Langsung ke konten utama

Review Film Toba Dreams


Diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama, film ini resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 30 April 2015. Durasinya pun tak tanggung-tanggung, 2 jam lebih atau 144 menit. Berikut review singkatnya.


Film yang benar-benar seru. Bercerita dari awal hingga akhir dengan alur naik turun. Sedih, senang, bangga dan terharu adalah alur yang dimainkan dalam film ini. Saya suka sekali.


Nama besar Vino


Bila orang tidak memahami judul film ini (termasuk novelnya), saya yakin, film ini tidak akan menarik perhatian. Untungnya, nama besar Vino menjadi daya tarik tersendiri. Bagi mereka, penggemar, dan yang pernah menonton film-filmnya pasti sudah paham, nih film pasti terjamin kualitasnya.


Dan itu benar, karakter Vino tetap dihidupkan sebagai pria yang urakan, pemberani, dan keras kepala. Sempat berpikir karakter Vino yang berperan sebagai Ronggur akan hilang, mengingat film ini sudah berjalan lebih dari 20 menit. Tapi untunglah, itu tidak terbukti. Dan saya menikmati akting tersebut.


Indahnya Danau Toba


Film ini juga menjual sisi pariwisata yang ada di Sumatra Utara. Danau Toba benar-benar dihadirkan dengan sangat indah dan sudut pandang yang membuat saya yang belum pernah kesana jadi ingin pergi kesana.


Saat ini memang film Indonesia dibutuhkan untuk menjual sisi terbaik dari wisata daerah yang ada di Indonesia. Film garapan Sutradara Benni Setiawan ini menurut saya berhasil melakukannya.


Bukan saja indahnya Danau Toba, sisi budaya pun tak luput digarap untuk mengenalkan budaya yang ada. Saya suka unsur pernikahan yang ada disana. Lainnya, penonton bisa melihat kreatif lokal yang juga hadir, kampung yang ada disekitar dan pematang sawah, lengkap dengan para petaninya. Sungguh indah Indonesiaku.



Cerita utama


Saya senang dengan alur ceritanya dan kisahnya itu sendiri. Bagaimana kehidupan seorang pensiunan TNI setelah tidak bertugas lagi, perasaan anak-anak dari Sersan TB Silalahi yang diperankan Mathias Muchus yang terhempas, berubah dari kehidupan indah kota Jakarta dan pindah ke kampung.


Sebagai anak tertua, Ronggur dihadapkan dengan realita bersama adik-adiknya. Impian dan kisah cintanya yang jauh juga menjadi dilema hingga cerita itu menjadi kisah galau.


Tidak dipungkiri, kecocokan untuk menyatukan Vino dan Marsha Timothy yang berperan sebagai Andini sangat kental. Mereka seakan mempertontonkan kemesraan rumah tangganya sendiri.


Konflik terjadi ketika ketidakcocokan Ronggur dan sang Ayah harus terjadi. Ronggur kembali ke Jakarta dan berusaha mengejar cita-citanya menjadi orang kaya. Saat semua keberhasilan didapat, Ronggur dihadapkan dengan dilema dan realitas dirinya sebagai anak, suami dan kakak dari adik-adiknya.


...


Semua benar-benar indah dan menarik saat menonton film ini. Meski begitu, sepertinya judul film ini memberi kesan kurang menarik. Jumlah penonton untuk jam tayang pertama kali sangat sedikit dan bisa dihitung. Saya berharap setelah itu akan banyak penontonnya.


Penggemar Vino tentu akan bersuka cita, aktor kesayangannya akhirnya bermain kembali dengan tidak meninggalkan karakter utamanya yang biasa dilakukannya. Bersama istri, dan aktor muda serta aktor senior, film ini layak menjadi daftar tonton minggu ini.


Saya harus menyampaikan sedikit kekurangan film ini khususnya soal kamera (sepertinya menggunakan drone) yang agak kabur saat mengambil gambar rumah keluarga Ronggur. Sisanya, semua aman. Baik semua.


Banyak pesan yang disampaikan dari film ini. Khususnya soal Ayah dan anak. Pria-pria yang begitu dicintai pasangannya, keluarganya dan mereka yang peduli. Semua benar-benar mengena perasaan.


Menutup tulisan ini, saya terkejut dengan kisah akhir yang tidak diharapkan untuk cerita yang begitu panjang ini. Saya teringat aktor Asia yang selalu berakhir kurang menyenangkan tapi itu keren. Tidak mudah ketebak dan sedikit memberi kejutan bahwa film ini akan selalu dikenang, khususnya saya.


by @asmarie_


...

Informasi Pemasangan Iklan


Hubungi @dotpromosi
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadwal Pameran Handphone di Semarang Bulan Februari 2018

Tahun baru Imlek di Semarang kali ini dijadikan momen mengadakan pameran handphone awal tahun 2018. Bila dilihat rentang waktu terakhir pameran diadakan, desember, ini berarti ada jeda 1 bulan kosong yang biasanya awal tahun selalu ada pameran. Ingin ganti hape?

Tuan rumah pameran hape di Semarang kali ini jatuh pada Paragon Mall dan Plasa Simpang Lima Semarang. Tidak ada Java Mall yang identik dengan pameran kali ini. Mungkin tempatnya sedang dipakai pameran lainnya.

Gadget Super Sale by Sinar Mas Selluler (SMS)

Pameran handphone di Paragon Mall digelar dari tanggal 14 Februari - 18 Februari 2018. Sepertinya mengambil momen hari Valentine mengawali pameran ini berlangsung.


Harga Asus Zenfone di Pameran Handphone Semarang Februari 2018
Pameran di Paragon sendiri sudah kami lihat. Saat kami kunjungi hari ini (16/2), mereka berbagi tempat dengan acara dari sebuah Bank yang sedang mengadakan roadshow dengan program menariknya.

Selain berkunjung ke stan ASUS, kami juga mengunjungi stan Nok…

Review The Cannibal Bistro & Bar

Bicara tentang tempat nongkrong di salah satu kawasan Semarang atas, Tembalang, tak ada habisnya. Kawasan yang menjadi pusat mahasiswa Universitas Diponegoro atau Undip ini memang sangat terkenal bagi kami yang tinggal di Semarang.

Generasi millenials yang sedang berkuliah di sana sangat beruntung dengan banyaknya ragam pilihan tempat melepaskan penat setelah belajar di bangku kelas. Bila malas keluar pun, ada layanan pesan antar yang juga bisa dimanfaatkan.

Sabtu kemarin (10/2) kami sedang berkunjung ke salah satu tempat nongkrong yang berada di jalan Mulawarman. Kami sadar bahwa lokasinya terbilang jauh untuk kami yang kebanyakan menghabiskan aktivitas di Semarang bawah.


Namun semua terbayar saat kunjungan pertama kali kami ke sini mendapati pemandangan yang indah, yaitu pematang sawah.

Apakah ini andalan view dari the cannibal? Sepertinya iya, bila membandingkan dengan beberapa tempat nongkrong yang pernah kami kunjungi sebelumnya.

Cannibal? Alasan dibalik nama

Ini bagian dalam sete…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…

Review Film Terjebak Nostalgia

Film Terjebak Nostalgia rilis di bioskop tanggal 1 desember 2016. Membawa durasi waktu sekitar 95 menit, film sutradara Rako Prijanto ini memiliki Raisa sebagai pemeran utamanya yang diduetkan dengan aktor ganteng Chicco Jerikho.
Saya sengaja memutuskan nonton film yang dibintangi Raisa Andriana ketimbang film Cinta Laki-laki Biasa yang sebenarnya saya sudah menandai film ini untuk ditonton. Hadirnya Raisa adalah salah satu faktor utama yang membuat saya tertarik, apalagi ini debutnya di layar lebar. 
Cerita
Selama nonton film ini suasana yang dibangun selalu menyenangkan. Saya pikir ceritanya akan mudah ditebak dengan awal ceritanya yang mirip-mirip film Drama Korea atau India.

Ternyata tidak, film yang mengambil syuting di Jabotabek dan New York ini ternyata penuh teka-teki. Rekan saya, kali ini saya berdua, bahkan sudah menebak ceritanya dan seolah biasa. Tapi buat saya tetap menarik.
Jatuh cinta, tema yang selalu menarik untuk diangkat. Dikemas dengan menarik, Raisa menemukan puja…

Agenda Semarang Februari 2018

Selamat datang bulan Februari. Bulan yang dianggap sebagian orang bulan penuh cinta ini bertepatan dengan salah satu acara di kota Semarang, Pasar Imlek Semawis. Berikut daftar acara di kota Semarang selama bulan Februari.

Agenda rutin :
[Minggu] -  Car Free Day di Simpang Lima - Pahlawan & Pemuda. [Minggu] - Pasar Minggu di sekitar MAJT, Stadion Citarum, stadion Diponegoro, Taman KB.[Jumat] - Pasar Jumat di sekitar Taman KB.[Sabtu, Kamis, & Senin] - Keroncong Live Music di Jalan Kepodang 13-15, Kota Lama. Detail klik di sini. [Sabtu] - Wayang Orang di TBRS Semarang[Jumat-Minggu] - Warung Semawis di Gang Warung, Pecinan.Agenda lainnya :
[1-12 Feb] - Pameran Otomotif Plasa 2018 di atrium Plasa Simpang Lima Semarang.[7-19 Feb] - Pameran Batik & Craft 'Harmoni Batik Indonesia' di Java Mall.[12-14 Feb] - Pasar Imlek Semawis 2018. Detail informasi klik di sini.[14-18 Feb] - Pameran Handphone di Paragon Mall.[15-25 Feb] - Pameran Handphone di Plasa Simpang Lima Semarang.[1…