Sibuk dan sibuk. Bila sedang mengadakan perjalanan ke Semarang, tak salah melihat tempat-tempat menarik, berburu kuliner atau swafoto.

Berikut daftar agenda yang ada di Semarang, yang kami bagi dua:

Agenda rutin :
[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. (Wisata Kuliner malam)[Minggu] - Car Free Day di kawasan Simpang Lima - Pahlawan dan jalan Pemuda.
Agenda lain
[2 Juli] - Jazz Reguler by Komunitas Jazz Ngisoringin di gedung event media creative space, jalan Ki Mangunsarkoro no. 18. Mulai jam 7 malam. Info Twitter @JAZZNGiSORiNGiN.[6-11 Juli] - Pameran komputer di Java Mall. Info klik di sini.[6-8 Juli] - Kejuaraan Motorcross Internasional MXGP 2018 di sirku…

Sukses MXGP di Semarang, Seperti Apa Statistiknya di Media Sosial?

Gelaran MXGP di kota Semarang sukses digelar. Harapan mas Hendi (Wali Kota Semarang) berikutnya yang ingin menjadikan kota Semarang sebagai tuan rumah MotoGP patut kami dukung, mengingat nilai potensi yang bisa didapat bila itu benar-benar terealisasi. Lalu, seperti apa statistik di media sosial tentang acara Internasional MX GP ini?

Kami telah membuat statistik Twitter dengan tagar #MXGPSemarang yang menggunakan alat pengukur media sosial yang biasa kami gunakan, yaitu tweetbinder.com. Data ini kami buat pada tanggal 9 Juli, setelah acara berlangsung.
Statistik via Slideshare
Data ini kami taruh di situs Slideshare, dan ditaruh secara umum. Kamu dapat mengambilnya, bila ingin. Meski kami beri cuma-cuma, kami harap bisa dinotifikasi atau bilang ke kami bahwa kamu menggunakan data tersebut.

Statistik MXGP Semarang from Dot Semarang
Tentang statistik
Saat postingan ini kami buat, pengaruh tagar #MXGPSemarang di Instagram mendapatkan 2.282 posting yang dibagikan di sana. Tentu data ini aka…

[Review] Semarang Computer Expo 2018 : Perang Komputer Gaming

Pameran komputer Semarang ini diadakan di Java Mall, dari tanggal 6-11 Juli 2018. Yang menarik dari sini adalah kampanye promosi perang perangkat jinjing yang ditujukan kepada segmen pengguna yang menyukai game.

Bagaimana kabar kamu yang selalu bertanya pada kami tentang pameran komputer? Kami harap, kamu senang dan sudah membeli perangkat yang dicari.

Karena pameran komputer di Semarang hanya terlihat seperti yang sudah-sudah, postingan kami untuk ulasan event ini adalah melihat promosi yang ada di stan peserta. Apalagi stan yang berada di tengah-tengah adalah stan besar dengan promo yang tentu harus keren.

Komputer gaming yang mencuri perhatian

Ada pemandangan berbeda kali ini setelah sekian lama vakum pameran komputer yang sudah kami tunggu. Pameran komputer Juli ini didominasi perangkat yang memanjakan para gamers.


Acer hadir dengan brand Predatornya. Harga yang dibanderol untuk produk mereka mulai dari 11 jutaan. Selain melakukan promosi secara offline dengan menjadi salah satu p…