Langsung ke konten utama

Review Film 8 Hari Menaklukkan Cowo


Sebenarnya saya sudah menunggu film-film bertemakan Sekolah yang agak berbobot. Film 8 Hari Menaklukkan Cowo punya tema yang saya cari beberapa bulan ini. Apakah harapan tersebut terkabul kali ini?

Film berdurasi 79 menit ini resmi tayang diseluruh bioskop tanah air tanggal 22 September 2016. Dengan rating penonton di atas 17 tahun, film ini bertemakan persahabatan dan kisah asmara.

Cerita

Kisah masa sekolah selalu menyenangkan untuk dikenang. Sang sutradara Boy Rano, membawa penonton kepada cerita 4 sahabat yang terdiri 1 pria dan 3 wanita dalam 1 kelas. Tiba-tiba saja Sekolah mereka kedatangan anak baru, laki-laki ganteng yang jadi pujaan gadis-gadis pada akhirnya.


Adegan ini malah membuat saya ingat Film Winter In Tokyo

Film ini membuat penonton terlalu fokus pada pemain dan cerita utama yaitu menaklukkan cowo (anak baru). Bisa ketebak, persaingan berada diantara dua kubu. 1 gadis biasa dan tidak cantik dan 1 lagi sebaliknya. Saya berharap ada bagian lain yang dieksplore seperti kenakalan.

Keduanya bersaing dengan berbagai cara dilakukan. Pada akhirnya si gadis biasa yang menang dan persahabatan mereka hancur. 

Cerita belum selesai rupanya, masa lalu si anak baru yang sudah jadian ternyata memiliki sisi gelap yang membuat hubungan yang baru jadian akhirnya putus.

Entah mengapa sisi lain yang diangkut dalam cerita film ini tentang menyukai sesama menjadi kunci selama film ini berlangsung. Apakah sedemikian parahnya realitas yang terjadi di negeri ini hingga masuk ke lingkup Sekolah.

Pemain

Dihuni pemain muda dengan tampang yang semuanya memiliki paras ganteng dan cantik, film ini membuat penonton di jam pertama bersama saya yang dihuni anak Sekolah semua sangat antusias. Lumayan ada 14 orang untuk tayang perdana di jam pertama.

Nama-nama seperti Rangga Azof sebagai Gilang, Angelica Simperler sebagai Reta, Marcell Darwin sebagai Dirly, Regina Rengganis sebagai Lala dan Fita Anggriani sebagai Firza sudah cukup membuat para gadis yang menonton di sini sangat bersemangat.

Gambar

Tema sekolah yang identik dengan ceria dan penuh warna sudah lumayan dari sisi gambar menurut saya. Hanya ada beberapa adegan, sudut gambar yang diambil kurang menarik.


Ada kejutan menarik yang membuat saya dan penonton lain terpingkal-pingkal di sini.

...

Ternyata film ini tidak cocok dengan saya, mungkin karena faktor umur. Meski begitu, lewat film ini sebenarnya saya ingin melihat kenangan manis yang pernah terjadi kepada saya di masa Sekolah dulu.

Sepertinya generasi sekarang dan dulu sangat berbeda. Mungkin film ini menarik bagi remaja yang tengah menginjak dewasa, terutama pelajar. Namun buat generasi millenials, film ini kurang menarik mengingat ceritanya mudah ketebak.

Beberapa adegan, film ini bisa menghadirkan tawa namun tidak dapat menguras emosi seperti cerita-cerita film pada umumnya. Selamat menonton buat yang belum.

Rating : 5 (1-10)

*Update : Film ini turun hari minggu (25/9) dari bioskop Semarang. Ini artinya film tersebut hanya bertahan kurang dari seminggu atau 3 hari tayang.

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

  1. hehe beberapa pemainnya sebenarnya udah ga muda lagi lho, sebut aja Angelica Simperler yg usianya sebenarnya udah 30 tahun, Marcell Darwin yang udah 26 tahun, sama Rangga Azof (28 tahun). Entah kenapa casting film di negeri kita masih mematok fisik sama tampang. Aktor umur 35 tahun kalau tampang masih abg pasti masih bisa jadi pemeran SMA :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul2, wah terima kasih infonya.
      Lupa ditulis yang begini hihi... (soal umur)

      Soal tampang, iya yah...baru ngeh jg. Padahal banyak aktor muda yang bisa lebih dieksplore :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film The Doll 2

Film The Doll 2 rilis tanggal 20 Juli 2017 di bioskop-bioskop tanah air. Membawa durasi 116 menit dengan batas usia penonton 17 tahun ke atas, film produksi Hitmaker Studios ini membawa wajah-wajah baru seperti Luna Maya dan Herjunot Ali.
Sukses yang pertama dengan pencapaian setengah juta penonton, membuat The Doll diharapkan mampu menembus angka 1 juta di versi keduanya. Apalagi genre film Horor Indonesia sedang mendapatkan panggung tahun ini yang sudah mendapatkan lebih 1 juta, bahkan 2 jutaan.
Setelah menyaksikan film ini saat rilis pertama kali, The Doll 2 tidak bercerita yang berkaitan dengan yang pertama. Ibaratnya berganti cerita namun sedikit bumbu-bumbu film sebelumnya yang tetap dimasukkan.
Kehilangan ikon
Entah apa yang dipikirkan sutradara merangkap penulis dan juga produser, Rocky Soraya mengganti pemeran utamanya yang bermain di film The Doll pertama. Shandy Aulia bagi kami merupakan ikon film Horor yang dinanti karna aktingnya yang selalu terlihat lugu tapi manis. Dan …

Sudah Tahu Cara Nambah Masa Aktif XL Hingga 1 Tahun?

Ada yang menggunakan kartu XL? Sudah tahu, operator dengan dominasi biru ini dapat menambah masa aktif hingga 1 tahun. Dengan masa aktif 1 tahun, Anda tidak perlu takut kartu Anda hangus tiba-tiba. Berikut cara aktivasinya.
Saya baru menggunakan kartu XL beberapa bulan ini setelah acara launching 4G XL LTE di Semarang bulan Juni 2016. Saat itu juga saya mengaktifkan fitur XL Tunai, sebuah layanan keuangan digital atau trennya dompet digital.
Karena saya pikir jarang menggunakan XL untuk keperluan hari-hari saya seperti koneksi Internet, saya tidak ingin XL Tunai saya mati begitu saja. Dan setelah mencari sana-sini informasi tentang layanan keuangan digital ini, saya baru tahu tentang masa aktif XL hingga 1 tahun.
Layanan Perpanjang Masa Aktif 
Ada 2 cara sebenarnya untuk menggunakan layanan ini. Bisa menggunakan nomor *123# atau lewat online dengan mengakses web 
1) *123#
Anda tinggal menekan angka diatas atau mau yang cepat ketik *123*8484#.  Ikuti petunjuknya dan silahkan pilih. Cont…

Agenda Semarang Juli 2017

Selamat datang di bulan Juli 2017. Selamat Hari Lebaran Idul Fitri 1438H, kami ucapkan. Berikut ini daftar agenda acara di kota Semarang yang berlangsung selama bulan Juli. Agenda ini akan terus diupdate, bila ada kekurangan, mohon dimaklumi.
Agenda rutin  [Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan, jalan Pemuda dan jalan Kartini. Lihat artikelnya di sini.[Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. Lihat artikelnya di sini.
Agenda umum (Akan terus ditambahkan)  [15 Juni - 3 Juli] - Lebaran Great Sale di Mal Ciputra.[26 Juni - 5 Juli] -  Pameran Handphone di Plasa Simpang Lima. Review Klik.[25 Juni - 2 Juli] - Festival Makanan 'Pulang Semarang 2' di Sri Ratu. Review klik.[20 Juni - 4 Juli…

Syuting Perdana, Film Wage Syukuran di Semarang

Film Wage direncanakan rilis bulan Oktober 2017. Film biopik ini mengangkat perjalanan masa muda WR. Soepratman yang merupakan Pahlawan Nasional dan juga pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Menariknya, syuting pertama dilakukan di Semarang dan berikut bocoran tentang film Wage selengkapnya.
Kami sangat senang bisa terlibat dan hadir di acara syukuran syuting film berjudul Wage hari jumat kemarin (21/7), di Tekodeko, kawasan Kota Lama Semarang. Sebagai bloger, kami selalu berharap bisa dilibatkan langsung dalam penyampaian informasi seperti launching maupun Konferensi Pers.
Syukuran sekaligus memperkenalkan para pemain film Wage

Untuk ruangan yang digunakan, memang tidak begitu luas. Namun acara berlangsung dengan hangat. Selain kami yang hadir, ada wartawan, bloger dari komunitas Gandjel rel dan beberapa perwakilan dari komunitas dan penggiat film.
Sebelum memotong tumpeng yang sudah tersedia di meja depan kami, pihak film yang diwakili Fachrul Muchsin (kritikus film dan penggaga…

Semarang Thal Cake Gelar Pre-Launching, Ngundang Bloger Hingga Komunitas Semarang

Semarang Thal Cake yang beralamat di jalan Sriwijaya No.4 ini menambah daftar tren oleh-oleh kekinian yang sedang menarik dilakukan para artis saat ini. Menarik kiat strategi yang dilakukan Ruben Onsu sebagai owner untuk memperkenalkan bisnisnya ini di Semarang. Penasaran?
Bertempat di lokasi Semarang Thal Cake, Sabtu pagi (15/7), kami turut hadir di acara Pre-Launching yang turut dihadiri pemiliknya, Ruben Onsu. Selain kami, ada beberapa bloger dan komunitas Semarang juga yang diundang untuk hadir, seperti Gandjel Rel, Kompakers, Hijabers, dan Foodgram. 

Alasan Ruben memilih Semarang sebagai kota pertama
Kami masih ingat pada November 2015, Semarang ditetapkan sebagai salah satu destinasi unggulan wisata kuliner unggulan di Indonesia oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam acara  Dialog Gastronomi Nasional dan Peluncuran Destinasi Wisata Kuliner - Indonesia Spice Up The World. Ulasannya bisa kamu lihat di sini.
Semarang dianggap sudah memiliki standar kelayakan: produk dan daya t…