Langsung ke konten utama

Tips Mendapatkan Banyak Viewers Ke Blog Kita


Tulislah acara atau agenda kota tempat tinggal Anda yang sangat potensial terutama tentang wisata. Dotsemarang kebanjiiran kunjungan atau viewers karena hal tersebut. Caranya.

Ada banyak cara mendatangkan kunjungan ke blog kita bila Anda searching di mesin pencari. Tips yang dotsemarang berikan ini agak berbeda sedikit tapi sangat manjur. Semacam memberi bukti.

Tapi tips ini harus juga Anda perhatikan terutama buat blog Anda. Takutnya tidak nyambung dan bisa merusak konten yang sebelumnya sudah dibangun dengan sangat baik.

Mengapa Menulis Agenda Acara kota?

Sebagai masyarakat, tentu semua orang harus peduli dengan tempat dimana ia tinggal. Setidaknya berpartisipasi atau berkontribusi. Karena dotsemarang konsen dibidang dunia blogging, mungkin Anda juga, menulis agenda acara kota merupakan kontribusi yang dapat dilakukan.

Berbagi informasi adalah tujuan utamanya dan juga rasa peduli terhadap profesi. Apalagi kita hidup di era informasi, siapapun dapat berpartisipasi meski hal itu sepele.

Jangan jadi penonton di kota sendiri, tapi jadilah raja. Ungkapan menarik yang dotsemarang sering dengar dari dunia perfilman tanah air. Karena kata-kata tersebut setidaknya membuat Anda terbakar api semangat.

Ada ribuan orang yang bakalan hadir

Keberhasilan Semarang Night Carnival yang berlangsung akhir pekan lalu (7/5) adalah mendatangkan puluhan ribu masyarakat yang menyaksikan (menurut akun official twitter SNC).

Dari data tersebut tentu, setidaknya, kita akan mendapatkan banyak kunjungan yang mampir ke blog kita. Data di bawah ini adalah buktinya.



Dotsemarang tidak begitu banyak memanfaatkan strategi SEO untuk menarik perhatian pengguna internet. Yang dipikirkan sebelum acara akan digelar adalah melihat mesin pencari yang masih minim informasi. Dot ngepost Agenda Semarang Night Carnival 2016 belum ada seminggu dari acara.

EO dan pemkot kota memang sudah sangat gencar menaruh publikasi di jalan-jalan, bahkan untuk mendatangkan pengunjung, mereka juga membuat berbagai kanal official. Setidaknya, bila Anda seorang blogger, Anda juga harus memanfaatkan celah ini meski tidak digandeng oleh mereka.

Tips posting

Jangan pikirkan tentang EO atau pemkot yang tidak menggandeng Anda meski katanya blogger sebagai duta wisata dalam hal informasi. Yang harus Anda fokus adalah berpartisipasi atau berkontribusi.

Bila tidak ingin dianggap tukang buzzernya acara, atur waktu menulis sepekan sebelum acara. Lebih baik begitu mengingat pihak acara pasti sudah melakukan promosi jauh-jauh hari yang tentu sudah ada budget.

Setelah menentukan waktu, tentu Anda butuh informasi yang harus valid atau resmi. Tidak mungkin Anda menulis waktu acara berbeda dengan spanduk atau baliho dari acara sebenarnya. Sederhana, lakukan hal itu. Cari data resmi seperti melihat spanduk di jalan.

Apakah sudah cukup? Belum. Cobalah searching di mesin pencari beberapa tambahan informasi. Bila harus mencopas, jangan lupakan menaruh sumber link dari site yang ada taruh di blog.

Sudah? Silahkan share di media sosial dan biarkan mesin pencari mengambil alih tugas Anda untuk berpromosi. Lalu lihat hasilnya beberapa hari setelah posting dibuat. Apakah ada di halaman pertama google? Seharusnya ada. Bila tidak, mungkin blog Anda masih baru. Tipsnya, share ke google plus. Di sinilah kekuatan media sosial milik google membantu Anda.

Perbarui informasi dan lakukan ini sebelum hari H, besoknya. Berikan tambahan informasi untuk menguatkan postingan sebelumnya. Dotsemarang sendiri membuat live blog.

Hari H-nya, pantau media sosial yang pasti akan ramai acara terutama Twitter. Ada yang belum main twitter? Media sosial ini sangat ampuh untuk berpromosi dan melihat acara secara langsung tanpa Anda harus datang.

...

Pada akhirnya, Anda sudah berpartisipasi buat kota dimana Anda tinggal dan tentu Anda adalah orang baik. Posting agenda acara yang mendatangkan wisatawan memang punya potensial menarik kunjungan besar ke blog yang Anda punya.

Apakah hasilnya akan sama dengan dotsemarang? Jawabnya tidak, bisa jadi beberapa faktor akan berpengaruh seperti mesin pencari yang belum Anda taklukkan. Ini jadi PR bila hal tersebut terjadi.

Tertarik untuk mengikuti? Atau punya konsep sama tapi cara berbeda? Share lewat komen di bawah, ya.

*Sebagian blogger berharap digandeng pihak acara, namun kenyataannya sangat jarang. Tidak perlu berkecil hati, ingat kontribusi. Karena dengan berkontribusi, Anda setidaknya mendapat keuntungan buat blog yang Anda buat.

Artikel terkait Tips :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Komentar

  1. Ini menarik. Menaruh agenda acara wisata bisa mendulang kunjungan yang banyak ke blog.

    Yang saya kuatirkan justru jika acaranya ternyata jelek, padahal sudah kadung kita share di blog. Risikonya kita jadi disangka buzzer untuk panitia abal-abal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau nggak ingin dibilang buzzer, jng promo acara mereka.

      Tapi kalau acara yang berhubungan dengan kota, maka bila acaranya jelek kita serahkan sama warga yang hadir.

      Soalnya tujuan promosi adalah mendatangkan banyak orang. Andai panitia paham promosi, mereka pasti tidak ingin jadi jatuh acaranya dan mereka akan menggandeng banyak media utk menangkis opini publik. (Termasuk blogger)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Agenda Semarang Oktober 2017

Selamat datang, Oktober. Bulan ini ada yang sangat spesial buat bloger Indonesia. Kita akan merayakan semangat kebersamaan dengan memaknai hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober, besok. Di Semarang sendiri tentu tak kalah seru dengan berbagai acara, yuk datang ke Semarang.
Agenda rutin  [Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan, jalan Pemuda dan jalan Kartini. Lihat artikelnya di sini.[Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan. Lihat artikelnya di sini.[Jumat - Minggu] - Sam Poo Kong Warak Ngendok Bazaar Kuliner selama Oktober. Mulai jam 9 pagi sampai 9 malam di Sam Poo Kong.Agenda umum (Akan terus ditambahkan)  [29 September - 1 Oktober] - BSB Property Expo 2017 di Paragon M…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Perjalanan Semarang Smart City Dari Tahun 2013 - 2017

Tidak terasa, program Semarang Smart City yang digulirkan semenjak tahun 2013 oleh Walikota Semarang sudah berjalan 4 tahun (2014-2017). Kami cukup intens mengikuti perkembangan program ini lewat blog dotsemarang. Seperti apa penerapannya sekarang?
Sebelum membaca artikel yang agak panjang, kami turut senang dengan kehadiran situs official Semarang Smart City yang beralamat di www.smartcity.semarangkota.go.id. Kami sudah berkunjung, rencananya akan kami jadikan postingan berikutnya.
Penyediaan free wifi di 2 ribu titik
Untuk diketahui dahulu bahwa artikel yang kami tulis ini merupakan artikel yang berasal dari situs semarangkota.go.id yang dipublish tanggal 27 September 2017, link lengkapnya ada di bagian bawah artikel ini.
Semarang Smart City (SSC) mulai digulirkan tahun 2013 ketika Walikota Semarang Hendrar Prihadi (Pemkot Semarang) menandatangani Nota Kesepahaman / Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. 
Telkom tentang Pemanfaatan Teknologi, Informasi dan Komunikasi untuk Mew…

[Video] Peringatan Peristiwa Pertempuran 5 Hari di Semarang Tahun 2017

Salah satu agenda bulan Oktober di Semarang yang berhubungan dengan sejarah adalah Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang. Peringatan ini selalu digelar tiap tanggal 14 Oktober. Halaman ini berisi video dari Youtube.

Tahun lalu, tanggal 14 Oktober 2016 jatuh pada hari Jumat. Sedangkan tahun ini, tanggal 14 Oktober 2017 jatuh pada hari Sabtu. Selisih sehari saja. Seperti tahun lalu juga, tahun ini kami juga tidak dapat berpartisipasi langsung untuk melihat lebih dekat suasana yang digelar di kawasan Tugu Muda.

Kalau sudah event ini dilaksanakan, ruas jalan menuju Tugu Muda pasti ditutup. Selain ada panggung yang berada tepat di depan Museum Mandala Bhakti, kawasan ini memang harus bebas kendaraan. Dalam peringatan sejarah ini, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjadi Inspektur Upacara.

Mewakili halaman ini untuk memberikan gambaran suasana selama acara, kami mengambil beberapa video dari Youtube. Sesekali memasukkan video ketimbang foto perlu dilakukan agar konten lebih menarik.



Kawasan Museum Mandala Bhakti yang Semakin Ramai Tiap Akhir Pekan

Kapan terakhir kamu mengunjungi kawasan Museum Mandala Bhakti? Bila sudah lama, kami pun juga sama. Kebenaran saja, minggu awal Oktober kami bisa mampir. Suasananya sangat ramai, terutama pada hari minggu atau akhir pekan.
Semenjak bus wisata Semarang 'Ayo Muter-muter Semarang' diperkenalkan secara resmi, kawasan Mandala Bhakti yang dijadikan tempat parkir buat bus-bus wisata dari luar kota semakin ramai. Apalagi kawasan ini juga sudah banyak tempat kuliner yang dibuka. Alternatif lokasi berwisata di Semarang selain Lawang Sewu.

Pemandangan di atas bukan orang-orang yang sedang berpiknik layaknya di taman. Sebagian dari mereka menunggu antrian naik bus wisata Semarang dan sebagian lagi menunggu keluarga yang masih ada di Lawang Sewu dan Museum Mandala Bhakti. 

Suasana seperti ini akan sering kita jumpai dan petugas bakal sibuk mengurusi masyarakat yang selalu bertanya tentang jadwal keberangkatan bus wisata. Semoga mereka tetap semangat dan perlu manajemen pengelolaan yang ju…