Langsung ke konten utama

Review Film 3 Srikandi


Film 3 Srikandi rilis tanggal 4 Agustus 2016. Durasi yang dibawa sekitar 122 menit atau 2 jam dengan kategori semua umur. Sudah nonton film ini?

Jauh-jauh hari sebelum film ini diputar, pesan yang saya tangkap adalah menceritakan kembali tentang 3 sosok wanita yang mengharumkan bangsa Indonesia di Olimpiade tahun 1988. Mungkin tidak banyak yang tahu tentang mereka, termasuk pelatih yang dikenal dengan sebutan Robin Hood Indonesia.

Jadi secara garis besar, Anda pasti sudah tahu seperti apa film ini digambarkan. Lalu, mengapa Anda harus tetap menonton film yang disutradari Iman Brotoseno ini?


Patriotisme 

Bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI yang ke-71 sebentar lagi, film ini punya semangat patriotisme. Bagaimana pengorbanan para atlet yang berjuang membela negeri tercinta harus menghadapi realita kehidupan yang menghadang.

Kita kadang hanya bisa melihat prestasi mereka atau kegagalan, tapi kita jarang melihat sisi dibalik perjuangan mereka. Seperti melawan kehendak orang tua yang katanya demi masa depan, kehilangan sosok yang membesarkan dari kecil dan kerasnya didikan orang tua.

Semua dikemas dalam satu cerita dengan konsep olahraga, yaitu panahan. Sayangnya, lagu kebangsaan Indonesia sepertinya tidak terdengar di sini.


Cerita

Film ini sejatinya bercerita tentang perjalanan ketiga atlet Panahan Indonesia yang dibalut dengan berbagai konflik. Setiap orang memiliki masalah dan begitulah saya melihat film ini dari awal sampai akhir.

Titik puncaknya tentu saat kejuaraan Olimpiade. Mereka berhasil mendapatkan sesuatu yang sangat diinginkan banyak atlet yang telah berusaha mengharumkan nama bangsa.

Selama perjalanan kisah mereka, film ini dibumbui berbagai persoalan seperti cinta, persahabatan, latihan yang ekstra keras dan tentu kegembiraan. Jadi jangan terlalu serius menatap layar bioskop dan sempatkan menyantap pop corn yang sudah dibeli.

Alur yang dibawa sebagian besar maju semua meski beberapa saat ada kisah masa silam yang coba diceritakan. Dengan durasi yang panjang ini, aura kisahnya benar-benar komplit. Tapi maaf, saya sempat beberapa kali menguap. Ceritanya sangat datar.


Karakter

Penonton akan dibawa mengenal satu persatu karakter tokoh yang ada di film ini. Bunga Citra Lestari sebagai Nurfitriyana adalah mahasiswa akhir yang tinggal di Jakarta. Wataknya keras, sehingga larangan dari ayahnya menjadi bagian utama tentang Yana di film ini.

Chelsea Islan yang berperan sebagai Lilies lebih banyak berkonflik soal jodoh dengan ibunya. Karena cintanya kepada pacarnya (Mario Irwinsyah), ia selalu bertengkar. Meski begitu, Lilies adalah wanita periang dengan logat medok. Ia yang berhasil menghidupkan suasana film dari sutradara Iman Brotoseno ini.

Tara Basro, memerankan Kusuma. Menurut saya, facenya sangat berhasil memerankan wanita yang berasal dari Sulawesi. Termasuk logatnya. Konfliknya lebih soal pekerjaan dimana ia berhadapan dengan pilihan, pilih seleksi Panahan di Ibukota atau menerima bekerja sebagai PNS.

Ketiga karakter tersebut dipertemukan dengan seorang pelatih, Reza Rahadian yang berperan sebagai Donald Pandiangan. Seorang legend, dan dikenal sebagai Robin Hood. Karakternya keras, menyesuaikan latar belakangnya yang juga berasal dari Sumatera.

Semua disuguhkan kepada penonton. Alhasil tak banyak tawa yang terdengar sampai akhirnya ketiga atlet terpilih mengikuti latihan persiapan di Sukabumi. Dari sini, perlahan film semakin cair dan suasana mulai ramai.

Kesimpulan

Saya percaya membuat film ini tidak mudah. Membuat riset, mencari data dan kemudian mengelolanya hingga menjadi film. Tentu, tujuan dari film ini sendiri dari yang saya tangkap adalah mengenal sejarah mereka. Jujur, kalau tidak menonton film ini, saya tidak tahu cerita mereka. Apalagi julukan Robin Hood Indonesia. Bangga banget kita punya sosok seperti mereka.

Nilai atau rating yang diberikan buat film ini saya kira hanya sisi personal saja. Jadi jangan begitu terpengaruh dengan rating yang saya taruh di bawah setelah Anda membaca hingga akhir.

Dari sisi gambar, film ini tak perlu diragukan. Para pemain yang punya nama juga sebagai jaminan Anda harus pergi ke bioskop untuk menonton film ini. Tidak ada yang sempurna, maka kekurangan yang bisa saya sampaikan hanya soal alur cerita yang datar untuk beberapa adegan. 

Mari ke bioskop dan cintailah film Indonesia.

Rating : 7 (6-10).

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Agenda Semarang Juli 2018

Selamat datang bulan Juli di kota Semarang. Ada rencana apa saja selama di kota kami. Bila belum, halaman ini akan sedikit membantu tentang apa saja yang ramai di sini. Informasi akan terus kami perbarui.

Setelah libur lebaran, kita semua kembali ke rutinitas seperti biasanya. Sibuk dan sibuk. Bila sedang mengadakan perjalanan ke Semarang, tak salah melihat tempat-tempat menarik, berburu kuliner atau swafoto.

Berikut daftar agenda yang ada di Semarang, yang kami bagi dua:

Agenda rutin :
[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. (Wisata Kuliner malam)[Minggu] - Car Free Day di kawasan Simpang Lima - Pahlawan dan jalan Pemuda.
Agenda lain
[2 Juli] - Jazz Reguler by Komunitas Jazz Ngisoringin di gedung event media creative space, jalan Ki Mangunsarkoro no. 18. Mulai jam 7 malam. Info Twitter @JAZZNGiSORiNGiN.[6-11 Juli] - Pameran komputer di Java Mall. Info klik di sini.[6-8 Juli] - Kejuaraan Motorcross Internasional MXGP 2018 di sirku…

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya?
Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. 
Ternyata bisa
Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet.
Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana yang kami beli punya kuot…

Sudah Ada Nih! Jadwal Pameran Komputer Bulan Juli di Semarang

Hampir setengah tahun, pameran komputer di Semarang tidak ada kabar. Memang meredupnya pasar komputer tak dipungkiri karena Smartphone semakin diminati. Juli besok, selama 5 hari (6-11 Juli 2018),  pameran komputer hadir untuk kamu di Semarang.

Bertempat di Java Mall, pameran komputer bertajuk 'Semarang Computer Expo 2018' akan hadir dan bisa dikatakan pameran pertama untuk tahun ini.

Kami sering ditanya tentang kapan pameran komputer Semarang dan jawaban itu sekarang terjawab sudah. Silahkan manfaatkan pameran ini yang selama ini kamu cari.

Informasi pameran ini kami dapatkan dari spanduk. Di sana kami melihat Aptiknas, apakah mereka yang menyelenggarakan? Aptiknas sendiri merupakan Asosiasi Pengusaha TIK Nasional.

Beberapa nama yang turut meramaikan seperti Harrisma, Premmire, Angkasa, Bursa Kamera, Blink, Wahana, Maxi PC, Quadra, Chipsmart dan masih banyak lagi.
Artikel terkait : Jadwal Pameran Komputer Bulan November - Desember 2017 : TersediaAda Apa Saja di Semarang Comput…

Sukses MXGP di Semarang, Seperti Apa Statistiknya di Media Sosial?

Gelaran MXGP di kota Semarang sukses digelar. Harapan mas Hendi (Wali Kota Semarang) berikutnya yang ingin menjadikan kota Semarang sebagai tuan rumah MotoGP patut kami dukung, mengingat nilai potensi yang bisa didapat bila itu benar-benar terealisasi. Lalu, seperti apa statistik di media sosial tentang acara Internasional MX GP ini?

Kami telah membuat statistik Twitter dengan tagar #MXGPSemarang yang menggunakan alat pengukur media sosial yang biasa kami gunakan, yaitu tweetbinder.com. Data ini kami buat pada tanggal 9 Juli, setelah acara berlangsung.
Statistik via Slideshare
Data ini kami taruh di situs Slideshare, dan ditaruh secara umum. Kamu dapat mengambilnya, bila ingin. Meski kami beri cuma-cuma, kami harap bisa dinotifikasi atau bilang ke kami bahwa kamu menggunakan data tersebut.

Statistik MXGP Semarang from Dot Semarang
Tentang statistik
Saat postingan ini kami buat, pengaruh tagar #MXGPSemarang di Instagram mendapatkan 2.282 posting yang dibagikan di sana. Tentu data ini aka…