Langsung ke konten utama

10 Peringkat Tertinggi Indeks Pariwisata Indonesia : Semarang Salah Satunya


Ada kabar gembira bagi warga kota Semarang terkait Pariwisata, dimana Semarang termasuk dalam peringkat 10 besar untuk penilaian indeks Pariwisata yang dikeluarkan Kemenpar. Ini bisa jadi motivasi sendiri untuk terus meningkatkan iklim wisata, berikut info lengkapnya.

Dilansir dari cnnindonesia.com (8/12), Semarang berada diurutan ke-5. Sedangkan peringkat teratas, ada Denpasar yang ditemani Surabaya dan Batam. Berikut daftar lengkapnya

  1. Kota Denpasar                3,81
  2. Kota Surabaya                3,74
  3. Kota Batam                    3,73
  4. Kab Sleman                    3,72
  5. Kota Semarang               3,59
  6. Kab Badung                    3,55
  7. Kota Bandung                 3,39
  8. Kab Banyuwangi             3,30
  9. Kab Bogor                      3,27
  10. Kab Bantul                      3,22

Bagaimana cara mereka menilai?

Ternyata Indeks Pariwisata Indonesia (IPI) ini pertama kali diluncurkan Kemenpar pada saat acara rakornas IV Pariwisata di Hotel Sultan, Jakarta pada 6-7 Desember yang digelar Kemenpar.

IPI sendiri melibatkan 505 kabupaten-kota se-Indonesia. Penyusunan ranking itu didapat melalui survei dan mengacu pada Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) serta sudah disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.

“Gunakan global standard agar kita bisa berkompetisi di level global. Standar penilaiannya menggunakan TTCI – WEF yang sudah diakui dunia, dan semua Negara dipotret dengan analisa indikator serta kriteria yang mereka buat. Hasil itu bisa digunakan untuk mengukur kesiapan daerah tujuan pariwisata menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,”  ujar Menpar Arief Yahya.

Pengukuran IPI berbasis data sekunder (data statistik) digunakan untuk menentukan skor indeks daya saing pariwisata di 505 kabupaten/kota. Empat aspek penopang pariwisata seperti aspek lingkungan pendukung bisnis, tata kelola, potensi wisata, dan infrastruktur semuanya dinilai. 

Keempat aspek inilah yang disusun sebagai basis konsep pengukuran IPI. Totalnya ada 78 indikator data yang dikelompokkan menjadi 14 pilar penilaian. Tiap pilar dikelompokkan lagi menjadi empat aspek pengukuran utama.

Pengukuran indeks persepsi juga dilakukan terhadap 25 daerah dengan skor tertinggi berdasarkan hasil pengukuran indeks daya saing pariwisata. Survei persepsi yang menggunakan model wawancara tatap muka ini bertujuan mengetahui bobot hasil pengukuran indeks daya saing dengan memasukkan penilaian masyarakat terkait pembangunan pariwisata di daerah masing-masing. “Tim penelitinya juga kredibel, terpercaya, yakni Kompas,” kata Arief Yahya.

Hasilnya, tingkat daya saing tertinggi industri pariwisata Indonesia masih didominasi kota-kota besar. Kota Denpasar menduduki peringkat tertinggi dalam Indeks Pariwisata Indonesia dengan skor 3,81 dari rentang skala indeks 0 – 5. 

Aspek lingkungan pendukung bisnis, tata kelola, dan infrastruktur menjadi penopang utama keunggulan ibu kota Provinsi Bali itu. Denpasar juga sukses menyambar posisi pertama untuk kategori Aspek Lingkungan Pendukung Bisnis dengan skor 3,71.

Selain memasukkan Semarang dalam 10 peringkat IPI, ibukota Provinsi Jawa Tengah ini juga masuk dalam peringkat Tertinggi Aspek Lingkungan Pendukung Bisnis Pariwisata.

5 Peringkat Tertinggi Aspek Lingkungan Pendukung Bisnis Pariwisata

No          KAB/KOTA           SKOR         PERINGKAT
1           Kota Denpasar       3,71               1
2              Sleman              3,42               2
3           Kota Semarang      3,26               3
4           Kota Surabaya       3,21               4
5           Bantul                   3,19               5

5 Peringkat Tertinggi Aspek Tata Kelola Pariwisata

No          KAB/KOTA              SKOR     PERINGKAT
1              Kota Surakarta      3,99        1
2              Kota Denpasar      3,79        2
3              Badung                3,68        3
4              Kota Makassar      3,59        4
5              Kota Yogyakarta   3,54        5

5 Peringkat Tertinggi Aspek Infrastruktur Pendukung Pariwisata

No          KAB/KOTA              SKOR     PERINGKAT
1              Kota Makassar      4,39        1
2              Kota Denpasar      4,12        2
3              Kota Bandung       4,12        3
4              Kota Surabaya      3,89        4
5              Kota Palembang   3,75        5

5 Peringkat Tertinggi Aspek Potensi Wisata Alam dan Wisata Buatan 

No          KAB/KOTA             SKOR     PERINGKAT
1             Sukabumi             3,79        1
2             Badung                 3,45        2
3             Bogor                   3,39        3
4             Wakatobi              3,29        4
5             Raja Ampat           3,25        5


...

Menarik melihat data ini yang sebentar lagi kalender akan berubah ke tahun 2017. Apakah dengan data ini, Semarang lebih terpacu lagi untuk mengembangkan potensi dan sektor-sektor wisata guna menarik kunjungan wisatawan lokal dan luar.

Original konten klik di sini.

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Agenda Semarang November 2017

Selamat datang di bulan November. Bulan Oktober kami mencatat banyak event yang berlangsung masih didominasi properti, khususnya di mal. Apakah kira-kira bulan November akan kembali dengan tren properti? Atau sedang menunggu pameran komputer? Kami harap bisa segera memberi informasi tersebut di halaman agenda bulan November di sini.

Agenda rutin  [Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan, jalan Pemuda dan jalan Kartini. Lihat artikelnya di sini.[Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. Lihat artikelnya di sini.Agenda umum (Akan terus ditambahkan)  [1 - 5 Nov] - Central Java Expo di Paragon Mall. Lihat fotonya di Facebook atau di sini.[1-5 Nov] - Semarang Tourism Craft and Investment expo 201…

Ini 5 Foto Like Terbanyak Instagram dotsemarang

Kami sangat menyukai Instagram, begitu pun kamu juga sepertinya. Apabila kamu salah satu pengikut kami, maka ada alasan untuk melihat statistik posting foto kami berikut ini yang kami buat dengan daftar teratas untuk foto yang paling banyak disukai.
Instagram tak sekedar media sosial atau pun alat yang menarik untuk para penggunanya dalam bisnis. Instagram mengajari kita bagaimana cara berinovasi dan mencoba berbagai hal-hal untuk berkembang.
Sebagai pengguna, kami melihat hal tersebut. Dan lewat halaman ini, kami menggunakannya untuk berbagi foto-foto kami yang telah diunggah dengan level tertinggi yang kami dapat.
Berikut 5 foto dengan like terbanyak
1. Spot Kota Lama baru yang memikat 
Selamat hari kamis. #Semarang #dotsemarang A post shared by Dot Semarang (@dotsemarang) on Aug 2, 2017 at 4:11pm PDT
2. Pedestrian di jalan Ahmad Yani

Selamat hari Senin. Selamat beraktivitas kembali, terima kasih sudah mampir ke Kota Lama akhir pekan kemarin. #Blogger #Semarang #Zenfone3 #dotsemarang A …

Mencoba Firefox Rocket

Hadir dengan keunggulan seperti mode turbo, hemat data hingga si pembuat membawa namanya (Mozilla), peramban web ini bisa dikatakan sebagai alternatif browser mobile yang sudah ada. Apakah kamu sudah mencobanya?
Kami tertarik mencobanya dan mencoba memberikan pengalaman kami tentang browser yang katanya khusus buat Indonesia saat diluncurkan pada bulan November 2017. 
Ukuran filenya sangat kecil, sekitar 2,39 MB dan sudah tersedia ditoko aplikasi Android Google Playstore, khusus untuk wilayah Indonesia saja.
Menurut kami tentang Firefox Rocket
Rocket tidak mendukung tab baru, sehingga kami sedikit kesulitan untuk membuka halaman lain. Untuk memasukkan alamat baru, mode home yang berada di sisi kiri adalah alternatif selain tombol bulat search yang ada di tengah. Paling mudah mengklik tombol search dan tersedia halaman kosong untuk kamu masukkan alamat baru atau mencari sesuatu di sana.
Mode download yang biasa tersedia di UC browser, tidak tersedia di Rocket. Biasanya di UC saat kami …

Melihat Sam Poo Kong Malam Hari Lewat Festival Kuliner

Sudah pernah ke Sam Poo Kong malam hari? Jika kamu jawab belum, maka kita sama. Sepertinya menyenangkan malam hari berada di sana, mengingat tempat ini buka hingga malam. Lewat acara festival kuliner, akhirnya kami bisa ke sini malam hari. Tertarik suasananya?
Selain dijadikan sebagai tempat sembahyang atau berziarah, Sam Poo Kong yang kami ketahui merupakan satu diantara tempat-tempat wisata yang ada di Semarang yang wajib kamu kunjungi bila sedang berada di kota kami ini.
Setahun belakangan, kami mengamati bahwa bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama islam yang bernama Zheng He / Cheng Ho ini sering mengadakan event. 

Salah satunya yang sedang kami kunjung di hari penutupan, minggu malam (12/11). Acara yang bertema kuliner bersama energi baik, PGN, sayangnya saat kami kunjungi sedang turun hujan. Cuaca memang tidak bisa diprediksi.
Meski begitu, malam hari di sini tidaklah begitu menakutkan. Bangunan-bangunan Klenteng yang dibalut berba…