Langsung ke konten utama

Review Film Rumah Malaikat


Film Rumah Malaikat rilis secara resmi di bioskop tanah air tanggal 24 November 2016. Film berdurasi 93 menit ini membawa genre horor dan thriler. Penasaran seperti apa cerita yang ditawarkan?

Kamis ini, saya dihadapkan dengan 2 genre film yang paling banyak ditonton, komedi dan horor. Mewakili horor, film Malaikat tayang bersamaan film Maju Kena Mundur Kena Returns yang mengadopsi film lawas dari Warkop. Namun pada akhirnya pilihan jatuh pada genre horor.

Menawarkan ketegangan dari awal

Sangat jarang menaruh banyak anak-anak lewat film bertema horor. Bahkan, keberadaan mereka memberi nuansa serem yang dipadukan musik seperti ciri khas horor Indonesia.

Rasa penasaran film Rumah Malaikat sendiri akhirnya mampu terjawab setelah menontonnya. Jangan berharap bahwa embel-embel Malaikat akan membuat film ini penuh motivasi atau kepahlawan.

Rumah Malaikat merupakan panti asuhan yang menjadi fokus utama dari film ini dan menjadi background secara keseluruhan.

Sejak awal diputar, film ini sudah menawarkan ketegangan yang tidak disangka-sangka. Meski bisa sedikit bernapas saat jeda, film ini terus saja membuat penasaran dengan apa yang terjadi? 

Dalam hati saya bilang, saya tidak salah nonton sepertinya. Adrenalin saya naik turun ditengah keriuhan suara penonton yang kali ini cukup ramai. Banyak perempuan generasi Y yang ikut menonton.

Cerita

Datang dengan tugas akhir yang sedang mewancarai anak panti, seorang mahasiswi yang diperankan Mentari De Marelle sebagai Alexandra harus dihadapkan dengan berbagai penampakan. 

Bukan hanya 1 atau 2 penampakan, lebih dari itu, suasana yang terbangun memang lebih serem dari yang dibayangkan bahwa mereka adalah anak-anak.

Perlahan - lahan, penonton digiring pada sebuah cerita yang terjadi pada masa lalu dan yang sedang terjadi saat ini merupakan buah dari kejadian yang menimpa penghuni panti.

Alexandra yang berusaha memecahkan, malah tersandera dengan tujuan utamanya yang ternyata bukan sekedar mengerjakan tugas akhir. Ia sedang mencari seseorang yang lama menghilang.

Dalam rumah panti yang bangunannya sangat lama ini, Alex harus berhadapan dengan pemilik panti dan karyawannya. Aktris senior, Roweina Umboh yang berperan sebagai ibu panti rupanya sangat berperan penting untuk semua kejadian.

Disaat sedang berupaya menahan rasa takut dengan suara-suara penonton di belakang tempat duduk saya, cerita tentang anak-anak panti yang tinggal di sana tidak ketinggalan memberi cerita lain yang menarik.

Satu anak laki-laki memiliki kemampuan melihat apa yang tidak terlihat. Konfliknya dengan anak-anak lain menjadi bumbu tersendiri.

Diantara cerita-cerita yang terus memuncak, ada satu tokoh kunci yang sempat luput dari pandangan saya bahwa ia merupakan benang merahnya.

Pada akhirnya, ruangan yang terkunci dan berada di lantai 2 bisa dibuka juga. Saya pikir akan menemukan berbagai potongan tubuh atau sesuatu yang menyeramkan. Ternyata tidak.

Sang sutradara, Billy Christian, akhirnya menutup film ini dengan adegan pertemuan Alex dan seseorang yang dicarinya selama ini. Ibu panti dan karyawannya harus berjibaku dengan sesama dan selesai.


Pemain film Rumah Malaikat

Sebagai pemeran utama Mentari De Marelle sebenarnya sudah bermain dengan sangat baik, tapi tetap saja saya masih menyukai Shandy Aulia untuk genre horor. Entah, apakah ini semacam tantangan untuk Mentari bila melihat beberapa filmnya sebelumnya, genre ini masih baru baginya.

Sedangkan bagi Roweina Umboh, aktis senior ini memiliki pengalaman lebih banyak yang membantunya memerankan tokoh sebagai ibu panti lebih baik.

Para pemain lainnya yang mendukung film ini adalah Dayu Wijanto sebagai tangan kanan atau karyawan ibu panti dan  Agung Saga, pria yang bekerja sebagai tukang kebun dan punya kekurangan dalam segi fisik. Untuk nama anak-anak, saya belum mendapatkan detailnya.

...

Saya suka dengan ketegangan yang diberikan dari awal hingga akhir. Ceritanya juga menarik dan sangat jarang menemukan cerita seperti ini (buat saya). Oh ya, saya juga baru tahu kalau sang sutradara Billy Christian aktif di blog, update terbarunya ada project film Jelangkung 13 tahun kemudian. Wah, menarik. Salah satu film favorit juga soalnya.

Catatan untuk film ini meski sudah membuat penonton di Semarang lumayan banyak yang menonton di jam pertama film ini dirilis adalah kurangnya harapan saya tentang bagian akhir cerita. Padahal saya berharap ada potongan tubuh manusia, bukan kulit saja, atau membayangkan film House of Wax, dimana manusia diawetkan.

Padahal kategori umurnya sudah 17 tahun keatas, apakah karna takut ada bayangan larangan badan sensor atau memang cukup aman dengan yang ada.

Saya berharap film ini dapat bertahan lebih sepekan. Selain menawarkan ketegangan dari awal hingga akhir, ceritanya juga menarik dari yang pernah saya tonton.

Rating : 8

Artikel terkait :

...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Pameran Handphone di Semarang Bulan Juni 2018

Kabar baik sebelum kamu merayakan hari raya Idul Fitri, terutama kamu yang berada di Semarang. Pameran handphone bulan ini datang langsung 3 event pameran. Dimana dan kapan? Berikut detailnya.

Wuih akhirnya yang ditunggu, momennya pas lagi Hari Raya Idul Fitri. Kali ini dua tempat penyelenggaranya adalah Paragon Mall dan Java Mall Semarang.

Paragon Mall (12-24 Juni)

Kali ini Sinar Mas Selluler tidak menempatkan nama mereka dalam pameran, namun begitu tetap saja ini sepertinya acara mereka. Hanya saja untuk pameran ini kehadiran Telkomsel akan mendapatkan tempat yang lebih besar.

Bertajuk Telkomsel Ramadhan Fair (TRF), pameran handphone di Paragon ini dilaksanakan dari tanggal 12 Juni hingga 24 Juni 2018. Karena dibranding provider, sepertinya pelanggan akan banyak dimanjain promo.

Bila tahun lalu TRF 2017 hadir di Java Mall dengan Parsell, maka tahun ini bisa dikatakan mereka mencari sesuatu yang baru. Menarik strategi yang mereka lakukan.

Java Mall (12-21 Juni)

Dengan waktu yang bersa…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Zenfone Max Pro M1 dan Zenfone 5Q Beredar di Pameran Handphone Semarang, Ini Harganya

Dua produk terbaru Asus ini sudah beredar di Semarang, khususnya selama pameran handphone yang berlangsung bulan Juni. Tertarik untuk memboyongnya? Berikut harga yang kami dapatkan dari dua pameran yang berlangsung.
Kelebihan dari Zenfone Max Pro M1 adalah Smartphone ini ditujukan kepada pengguna yang menyukai games. Baterai besar ditambah kemampuan prosesor terbarunya membuat Smartphone ini layak dimasukkan dalam daftar beli kamu.
Sedangkan Zenfone 5Q, Smartphone ini ditujukan kepada pengguna yang menyukai fotografer. Ada 4 kamera masing-masing 2 di belakang dan 2 di depan. Kemampuan kamera depan belakangnya sudah dipersenjatai memotret wide angle.
Saat kami memeriksa pameran handphone yang berlangsung di dua tempat, Java mall dan Paragon mall, kedua produk ini sudah tersedia di sana (stan dengan tulisan Asus). Harganya sama semua.
Daftar harga Asus Smartphone di pameran handphone Semarang bulan Juni 2018
Ketahui dulu, bahwa ketersediaan stok kami tidak begitu mengetahui dan sewaktu-…

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Ini 5 Film Indonesia yang Rilis di Bioskop Pada Saat Lebaran Tahun 2018

Lebaran Idul Fitri tahun 2018 jatuh pada hari Jumat, tanggal 15 Juni 2018. Momentum lebaran kali ini, dimanfaatkan betul para pemilik bioskop dengan menayangkan 5 film Indonesia sekalgius yang biasanya rilis hari kamis. Yang menarik, 2 film Indonesia yang tayang lebaran tahun lalu, kembali ambil bagian.

Adalah film Insya Allah Syah dan Jailangkung yang kembali hadir dengan film keduanya. Di Semarang, kedua film ini ditemani tiga film Indonesia lainnya seperti berikut ini. Kami tambahkan daftar bioskopnya biar kamu nggak bingung jika tertarik ingin menontonnya khusus di Semarang.

1. TARGET

Film Raditya Dika ini tayang di bioskop Java, Citra, DPMall, Transmart dan Eplaza. Genre yang dibawa selain komedi ada adegan aksi yang dilibatkan.

2. JAILANGKUNG 2

Melanjutkan film pertamanya, film keduanya juga ditayangkan bersamaan momentum lebaran. Kalau ingin memacu adrenalin dan seru-seruan bersama keluarga, film bergenre horor sangat pas tentunya. Film ini tayang di bioskop Java, Citra, DPMall,…