Langsung ke konten utama

Review Film Winter in Tokyo


Film berdurasi 103 menit ini rilis tanggal 11 Agustus 2016. Dibintangi Dion Wiyoko, Morgan, Pamela Bowie dan Kimberly Rider berikut review filmnya.

Minggu kedua bulan Agustus, sebenarnya ada 3 film Indonesia yang tayang di Indonesia. Tapi hanya 1 film yang tayang di bioskop Semarang dan film ini yang sedang Anda baca sekarang.

Cerita menarik

Diangkat dari sebuah novel, cerita film yang disutradarai Fajar Bustomi ini sangat menarik. Terutama buat remaja. Tayang perdana kemarin, film ini mendapat antusias cukup baik untuk jumlah penonton di jam pertama.


Mengambil setting kota Tokyo - Jepang, Pamela yang berperan sebagai Keiko bertemu dengan pria baru yang pindah ke apartemennya. Ya, pria itu adalah Dion yang berperan sebagai Nishimura Kazuto. Keduanya menjadi inti cerita dari film ini.

Sepanjang cerita, keduanya terlibat kisah asmara yang malu-malu tapi pura-pura mau. Dimasukkannya Morgan sebagai Akira, sahabat dari Dion dan cinta pertama Keiko, alur ceritanya mulai berubah. Saya pikir mereka akan terlibat cinta segitiga.

Bakalan mudah ketebak nih benang merahnya. Saya malah membayangkan film ini adalah film drama Jepang versi Indonesia. Para pemain sangat fasih menggunakan bahasa Jepang, plus dibalut suasana pemandangan kota Tokyo yang indah-indah. Termasuk ramainya masyarakat di sana.


Tapi tebakan saya meleset. Cinta segitiga yang saya anggap akan terjadi konflik malah berbeda dengan alur cerita. Malah jadi kisah cinta berempat. Hadirnya Kimberly membuat suasana lebih sedikit panas. Plus hilangnya ingatan Kazuto setelah dipukuli beberapa orang.

Pamela yang ceria, manja dan gemesin berubah menjadi wanita tegar dan membiarkan semua terjadi begitu saja. Untunglah tidak begitu banyak mendramatisir cerita.

Karakter pemain

Sebelum film ini, saya sangat suka dengan akting Morgan di film Jilbab Traveler. Ada karakter di sana, plus wajah ganteng. Sayang di sini malah tidak begitu terlihat, Morgan yang menjadi dokter dan pria baik seakan menjadi bintang tamu saja.



Paling kuat karakternya di film ini malah Pamela yang punya wajah khas Jepang sekali. Wanita periang, tapi takut akan gelap. Malu-malu tapi berani mengungkapkan sesuatu. Terlihat manja tapi tidak lebay. Saya suka sekali.

Untuk karakter Kazuto, saya melihatnya adalah karakter cool, cuek dan sedikit romantis dengan agak nekat. Dion yang memainkannya buat saya agak kurang untuk aktingnya. Entah mengapa saya berpikir demikian, andai bisa memilih, saya malah inginnya Reza. Mungkin karena yang dicari wajah oriental, memang pilihannya Dion yang terbaik.

Yang lain, seperti Morgan, Brigytha Cynthia, Brandon Salim dan Kimberly Rider sudah cukup melengkapi cerita. Brandon ternyata main satu film bareng ayahnya, Ferry Salim. Semua karakter benar-benar seperti pemain Jepang.

Gambar yang kurang 

Beberapa review film Indonesia yang kofindo review sepertinya masalah gambar tidak akan bermasalah. Karena saya yakin, gambar merupakan element penting dan semua sudah belajar dari masa lalu.

Sayangnya tidak demikian di film yang diproduksi Unlimited Production, Maxima Pictures, ada beberapa bagian yang kurang baik atau terdapat noise. Disayangkan sekali, padahal saya suka ceritanya.


Terlepas dari kekurangan tersebut, menonton film ini membuat kesenangan sendiri. Terutama Suasana yang dibangun. 

...

Film yang diangkat dari buku memang memiliki basis penonton sendiri. Jadi tak heran saat mengetahui jumlah penontonnya lebih banyak ketimbang film Bangkit di hari pertama tayang dan jam pertama.

Ceritanya ringan dan sederhana, dibalut dengan keindahan suasana Jepang membuat saya sangat menikmati. Anggap saja nonton film drama Jepang ala Indonesia dengan teks dibagian bawahnya, karena para pemain sering banget menggunakan bahasa Jepang.

Ada yang bertanya mengapa judulnya Winter in Tokyo (bukan artinya)? Kalau melihat secara keseluruhan filmnya, kenangan saat menunggu seseorang diwaktu hujan sepertinya itu intinya. Suka, jatuh cinta, penasaran, dan patah hati.

Rating : 6.5 (6-10)

Trailer Film Winter in Tokyo


Review film lainnya :
...


Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

  1. Thanks untuk sinopsis yang lengkap tentang film ini.

    regards,
    Review Film Hollywood
    http://reviewfilmhollywood.blogspot.com

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Agenda Semarang Maret 2018

Selamat datang bulan Maret. Bulan ini datang lebih awal karena Februari mengakhiri kalendernya hanya sampai angka 28 saja. Bulan ketiga ini ada acara besar yang mengusung karnaval yang wajib kamu tandai untuk berkunjung ke Semarang. Apakah kamu bulan ini berencana datang ke sini?

Agenda rutin : [Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan & Pemuda. [Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. (Wisata Kuliner malam)Agenda lainnya : [1-5 Maret] - Finance & UMKM Expo di Mal Ciputra.[2-4 Maret] - Garuda Indonesia Travel Fair di Paragon Mall[8-11 Maret] - Wedding 2018 di New PRPP Convention Center.[9-11 Maret] - Semarang Clothing Festival 2018[9 Maret] - Pameran Produk Kreatif.[11 Maret] - Sema…

Review Film Guru Ngaji

Film yang ingin memberitahukan kepada penontonnya bagaimana kehidupan guru ngaji dengan berbagai permasalahan yang dihadapi. Rilis di bioskop tanggal 22 Maret 2018, berikut review filmnya yang kami tonton bulan April di bioskop.

Membawa sejumlah nama tenar, seperti Donny Damara, Dewi Irawan, Tarzan, Ence Bagus, Verdi Solaiman, Dodit Mulyanto dan lainnya, film ini bisa dikatakan 'seharusnya' dapat bertahan lebih lama di bioskop Semarang.

Namun nyatanya tidak. Film yang disutradarai Erwin ini sudah kedepak setelah 2 hari penayangan dari bioskop XXI Transmart.

Memiliki banyak profesi

Mukri, tokoh utama yang diperankan Donny Damara ini memiliki pekerjaan sampingan sebagai Badut di pasar malam. Ia hidup bersama anak dan istrinya yang diperankan Dewi Irawan.

Kehidupan guru ngaji yang ditampilkan di sini adalah keluarga miskin. Dikejar hutang oleh keluarga sendiri dan dibayar seikhlasnya saat pak Mukri mengajar muridnya mengaji, contohnya beras.

Persoalan terus dihadirkan dalam film …

Berkenalan dengan Bhinaya, Marcom Agency Semarang Lewat Acara Bhinaya Bicara

Mendengar istilah agensi bagi kami tidaklah begitu asing, mengingat selama ini banyak pekerjaan pernah melibatkan kami sebagai bloger.  Pernah mendengar Bhinaya Laxita Kreativa Indonesia? Bila belum, maka silahkan lanjut membaca postingan ini.

Kami juga baru tahu setelah memastikan untuk hadir di acara yang diadakan Bhinaya, hari Selasa (10/4) di Seven Bistro & Cafe. Kami sangat penasaran tentang mereka.

Agensi? Dari Jakarta, ternyata bukan. Kepoin akun Twitter-nya yang memiliki nama id @bhinaya_id lokasinya ada di Semarang. Apakah agensi baru?

Ini menarik bila kami memikirkan rekan-rekan kami yang pekerjaannya mirip dengan mereka (agensi), yaitu Titik Tengah Partnership. Apakah ini berarti sebuah kompetisi? Apakah mereka agensi yang akan mengakomodir kami sebagai bloger untuk terlibat?

Acara Bhinaya Bicara

Menurut undangan yang kami terima, jam acara tertera pukul 3 sore. Seperti pada umumnya, acara melorot dari jam yang udah dijadwalkan sebelumnya. Tak masalah, kami hari itu pun…

Terjawab Sudah, Smartphone Asus yang Akan Diluncurkan 23 April di Jakarta

Adalah Zenfone Max Pro M1 yang mengusung prosesor Snapdragon 636, Smartphone yang akan dilaunching besok, tanggal 23 April 2018 di Jakarta. Dengan ini juga kami memastikan diri akan berangkat untuk melihat langsung peluncurannya.

Informasi Smartphone ini kami dapatkan dari Instagram Asus Indonesia. Kamu bisa mengikuti acara ini secara langsung meski tidak hadir di lokasi, yaitu dengan live streaming di Youtube Asus Indonesia. Atau langsung kunjungi di sini > bit.ly/MaxProM1LiveStream.

Selain membawa spesifikasi prosesor Snapdragon 636, Zenfone Max Pro M1 juga diberitahukan bahwa kamera belakang yang diusung ada 2 kamera.

Untuk diketahui bahwa prosesor terbaru yang dibawa ini bakal menjadi acuan bagi banyak produsen.

“Untuk itu, kami memilih Snapdragon ® 636 Mobile Platform yang merupakan prosesor mutakhir terbaik untuk performa dan efisiensi tenaga di segment mid-high smartphone, dan prosesor ini menawarkan performa yang jauh lebih tinggi dibanding seri mainstream sebelumnya”. Gali…